
"Di mana mereka?" tanya Werren dan setelah mengetahui keberadaan pemilik seseorang yang dengan seenak jidat membatalkan kerjasama mereka, Werren langsung pergi di sana dengan di kawal oleh bodyguard mereka .
Selama di perjalanan wajah Werren Sangat datar, dia sangat kesal, pekerjaan yang banyak menanti dan bertambah lagi, cih dasar menyebalkan, lihat saja apa sudah dia dapat, dia selalu bekerja dengan baik tapi sepertinya mereka memanfaatkan kebaikan.
Tepat saat mobil yang membawa Werren berhenti di perusahaan yang menjulang tinggi, Werren langsung keluar tanpa menunggu di buka oleh bodyguard, aura nya sangat dingin dan datar, Wilson yang melihat itu langsung berlari dan langsung menekan tombol lift khusus untuk petinggi dan saat pintu lift terbuka Werren dan Wilson langsung masuk, lagi dan lagi aura di dalam lift sangat mencekam membuat Wilson tidak berani membuka suara, ini kali pertama Werren menunjukkan sisi gelapnya.
Ting !!
Werren langsung keluar begitu pintu lift terbuka, dan Wilson langsung menuju ruangan yang tertutup rapat dan tentu di sana sudah ada seseorang yang dengan seenak jidat membatalkan kerja sama mereka.
Ceklek ..
Pria paruh baya yang melihat pintu terbuka langsung dengan refleks berdiri saat begitu melihat kehadiran raja Eropa yang batu beberapa hari ini terlihat, ah tentu saja bukankah Werren baru saja kembali dari Jerman.
"Senang bertemu dengan anda tuan " sapa pria paruh baya, sambil mengulurkan tangan pad Werren tentu saja Werren menerima uluran tangan pria di hadapannya.
"Silahkan duduk " ucap Werren, pria paruh baya di hadapannya tersenyum saat Werren mempersilahkan, sedangkan Wilson dan seseorang bersama pria paruh baya tersebut masih berdiri di posisi masing-masing.
"Apa kita boleh bicara empat mata " tanpa menjawab Werren langsung memberi kode pada asistennya untuk meninggalkan mereka dan begtu pun pria paruh baya tersebut.
__ADS_1
Sekarang tinggal mereka berdua di dalam ruangan tersebut yang saling berhadapan, setelah kepergian para asisten mereka, tidak ada yang memulai bicara membuat Werren merasa di permainan.
"Bisa anda jelaskan kenapa anda membatalkan kerja sama kita yang sudah di sepakati sebelumnya " ucap Werren memulai pembicaraan inti, seperti Werren tidak senang bermain-main membuat dia langsung berbicara pada inti.
Anderson, pria paruh baya yang berpengetahuan di Eropa, dan untuk pertama kalinya mereka menjalani kerja sama, dan tentu saja saling menguntungkan satu sama lain, tapi baru saja senang, Anderson langsung membatalkan kerja sama mereka membuat Werren geram, sebenarnya apa mau Anderson, jika untuk bermain dia tidak memiliki waktu akan hal itu, percaya kerjaan masih banyak, setelah satu Minggu di Jerman membuat Werren menyerahkan segalanya pada Wilson.
"CK,,, tuan apa anda tidak ingin berbicara santai, setidaknya berbasa-basi lebih dulu " jawab Anderson dengan tawa renyah nya, membuat Werren muak sekarang.
"Tuan Anderson yang terhormat, saya tahu anda tidak memiliki waktu berbasa-basi, jadi katakan saja apa masalah anda " jawab Werren, sekarang wajah Anderson berubah menjadi serius.
"Saya tidak ingin melanjutkan kerja sama ini " ucap Anderson dengan serius, Werren masih pada mode datar nan serius, ingin mendengar kalimat selanjutnya tapi Anderson tidak melanjutkan ucapannya, Werren merasa di permainan sekarang.
"Kenapa " jawab Werren.
"Katakan " jawab Werren.
"Kau harus berkencan dengan putri ku " beritahu Anderson, dia jelas tahu siapa pria di hadapannya, tapi dia tidak peduli akan hal itu yang terpenting dia mendapatkan apa yang dia mau.
Sedangkan Werren sempat terdiam mempertimbangkan tawaran yang menggiurkan bagi para laki-laki, dia pria normal yang tidak mungkin tidak menyukai tawaran menggiurkan ini.
__ADS_1
"Dwi Virginia " ucap Werren sambil mengetuk ketuk jari di atas meja, mempertimbangkan dan mengingat bagaimana sosok wanita yang dia sebut sekaligus putri tunggal dari seorang pengusaha ternama di Eropa.
"Bagaimana, putri ku terkenal kau pasti akan melambung jika kencan bersamanya " beritahu Anderson dengan bangga, dia sangat yakin jika pria mahkota akan menerima tawaran yang menggiurkan apa lagi nama sang putri sedang melambung tinggi.
"Aku menerima nya. " senyum mengembang langsung terbit di wajah Anderson, dia kira raja Eropa akan setia pada keluarga kecilnya yang sangat jarang di liput media tapi sekarang dia paham kenapa raja Eropa melakukan itu, dan dia tidak menyangka jika akan semudah ini menaklukkan hati seorang raja Eropa.
Tidak tahu betapa terpandang nanti keluarga mereka jika akan berikatan dengan raja Eropa, untuk masalah lain dia tidak ambil pusing, yang penting sekarang putri nya bahagia, itu yang dia inginkan.
Benar semua orang tua ingin yang terbaik untuk putra putri mereka, tapi bagaimana dengan cara yang kita ambil, apakah itu baik, tentu baik untuk Anderson laku bagaimana dengan orang di pihak lain?.
Apa yang Werren pikirkan sekarang, apa dia akan menduakan sang istri, lalu bagaimana dengan dua F dan calon bayi mereka yang sedang bersemayam di rahim sang istri, ayo lah, apa Werren berniat untuk menduakan Aqeela? lalu bagaimana dengan Ara dan anggota keluarga lain?.
Hai reader kesayangan otor 🥰
Otor mau bagi-bagi pulsa, gak banyak sih tapi cukup lah untuk nelpon 5 menit🤭 persyaratan gampang, seperti sebelumnya, screenshot salah satu karya otor yang di sukai ( terserah mau di mana aja yang penting karya otor) dan buat semenarik mungkin di sosial media kalian dan jangan lupa tag akun sosial media otor dan jangan lupa untuk dm, biar otor bisa melihat dan follback, terima kasih sebelumnya 🥰
Ig : Lilianti921
FB : Lilianti
__ADS_1
TikTok:liliant009
snack video : Lili Anti 448