TWINS BABY

TWINS BABY
Part 7


__ADS_3

Entah kenapa butiran air mata Aqeela sudah jatuh di pipi mulus nya, dia Tidka ingin berpisah dengan sang suami tercinta, tidak dia ingin ikut serta bersama snag suami di mana pun dia berada.


"Sayang, lihat suamimu " dengan lembut Werren mengusap air mata yang menetas di mata sang istri, dan tidak lupa dia membawa wanita kesayangan dalam dekapan hangat yang mungkin akan menjadi yang terakhir kalinya.


Entahlah, dia akan memeluk tubuh wanita sepuas nya hari ini, seakan tidak ada hati esok lagi.


"Sayang, aku mau ikut " rengek Aqeela.


Sekarang mereka sedang di dalam kamar Aqeela yang ada di mansion utama Benata, dan di mana buah hati mereka mereka sedang bersama sang ponakan dan tak lupa sang mommy yang menjaga nya.


"Iya, tapi nanti setelah suamimu kembali " sebisa mungkin Werren memberi pengertian pada sang istri.


Belum sempat Aqeela membuka suara, ponsel sang suami berdering dengan nyaring, dan terpaksa Werren harus menjawab panggilan tersebut.


"Hello " jawab Werren do sebrang sana.


"........"

__ADS_1


"damn it, pukul 12 malam kita berangkat " umpat Werren oda orang di sebrang sana, yang entah Aqeela Tidka bisa mendengar dengan jelas mereka membicarakan apa, tapi Aqeela melihat perubahan drastis wajah suaminya yang merah padam.


"......"


"Aku percayakan pada mu, selagi aku belum berada di sana " setelah menyelesaikan ucapannya panggilan terputus, dengan Aqeela yang menegakkan tubuhnya meminta penjelasan dari ucapan suaminya.


"Sayang, di Eropa mengalami masalah besar, dan selama aku di sana jangan pernah tunjukkan dirimu di tempat asing " lagi dan lagi Werren membuat Aqeela bingung.


"Sayang, katakan apa yang terjadi sebenarnya kenapa ingin kembali dengan mendadak, dan kami Tidak boleh ikut sekali " Aqeela ingin tahu dan meminta penjelasan dari sang suami tapi suami tampan nya seakan enggan mengatakan sekarang.


Cup


Cup


Cup


"Boleh ya sayang " mohon Werren yang sudah di puncak gairah nya, Aqeela hanya mengangguk, entah kenapa dia merasa ini menjadi yang terakhir dia akan di sentuh oleh suaminya.

__ADS_1


Untuk buah hatinya mereka tidak perlu cemas ada sang mommy yang menjaga nya, siang ini mereka akan menghabiskan waktu bersama menyatukan satu sama lain sebelum mereka akan berpisah.


***


Sedangkan di taman, seorang wanita paruh baya menatap cucu cucu mereka yang sedang bermain bersama, walau tatapan mata mengarah pada empat bocah kecil itu tapi tidak untuk pikirkan, hanya tatapan kosong yang dia isyaratkan.


"Tidak baik melamun terlalu jauh nanti setan mudah masuk " ucap wanita cantik yang sangat berjasa dalam hidupnya.


"Bunda " Ara langsung sadar dari lamunannya, sedangkan Winda dia pergi ke restoran dan sang nenek yang menjaga buah hati mereka.


"Apa yang terjadi " tanya Dinda, dia melihat wajah cucu dan menantu putrinya berbeda saat pertama kali sampai dan sedikit berbicara pada sang Putri, itu yang membuat Dinda bingung.


"Werren akan meninggalkan Aqeela " entah kenapa tiba-tiba air mata nya jatuh, dia tak kuasa menahan sedih putrinya nanti Karna dia tahu sang putri sangat menyayangi suami nya.


"Apa yang terjadi sayang " Bahkan dia juga ikut menetaskan air mata, pernikahan yang masih berusia umur jagung tapi ingat berpisah, lalu bagaimana dengan dia bocah yang bermain bersama di sana.


"Ara tidak tahu pasti apa yang terjadi tapi sepertinya terjadi masalah besar " ucap Ara lagi.

__ADS_1


"Tapi mereka tidak memutuskan untuk bercerai bukan "


...Happy reading ❣️...


__ADS_2