TWINS BABY

TWINS BABY
Part 31


__ADS_3

"Mobil " ulang Werren yang duduk di samping sang istri, dia juga bingung mobil apa yang di maksud.


Belum juga Fio menjawab datang tiga bocah laki-laki yang akan menjadi penerus selanjutnya, dan akan mengharumkan negara mereka.


"Adik ingin mobil seperti kami uncle " jawab Alend dan tidak lupa dia menunjuk mainan yang di maksud, dan mereka langsung bergabung bersama duduk di karpet bulu di sana.


Aqeela langsung menatap sang paman yang memberikan mobil itu, Darco yang semulanya sedang fokus pada ponsel untuk mengecek pekerjaan langsung menghentikan pergerakan saat merasa semua mata menatap dirinya.


"Ada apa " tanya Darco.


"Liat itu cucu kita " beritahu Narcy, membuat Darco sadar jika wajah Fiona cemberut saat tidak mendapat mainan yang dia mau.


"Sayang sini " panggil Darco, dan langsung saja Fiona mendekat dan duduk di pangkuan sang kakek.


Dengan masih setia memeluk boneka yang dia dapat, Fiona menunjukkan wajah merajuknya.


"Drama di mulai " gumam Ara, dan benar saja baru saja Ara mengatakan sudah terjadi drama, bukan drama Korea ya guys! ini adalah drama ala Fiona Lovers!!


Fiona langsung memasang wajah sedih di hadapan sang kakek, dengan boneka terbaru dari sang kakek di pelukan.


"Kakek, Fio mau mobil " pinta Fio, Darco sempat bingung mobil apa yang ingin di Pinto sang cucu, jika mobil yang di garasi di maksud sang cucu, silahkan jangan minta showroom mobil Karna dia juga tidak punya, pemilik showroom masih belum sampai.


Melihat kebingungan sang kakek, membuat Fiona melanjutkan drama nya, apakah ucapan sulit untuk di pahami.


"Huaaaaa,,, Daddy " Fiona langsung berlari menghampiri sang Daddy, dan masuk dalam pelukan sang Daddy, hanya Daddy yang visa mengerti perasaan sekarang.


Werren langsung membawa sang putri dalam pelukannya, sedangkan Narcy yang melihat itu langsung menyenggol lengan suaminya kesal, lihat cucunya menangis sekarang.

__ADS_1


"Ini mainlah, cukup drama nya " tiba-tiba Felix datang memberikan mobil mainan dari sang kakek, langsung saja Fiona menghentikan tangisnya dan menerima mainan yang di di berikan oleh sang gambaran.


Ternyata tidak mereka, Felix juga diam-diam mulai bosan dengan drama sang adik, ah dia tidak tahu seperti apa adik nya yang lain, Felix langsung menghampiri sang mommy menaruh kepalanya di perut sang mommy.


"Adik, jangan seperti kakak Fio mu yang cengeng " setelah menyelesaikan ucapannya Felix mulai menjauh, semua orang langsung saling pandang, apa lagi keluarga Benata yang tidak mengetahui apa yang di maksud oleh sang cucu.


"Aqeela sayang " ucap sang nyonya BENATA, siapa lagi juga bukan Dinda, wanita lemah lembut yang sabar menghadapi tingkah laku putra putri mereka.


"Itu grandma, nanti " jawab Aqeela, membuat Dinda dan yang lain mengerti jika sang empuk ingin mengumumkan berita penting saat semua anggota keluarga mereka berkumpul.


Bagaimana kabar triple D, kenapa tidak ada kabar?


Sedangkan Fiona sudah bergabung memainkan mobil bersama sang Kaka, sedangkan Felix hanya duduk dan memilih membaca buku, toh mainan juga dimainkan oleh adiknya.


***


"Tuan " panik sang dokter kepercayaan Werren, saat Wilson yang berusaha ingin melepaskan semua alat yang melekat di tubuh nya, dia harus melakukan sesuatu atau tidak semuanya akan di amuk, termasuk oleh nyonya besar, belum lagi si kecil Felix dan Fio.


Siapa yang tidak mengenal dua bocah kecil itu, tubuh saja yang kecil otak dan pemikiran mereka melewati orang dewasa, bahkan mereka akan kalah debat apa lagi dengan si kaku Felix.


Mereka diam diam menghanyutkan, itu istilah yang cocok untuk mereka, apa lagi yang mendidik bukan orang yang asal-asalan, Didik seorang Queen, dan king membuat mereka menjadi penembak jitu, bahkan dengan mereka bergerak ke sana kemari saja mereka bisa menembak dengan sempurna apa lagi saat mereka diam, sudah lah mereka bahkan bisa mati.


"Lepaskan aku bodoh " teriak Wilson saat malah di rantai, dan saat itu layar kaca yang bisa mengakses seseorang langsung menimbulkan suara seseorang, yang sangat mereka kenali.


"Wilson, kendalikan dirimu " ucap seseorang dengan tegas, dan benar saja Wilson langsung menghentikan memberontak, saat mengenal jelas suara king mereka.


"King " panggil Wilson, dia langsung bernafas lega saat king mereka aman.

__ADS_1


"Uncle oom, jangan lupa uncle oom punya janji " teriak anak kecil yang sangat Wilson kenali, dia cukup dekat saat berkunjung di mansion Werren dan selalu menemani sang tuan putri memainkan barbie bersama.


"Hutang " ulang Wilson, seingat dirinya dia tidak memiliki hutang, lalu hutang apa yang di maksud tuan putri?, Wilson terus memutar otak mengingat ingat mungkin saja dia memiliki janji tapi dia melupakan, tapi seberapa keras dia mengingat dia tidak mengingat janji pada putri kecil.


Tolong, ingatan apa kau hilang Wilson membatin, sedangan di sebrang sana merasa tidak ada jawaban, bahkan untuk nafas saja tidak terdengar membuat Fio bertanya.


"Uncle oom masih hidup " tanya Fiona dengan polosnya, tolong siapkan karung otor mau bawa Fiona ke Kalimantan barat, gemes deh!


Mereka nyaris tertawa mendengar pertanyaan polos Fiona, jika tidak ada king mereka sudah di pastikan mereka tertawa dnegan keras, tapi mereka menahan itu jika tidak kena masalah.


"Maaf nona saya masih hidup " jawab Wilson, ternyata tidak hanya Fiona yang kurang satu one, Wilson juga kurang bahkan lebih banyak, masak iya dia nurut sama anak kecil.


Fiona di sebrang sana sudah tertawa cekikikan, membuat Aqeela yang mendengar itu hanya menggeleng, sedang Werren tidak habis pikir anak buah nya jadi bisa di kibuli oleh anak nya sendiri, bagaimana bisa ini terjadi? Fiona masih kecil saja kau sudah pandai membuat orang oleng, lah bagaimana nanti besarnya, tolong siapkan mental Kalian.


"Hentikan sayang, ayo kita bobok " ajak Aqeela yang sudah leleh, dan sambil memeluk putranya yang sedang terlelap Karan sekarang sudah sangat larut sedang Fiona dia tidak mau berdekatan pada snag mommy dia hanya ingin bersama sang Daddy, dan tidak akan dia bicarakan pergi dan jika pergi dia ingin ikut, biasa mau ikut Dool Dool .


"Wilson istirahat, aku kembali kau harus sudah pulih " ucap Werren sebelum mengakhiri panggilan mereka.


Dan sekarang Werren ikut berbaring, dan memeluk kedua buah hatinya, dan mereka tidur dengan saling menghimpit satu sama lain biar bisa merasakan dekapan masing-masing.


Sudah terbit, jangan lupa di pantengin 🔥


Judul : Single Mom ( Yuna )


**Hanya di selingkuhan 🔥


Yang kemarin cari gak nemu, Sekarang sudah pasti Nemu ya, cus gas full 🔥**

__ADS_1


__ADS_2