TWINS BABY

TWINS BABY
Part 32


__ADS_3

Akhirnya setelah penantian yang sangat panjang, bahkan mungkin saja pantat wanita cantik yang sedang berjalan dengan anggunnya kempes dari pengembang, lah emang kue apa di kasih pengembang, Sedangkan para laki-laki yang setia mengerat koper besar yang mereka bawa.


"Selamat datang nyonya, tuan " sambut pria yang berjajar rapi, siapa yang tidak mengenal Robert, di Jerman namanya sudah melambung tinggi, banyak para pembisnis yang ingin mempekerjakan Robert menjadi pilot pribadi mereka dengan gaji yang sangat fantastis, tapi tidak ada satupun yang Robert terima, dia lebih memilih menjadi pilot internasional dari pada pribadi.


Mereka juga mendarat tepat di kawasan Mansion Darco, tidak mudah bagi Robert dia sangat mengenal seluk beluk negara Jerman, perlu kalian ingat dia juga tinggal di Jerman.


Sedang di mansion Darco yang sudah menyelesaikan acara mandi dan siap untuk bekerja, langsung menuju balkon saat mendengar pesawat, siapa?


Karna saat jauh, Darco langsung menggunakan teropong yang selalu dia gunakan saat ingin melihat dari kejauhan, di sana terlihat beberapa wanita yang berjalan dengan masing-masing pria yang menderet koper mereka.


"Ternyata mereka " ujar Darco saat sudah mengetahui siapa yang datang, Darco langsung keluar dari kamarnya, dan kebetulan bocah kecil yang sudah tapi dengan rambut yang di ikat kuncir kuda membuat dia tambah menggemaskan.


"Morning darling " sapa Darco.


"Molning opa " jawab Fiona, sambil merentangkan kedua tangannya pertanda minta di gendong, ya ampun masih pagi juga sudah manja.


Cup


Darco langsung menantap sang cucu yang menciumnya, pagi-pagi sudah mendapat kiss, sedangkan yang di tatap malah memperlihatkan deretan gigi putihnya hanya.


"Kurang " beritahu Darco, langsung saja Fiona mencium semua sebuah wajah sang opa, tanpa dia tahu jika semua tidak gratis, sabar, kali ini kau boleh melambung tinggi tunggu sebentar lagi, kau akan menangis.


Ara yang kebetulan melihat itu, saat Darco dan sang cucu menuruni anak tangga, hanya bisa menghamburkan nafas pasrah, Fio akan melakukan hal unik bahkan sangat unik untuk mendapatkan seseorang, dan kali ini dia bermain halus, kiss seperti biasa tapi ah sudahlah biakan saja dia berkarya.


"Yuhuuu,,,, princess Vanya yang cantik jelita sejagat raya sampai " teriakan yang memekakkan, semua orang yang berkumpul langsung menolah, sedangkan para laki-laki hanya bisa menutup kuping mereka yang Mau rusak mendengar suara cempreng Vanya.


"Astaga, mommy " protes Aurel, kupingnya tolong, sedangkan sang pelaku hanya melanjutkan jalan dengan santai tanpa memperdulikan sang putri yang kesal, dan untuk para laki-laki pasti senang dong, maklum suara artis, CK.


Sedangkan Dinda hanya menggeleng, dari masih gadis sampai sudah mau punya menantu tapi masih saja seperti dulu, tidak berubah, kalau tidak buat heboh dan berisik bukan Vanya namanya.


"Tinggal dimana kau " tanya Narcy sinis, bagaimana bisa wanita ini baru muncul setelah semua anggota keluarga kumpul, Narcy tidak habis pikir, tinggal di satu negara yang sama tapi sampai paling akhir, tapi yang paling pertama adalah membuat heboh, Vanya, Aqeela, Fiona mereka adalah titisan heboh.

__ADS_1


Fiona yang melihat kedatangan sang grandma heboh, langsung minta di turun dari gendongan sang opa, dia sudah sangat merindukan sang grandma heboh, siapa yang memberi gelar itu tantu saja sang mommy, tapi fakta ya memang heboh, CK.


"Opa tuyun " ucap Fiona, Darco langsung berjongkok menurunkan sang cucu, dan saat itu Fiona langsung berlari menghampiri sang buat heboh.


"Glandma " teriak Fiona sambil merentangkan kedua tangan, tapi saat itu Aurel langsung mengendong sang keponakan dan berputar-putar.


"Hahahah,, aunty pucing pucing " tapi Fiona tetap tertawa dengan kerasnya, dia sudah seperti buru yang terbang tinggi.


Hupppp


"Cucuku akan pusing " tangkap Demian, langsung berjalan menuju sofa dan duduk dnegan angkuhnya, bos mobil satu ini memang luar biasa.


Mereka hanya menggeleng, keluarga BENATA memang tidak ada saing Kalau bikin heboh, lengkap, satu kulkas, Playboy, pembuat obat, Queen, dokter, jaksa dan belum lagi para menantu yang tidak mau kalah, semua berpengaruh dan bukan kalangan biasa, lengkap sudah, hanya otor yang tidak lengkap, jodoh mana jodoh, CK lupa masih jaga jodoh orang, kaburrr.


"Kenapa tidak menjawab panggilan bunda " protes Dinda, Vanya langsung berlari memeluk sang bunda, dan menatap nanar pria yang asik pada bocah kecil di pangkuannya.


Dinda langsung menatap sang putra, ada apa dengan putra nya, apa mereka bertengkar? tapi tunggu mereka datang bersama, bagaimana bisa.


"Apa yang terjadi " tanya Dinda .


Flashback on


Di Jerman, dua wanita beda usia sudah siap untuk berangkat, tapi sebelum itu dia mengotak Atik ponsel genggam miliknya, guna mengabari seseorang.


"Ada apa " tanya seseorang di sebrang sana, bahkan tidak ada sapaan atau pun salam, dasar Playboy menyebalkan, awas saja kalau ketemu akan Vanya jitak dia.


Sedangkan Demian di sebrang sana, memasuki gedung tinggi dengan asisten yang setia berada di sampingnya, membicarakan cabang showroom yang ingin Demian buka.


"Vanya ingin ke mansion, kak sedang di luar " tanya Vanya saat samar-samar dia mendengar seseorang berbicara, entah lah mereka bicara apa, yang jelas hanya mobil-mobilan.


"Sebelum ke Mansion jemput Kaka " beritahu Demian.

__ADS_1


"Baiklah " tanpa curiga Vanya setuju untuk menjemput sang kaka, panggilan berakhir setelah Demian sampai di ruangan meeting dan tak lupa dia memberi tahu alamat keberadaan pada sang adik.


***


"Ke Jerman " beritahu Demian saat sudah berada di pesawat yang sama pada kembaran.


Vanya dan Aurel langsung saling pandang yang benar saja, mereka batu saja sampai kepada harus ke Jerman kembali, astaga tolong dia sudah lelah di perjalanan tapi dengan enaknya, dia terbang kembali ke Jerman.


"Kaka jangan bercanda " ucap Vanya.


"Bunda dan Daddy memang di Jerman " beritahu Domani yang sejak tadi diam, membuat tubuh Vanya lemas, sedangkan si pelaku hanya menunjuk dua jari dan tak lupa dengan senyum manisnya.


"Kakakkkkkk " teriak Vanya, mereka yang berada di dalam pesawat langsung menutup telinga.


"Niat ingin memberi kejutan tapi aku yang terkejut, dasar Playboy tidak bisa di percaya " kesal Vanya, langsung menghempaskan tubuhnya di kursi pesawat dan langsung mengatur tempat duduknya menjadi berbaring dengan nyaman.


Dengan terpaksa mereka kembali terbang ke Jerman, perjalanan yang sangat membosankan Karna Waktu yang mereka tempuh tidak lag sebentar.


Flashback off


"Buahahahhaha " tawa langsung menggelegar di ruangan tersebut, apa lagi melihat wajah kesal Vanya, ini namanya ingin memberi kejutan tapi malah dia yang terkejut.


Wajah Vanya semakin cemberut, tidak ada yang berpihak padanya, membuat Vanya semakin kesal, ini semua Karna playboy cap kakap, awas saja dia akan membalas semua.


"hmmm " deheman Aqeela mampu menghentikan tawa semua orang, dan sekarang semua orang menatap nya, dengan penuh tanda tanya.


"Berhubung kita sudah berkumpul semua, Aqeela ingin mengatakan sesuatu "


Ayo yang belum mampir di Single Mom ( Yuna ) langsung pantengin 🔥


hanya ada di selingkuhan 👍

__ADS_1


yang tidak menemukan, bisa cari melalui napen Lili Anti, semoga ketemu 🙏


Di tunggu kedatangan nya 😍


__ADS_2