
Setelah menempuh perjalanan yang sangat membosankan bagi pria tampan nan gagah yang keluar dari pesawat terbang, dia berjalan dengan gagah membuat orang di sekitar mereka memandang takjub, seperti ingin menerkamnya. Sedangkan yang di tatap hanya datar, yang ada di pikirannya dia harus menemui wanitanya. INGAT, wanitanya jadi setelah beberapa tahun dia baru menemukan wanita nya, dia tidak akan melepaskan begitu saja.
Mobil mewah sudah terparkir rapi di sana, si asisten langsung berlari untuk membuka pintu untuk sang tuan, dan setelah itu mereka langsung pergi meninggalkan bandara.
Arnold Putra Adler pria berusia 33 tahun, yang sampai sekarang masih berstatus lajang, banyak rekan bisnis yang secara terang-terangan menawarkan putri mereka, tapi bukan menerima tawaran, Arnold malah mem blacklist perusahaan tersebut. Kejam, ia Arnold tidak memandang siapa kau, bahkan sahabat nya saja yang ingin kerja sama dengan perusahaan nya, harus membuat proposal yang sempurna tanpa melakukan celah, jika iya masuk dalam katagori, lagi dan lagi Arnold mempelajari dengan waktu yang tidak di tentukan.
Arnold yang baik hati, berubah dengan menjadi kejam, menutup hati saat dia merenggut masa depan seorang wanita yang beberapa tahun lalu dia paksa, semua itu tidak lepas dari rekan bisnis yang curang padanya.
Flashback on
Di sebuah perusahaan, dua orang pria sedang membahas kerjasama antara mereka, tentu dnegan keuntungan yang besar, tapi detik akhir keputusan, Arnold merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya, dia berusaha tetap tenang tapi suhu tubuh semakin panas, dengan gerakan santai Arnold mengendur dasi yang melilit sempurna di kemeja yang dia pakai, lagi dan lagi gerah seakan ada sesuatu yang ingin dia lepaskan, Arnold langsung menatap segelas air yang dia minum sisa setengah, semenjak minum air yang dia pesan dia merasakan aneh.
"Shitt,,, " umpat Arnold saat menemukan butiran kecil hasil teduhan air. Terlihat senyum kepuasan pada rekan bisnis Arnold saat melihat respon yang dia tunjukkan, membuat dia yakin jika ada seseorang menambah sesuatu dalam minuman.
"Kau akan menyesal. " Setelah menyelesaikan ucapannya Arnold langsung pergi, Karna semakin lama dia semakin tidak tahan ingin menjadi menuntaskan sesuatu pada tubuhnya.
Hotel milik nya menjadi tujuan utama, Arnold langsung melempar kunci mobil pada penjaga di sana, adik nya sudah sesak ingin segera di keluarkan, saat bodyguard ingin mengikutinya juga di larang oleh Arnold.
Ting!!!
Pintu lift terbuka muncul seorang wanita cantik yang ingin keluar dari lift, tapi baru satu langkah Arnold langsung menyeret masuk kembali dalam lift. Saat pintu lift tertutup dengan sempurna tanpa mencari tahu siapa dia, Arnold melumut bibir pink yang menggoda untuk di nikmati.
__ADS_1
Ting !!!
Lift kembali terbuka dan sekarang mereka berada di lantai atas, sepi tidak ada satu orang pun. Karna memang lantai paling atas hanya di khususkan untuk dirinya.
"Aaaauuu " pekik wanita cantik yang dia dorong menyebabkan dia harus terbaring di kasur king size yang ada di dalam hotel tersebut.
Arnold yang mendengar pekikan wanitanya, semakin gencar untuk menyalurkan hasrat yang membuncah sempat kewalahan karena wanita tersebut terus memberontak sampai akhir Arnold berhasil memasukkan adik kecil dengan dorongan yang kuat.
"Oh ,,, f**k . You are still a virgin, flo? " Naura hanya bisa meneteskan air mata, tenaga sudah habis terus memberontak. Tanpa di jawab Arnold sudah mengetahui jawaban saat dia melihat darah yang keluar.
"Maaf, ms Flo aku tidak bisa berhenti,, aku akan bertanggung jawab setelah ini. Tapi tolong bantu aku jika tidak aku tidak akan bisa menidurkan nya. " kata Arnold di sela goyangannya, sangat pelan walau Arnold tidak tahan dengan pengaruh obat di tubuhnya tapi dia tidak ingin menyakiti wanita di bawah kungkungan. Sangat pelan seakan Naura adalah barang berharga padahal terlihat jelas gairah di mata Arnold, lambat daun Naura hanyut dalam kenikmatan yang di berikan oleh pria di atasnya.
"Ah!! " lengkuhan pelan dari wanita di bawahnya membuat Arnold semakin semangat menggoyang pinggulnya dengan tempo pelan.
"Maaf, aku akan bertanggung jawab setelah ini. " ucap Arnold di sela ciuman mereka, tangan Arnold tidak bisa diam *******-***** payudara wanitanya.
3 jam lamanya mereka menyudahi permainan mereka, dan Arnold tertidur dengan damai setelah menuntaskan semua nya, Naura yang sadar langsung bangun dari tidurnya memungut pakaian yang layak untuk di gunakan kembali.
"Aku tahu kau tidak bermaksud menghancurkan ku, Karna pengaruh obat sialan itu kau memaksa ku, aku sangat membenci mu saat merenggut keperawanan ku, tapi aku menikmati permainan mu yang tidak ingin menyakitiku, jadi kau tidak perlu melakukan apapun, " ucap Naura sambil memperhatikan wajah damai Arnold yang tertidur pulas.
"Aku harap dia tidak hadir di sini, sambil mengusap perut datar nya, selamat tinggal. " setelah menyelesaikan ucapan Naura langsung pergi keluar, Karna pesawat yang akan membawa ke Indonesia masih memiliki waktu satu jam.
__ADS_1
Walau berjalan dengan terlatih, Naura mencoba berjalan seperti biasanya dan langsung naik taksi kebetulan seseorang yang berhenti di depan hotel.
***
Pelan-pelan Arnold mulai membuka mata silau dengan cahaya lampu dengan mata terpejam Arnold menggapai seseorang di sampingnya, dan langsung panik saat tidak menemukan siapa-siapa di sampingnya.
"Ms Flo di mana kau? " Arnold langsung bangun menuju toilet, kosong, lagi dan lagi dia harus menelan pahit saat tidak menemukan wanita yang dia renggut ke perawatan.
"Ms Flo " teriak Arnold.
Tidak ada tanda-tanda yang di tinggalkan oleh Ms Flo, untuk Arnold lacak keberadaan nya, bahkan Arnold langsung mengarahkan penjaga untuk mencari keberadaan ms Flo lagi dan lagi Arnold menelan pahit saat tidak menemukan jejak nya.
Arnold bertekad untuk menutup hati untuk wanita manapun, sampai dia memastikan tidak ada kecambah yang bersemayam di rahim wanitanya.
Flashback off
Arnold sudah sampai di area sekolah elit yang di berikan oleh sahabat durjana, awas saja jika dia di tipu, dia sudah menanda tangani kontrak mereka. Suana yang sepi membuat Arnold berpikir apa dia terlambat?.
Tapi tidak lama kemudian dia melihat satu persatu orang tua berdatangan dan menunggu di taman yang disediakan, Arnold langsung bernafas lega berarti dia tidak terlambat. Semua tidak lepas dari pandangan Arnold, sampai sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan mereka, keluar wanita cantik yang sangat dia kenali.
"Akhirnya. "
__ADS_1
Next part selanjutnya KK dan kita lanjutkan di part selanjutnya, Jangan gantung otor di daun bawang otor mau nafas dulu ðŸ¤