Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
102. Masih Penasaran ( akar rumput darah iblis)


__ADS_3

"Jika memang Fengying tak juga kembali dalam beberapa hari ini, maka bisa di pastikan akan gagal mengikuti seleksi murid pilar kali ini." master Xingguang terlihat sedikit gundah, padahal Yuang Fengying salah satu murid yang di andalkan nya. "Sudah lebih dari satu bulan anak itu bersama keluarga Ying ke Utara, namun tak ada kabar hingga saat ini."


Murid murid senior yang ada di sana juga terlihat muram.


"Ya harus bagaimana lagi guru, kita tak bisa apa apa, bagaimana pun juga keluarga Ying sudah menolong kita, waktu itu," kakak pertama menyahut, berusaha sedikit mengurangi kegundahan hati sang master.


Master Xingguang menatap langit, seakan sedang berkeluh-kesah dengan sang Pencipta, "Menjadi murid pilar atau bukan, sebenarnya bukanlah masalah yang utama, namun proses setelah itulah yang lebih penting, yakni mengikuti pemilihan Putra Naga di provinsi."


"Sangat di sayangkan jika anak berbakat seperti Yuang Fengying tak bisa berangkat menuju seleksi Putra Naga, hanya karena tak bisa mengikuti ujian murid pilar di perguruan nya." master Xingguang masih saja berharap dan menyesalkan situasi tersebut.


Jika salah satu murid perguruan berhasil menjadi Putra Naga pasti perguruan akan mendapatkan sokongan sumber daya dari istana Bintang, dan itulah yang di harapkan dari tiap perguruan yang mengikuti seleksi tersebut.


**


Di sebuah tempat di kota Yinying terlihat tiga orang tengah menikmati makanan nya.


"Sudah satu bulan lebih kita menunggu disini tapi tak ada apapun." terlihat seorang pria dengan mata di tutup sebelah berkata dengan kesal.


"Ciih, kerjaan cuma makan masih saja banyak keluhan." wanita cantik dengan baju penuh bulu terlihat mencibir.


Di sebelah yang lain terlihat pria paruh baya menatap kearah luar ruangan seperti merasakan sesuatu.


Ya, mereka adalah kelompok Bunga Kematian, mereka nampak nya masih menunggu untuk bisa menangkap Yuang Fengying.


Tuan Ji terlihat menghirup udara, seakan membaui apa yang di bawa udara itu untuk nya, tuan Ji adalah seorang pemilik elemen unsur angin dan tentu saja juga memiliki unsur kayu, karena itu syarat utama sebelum menjadi anggota kelompok Bunga Kematian.


Mata tuan Ji tiba tiba melebar, hidungnya seperti mencium sesuatu, nampak nya dia bukan pemilik unsur elemen angin biasa, tapi juga mempelajari seni bela diri yang mendalami kekuatan daya penciuman.


"Kalian berdua siap siap, aku mencium bau anak itu memasuki kawasan ini."


Kemampuan baru tuan Ji yang di kembangkan nya akhir akhir ini memang sungguh luar biasa, bahkan kekuatan daya penciuman nya melebihi anjing pelacak.


"Ha..ha... akhirnya," pria dengan mata satu tertawa, jelas terlihat jika pria itu butuh pelampiasan atas kekesalan nya kali ini.


Namun Nona bulu emas hanya mencibir melihat kelakuan teman satu kelompok nya tersebut.


**

__ADS_1


Hari sudah mendekati tengah malam, namun kota Yinying masih terlihat ramai seperti sore hari.


Lampu lampu yang menerangi kota malam itu terlihat masih memancar di mana mana.


Sebuah gerbong kereta yang di tarik beberapa ekor kuda bersayap Api terlihat memasuki wilayah tersebut.


Yuang Fengying yang tengah terpejam kini sudah terlihat membuka matanya, begitu awak kereta memberi tahukan akhir perjalanan.


"Ahh, akhirnya." Yuang Fengying berdiri dan terlihat meregangkan otot-otot tubuh nya, sebelum keluar dari gerbong tersebut.


Saat ini Yuang Fengying sudah meninggal kan lokasi pangkalan armada darat, dia harus berjalan atau berlari jika ingin menuju ke perguruan Bukit Bayangan, karena tak memiliki binatang tunggangan.


Hari makin malam, suasana semakin sepi.


Tiga bayangan terlihat melesat mengikuti Yuang Fengying yang berlari menuju ke perguruan Bukit Bayangan.


Mendekati tempat yang lebih sepi, tiga bayangan itu makin mendekat.


Yuang Fengying hanya mendengus dan mencibir, sebenarnya semenjak tadi dia sudah merasakan ada yang mengikuti nya.


"Ha..ha.. akhirnya kalian berani mendekat juga," seru anak muda itu, mungkin perkataan itu terkesan arogan dan terlalu percaya diri.


Tiga orang itu kini mengurung Yuang Fengying sambil mengeluarkan Aura Kekuatan berniat meruntuhkan anak tersebut tanpa pertarungan jika bisa.


"Kali ini tak akan ada yang bisa membantu mu..anak kecil," nona bulu emas juga tersenyum dengan sedikit mengejek.


Perempuan cantik itu tertawa sambil mencabut sebuah senjata kipas yang ada di pinggang nya.


Nampaknya kali ini mereka ingin secepatnya bisa menunduk kan Yuang Fengying.


"Aku sarankan kau menyerah dengan baik baik dan mengikuti kami, jika tak ingin celaka." tuan Ji berkata dengan tegas.


Yuang Fengying hanya terdiam menatap semua orang di depannya, anak itu tersenyum miring, karena saat ini kultivasi Yuang Fengying sudah tak sama dengan pertemuan pertama.


Jika dahulu kultivasi dia masih di ranah Menengah akhir, tapi saat ini kultivasi Yuang Fengying sudah di ranah Awal Tinggi akhir, sebuah perbedaan yang sangat jauh hanya dalam waktu satu setengah bulan, itu yang bisa di tampakkan meski sesungguhnya kekuatan tempur nya jauh melebihi itu.


"Kalian pikir aku takut dengan kalian?." Yuang Fengying melipat kedua tangannya di depan dada.

__ADS_1


Ketiga orang tersebut sedikit kaget dengan rasa percaya diri anak yang ada di hadapannya.


"Kurang ajar..!, kau memang tak bisa di kasih lunak." Pria mata satu langsung melayangkan pukulan.


Sraaakk..


Begitu lengan pria mata satu terayun, terlihat tanaman rambat yang entah darimana tadi berasal ikut melesat membelit tubuh Yuang Fengying.


Sreett... sreett...


Tanaman rambat itu dengan kencang mengikat anak tersebut.


"Ha..ha...itu Akar Rumput Darah iblis, memiliki kesadaran sendiri dan sangat kuat..!," Pria mata satu tertawa senang, merasa senjata andalan nya begitu mudah membelit dan mengikat mangsa nya.


Akar Rumput Darah iblis adalah sejenis tanaman rambat yang juga memiliki jiwa, memiliki kemampuan menjerat lawan dan jeratan nya sekuat baja, selain itu juga bisa menyerap esensi kehidupan dari mangsa yang di jeratnya, meski dia berada di golongan bawah untuk tanaman berjiwa namun jarang ada yang mampu menundukkan nya, apalagi menjadikannya senjata andalan seperti pria mata satu.


Tuan Ji dan nona bulu emas juga tersenyum lega, mangsa yang sudah lama di tunggu tunggu kini sudah terjerat dengan sekali serangan.


"Bagaimana? masih tidak takut dengan kami?." nona bulu emas kembali tersenyum mengejek.


Yuang Fengying ikut tersenyum menatap ketiga manusia dewasa di sekitar nya. "Hanya ini..?, hanya dengan kekuatan seperti ini kalian mau menangkap ku?."


Semua masih menyisakan tawa di mulut nya, saat Yuang Fengying berkata.


Bagi mereka perkataan anak itu hanya dianggap sebagai bualan, atau rasa percaya diri yang tak berdasar karena buktinya hingga saat ini anak tersebut tak bisa melepaskan diri dari jeratan tanaman rambat itu.


Tiba tiba.


Kraaak...!


Begitu Yuang Fengying mengaktifkan tubuh Manusia Penguasa akar rumput darah iblis langsung mengendor, kekuatan akar rumput darah iblis langsung tertekan oleh kekuatan tubuh manusia Penguasa.


"APA..!."


Semua tak menyangka akan berakhir seperti itu, bahkan setelah tubuh Manusia Penguasa di aktifkan telihat jelas kultivasi Yuang Fengying.


_____________

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya....


__ADS_2