Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
174. Merampas harta lawan.


__ADS_3

Saat ini Yuang Fengying masih dalam gempuran sosok sosok robotik, sementara pria sedikit bungkuk berdiri di kejauhan mengamati dan mengendalikan sosok sosok tersebut.


Tak seperti sosok manusia batu yang di kendalikan dengan meninggalkan sedikit kesadaran dari penciptanya, karena memang pencipta nya tokoh hebat dengan kultivasi tak terukur.


Sosok sosok robotik kali ini di kendalikan langsung oleh kekuatan pemilik nya, yakni aura Kekuatan jiwa spiritual dari pria sedikit bungkuk, dengan kultivasi orang orang di sini belum akan mampu menciptakan sosok dengan meninggalkan sedikit jejak kesadaran nya.


Dengan menggunakan kekuatan aura spiritual jiwa pengendalinya, sosok sosok robotik bisa sedikit memiliki kecerdasan, sedangkan untuk energinya ada semacam kristal yang di tanamkan di beberapa bagian tubuhnya berfungsi sebagai 'baterai' dari sosok robotik itu.


Hanya pemilik unsur elemen logam dan memiliki kekuatan jiwa spiritual kuat yang mampu mengendalikan sosok sosok robotik dari logam tersebut.


Sementara pemilik unsur elemen lain biasanya memiliki boneka petarung di sesuaikan dengan 'Kuasa' atas unsur elemen masing masing.


"Seraaang..!," kembali pria sedikit bungkuk berteriak, lalu tangannya bergerak seperti mengendalikan sesuatu.


Sosok manusia robotik dengan kepala gajah melepas serangan pukulan nya.


Pukulan yang membuat udara berdengung tersebut terlepas dan menyasar badan Yuang Fengying, remaja itu harus melempar tubuhnya dan berputar di udara ketika menghindari sambaran pukulan itu, karena pada saat yang sama ada sosok robotik lain yang juga menyerang.


Weeng...


Semua serangan kembali mengenai ruang kosong, karena Yuang Fengying berhasil menghindar dengan mudah.


Empat rekan pria sedikit bungkuk masih mengawasi dari jarak yang lebih jauh lagi.


"Berandalan ini sungguh di luar perkiraan ku." pria dengan penutup kepala warna putih bergumam pelan, namun mampu di dengar oleh tiga orang lainnya.


"Ya, tak ku kira Su Man akan kesulitan menaklukan bocah berandalan ini." Wanita paruh baya dengan baju warna hijau gelap menyahut.


"Ha..ha... sudah ku bilang, jika dia anggota keluarga Ying pasti tak sembarangan." seseorang yang mengenakan topeng seram tertawa karena peringatannya tadi tak di indahkan.


"Cuiih..seperti mengenal keluarga itu," pria dengan baju totol totol mendengus.


"Kenyataan memang demikian," entah kenapa dari suara pria tersebut terdengar membanggakan keluarga Ying.


"Kita lihat saja nanti, mampu bertahan dalam berapa jurus bocah berandalan itu." pria baju totol totol kembali berucap dengan kesal.

__ADS_1


Saat ini Yuang Fengying sudah sedikit memahami cara kerja sosok sosok robotik tersebut, sosok mahkluk robotik itu di kendalikan dan di gerakkan dengan dua kekuatan yakni energi kristal yang ditanamkan dan penyaluran kekuatan aura jiwa spiritual.


Senyuman terbit dari bibir remaja itu, sebuah rencana terlintas dari nya.


"Aku harus merebut tas penyimpanan milik pria bungkuk itu, tapi sebelum itu aku harus melumpuhkan sosok sosok robotik ini."


Mengendalikan sosok robotik adalah sebuah rahasia, bahkan rekan dari pria bungkuk itu tak akan mengetahui bagaimana caranya.


Namun dengan kekuatan visualisasi yang di miliki Yuang Fengying, remaja itu mampu menemukan titik titik dimana kristal energi pasukan itu berada, serta mampu menemukan dimana letak jalur kekuatan aura spiritual jiwa itu tertanam.


Siuu.... siuu....


Sosok sosok robotik kembali mengayunkan serangannya, mereka menyerang Yuang Fengying tanpa jeda.


"Ha..ha... rasakan berandalan tengik, jika kau tadi mau menuruti apa yang ku minta saat ini pasti kau bisa bebas pergi, meski harta benda mu ku rampas..!." pria sedikit bungkuk tertawa senang melihat pasukannya berhasil menyudutkan Yuang Fengying.


BAAMM...!


Saat semua sosok sosok robotik itu mengajarkan serangannya, Yuang Fengying menangkis dan terjadilah ledakan yang melempar remaja tersebut ke arah mendekati pria sedikit bungkuk.


Saat ini Yuang Fengying terlempar ke arah pria bungkuk itu, jarak nya hanya beberapa belas meter saja, namun tiba tiba ledakan kekuatan yang tak di duga pria itu, terjadi.


Aura kekuatan Yuang Fengying meledak dari tubuhnya, dan secepat kilat Yuang Fengying bangkit dan melesat kearah pria sedikit bungkuk tersebut sambil melayangkan serangan nya.


"Menebas Angin Menghadang Badai - Lesatan Kehancuran..!."


Selain menghantamkan pukulannya, Yuang Fengying juga sudah mengunci lawan nya dengan kekuatan hukum elemen tanah, dimana kini gravitasi di tempat pria bungkuk itu berdiri menjadi sangat kuat.


Su Man terperanjat, badannya kini terasa sangat berat, semakin dia mengaktifkan unsur elemen logam semakin bertambah berat yang di rasakan, bahkan lengan yang berniat menangkis serangan Yuang Fengying pun tak mampu untuk di angkat nya.


"Ada apa dengan badanku? mengapa jadi demikian berat dan gerakan ku melambat.?." wajah pria bungkuk itu kini sangat pucat.


Rekan rekan Su Man hanya menatap dari kejauhan dengan penuh tanda tanya.


"Apa yang terjadi..!!?, mengapa Su Man hanya terdiam mendapatkan serangan dari bocah berandalan itu??."

__ADS_1


"Apa mungkin Su Man meremehkan pukulan anak itu?, dia mau menerima pukulan itu dengan badannya?."


"Dasar Su Man tukang pamer, mencoba memamerkan kekuatan fisiknya kepada kita.."


Suara suara rekan Su Man bersahut sahutan, mereka tak menyadari apa yang sesungguhnya telah terjadi.


BAAAM...!


Pukulan Yuang Fengying mendarat dengan telak di dada pria itu, kekuatan logam dengan campuran petir dan api yang mengenai dada lawan, membuat badan Su Man langsung membara menimbulkan percikan api yang berloncatan ke segala arah.


"Argh...!," hanya lenguhan tertahan dari Su Man yang terdengar dari mulut nya, sebelum pria itu terlempar hingga beberapa puluh meter, bergulingan menabrak pepohonan membuat parit di sepanjang jalur terlempar nya.


Yuang Fengying yang mengikuti badan Su Man terlempar, tak menyia nyiakan kesempatan tersebut.


Remaja itu langsung mengambil tas penyimpanan yang ada di punggung pria bungkuk tersebut, menghapus jejak aura kekuatan spiritual jiwa yang ada di artefak tersebut, dan mengganti dengan menanamkan aura kekuatan spiritual jiwa nya.


Pria bungkuk itu berhenti dari terlempar nya, setelah menabrak sebuah pohon sebesar gedung bertingkat dua puluh lantai, dalam keadaan pingsan.


Empat rekan pria bungkuk itu baru menyadari apa yang sebenarnya terjadi saat tas penyimpanan dari Su Man.


"Apa..!!, berandalan itu mencuri artefak penyimpanan Su Man..!."


"Keparaat..!, bajingan tengik..!, bocah ini sungguh licik."


Keempat rekan Su Man meraung marah, dan melesat memburu ke arah Yuang Fengying.


Dari keempat orang itu hanya pria dengan topeng seram yang terlihat sedikit malas malasan memburu Yuang Fengying saat ini.


Yuang Fengying tersenyum senang, saat ini dia sudah berhasil memiliki tas penyimpanan beserta isi dan beberapa pasukan nya.


" He..he...Tenyata dengan merampas harta benda orang lain aku bisa cepat kaya.." senyum jahil terpancar dari wajah remaja itu.


_________


Jangan lupa dukungannya

__ADS_1


__ADS_2