
Seekor katak hitam sebesar gajah tiba tiba menghadang Yuang Fengying yang tengah keluar dari sungai setelah menyeberang dari sisi lain.
Katak raksasa itu berdiri di wilayah area larangan.
Yuang Fengying menatap katak besar tersebut, "Maaf apakah kau yang tadi berbicara?."
Meski binatang itu sangat besar, namun masih berujut seekor katak, dan harusnya itu tidak bisa berbicara, itu yang membuat Yuang Fengying keheranan.
"Bajingaan penyusup keparaat..!." Katak hitam itu benar benar menghardik Yuang Fengying.
"Eh, benar benar bisa berbicara?." remaja itu sungguh takjub dan berbicara sendiri tak menggubris sang katak hitam tersebut.
Boa Moo yang terbilang cerdas saja tak bisa berbicara, namun katak sebesar kerbau itu mampu berbicara, itu menandakan jika katak tersebut lebih cerdas dari Boa Moo.
"Memang dasar berandalan tengik..!, cari mati berani menyusup ke sini."
Tiba tiba katak hitam sebesar gajah itu sudah berada di depan Yuang Fengying, melepaskan sebuah tendangan yang sangat cepat.
Wuung....
"Ugh.." Yuang Fengying tercekat, gerakan yang sangat cepat dengan kekuatan yang sungguh mengerikan.
Kekuatan yang mampu menghancurkan apapun di sekitarnya.
Yuang Fengying sudah terkunci, mencoba menghindar dari serangan tersebut sudah tak bisa lagi, satu satunya jalan hanya menangkis serangan tersebut.
BAANG...
Ledakan keras terjadi saat lesatan serangan itu menghantam tangkisan tangan Yuang Fengying.
Benturan itu menciptakan gelombang kejut yang melempar apapun.
"Sialan kuat sekali serangan makhluk ini."Yuang Fengying merutuk dalam hati, badannya terlempar dan hampir terkena arus unsur elemen yang bergerak di atas sungai.
Katak itu juga terkesiap, meski mahkluk itu tak mengeluarkan semua kekuatan nya, namun tendangan itu sudah mampu menghancurkan bukit.
"He..he.. Menarik..." katak hitam sebesar gajah itu terlihat menyeringai menatap Yuang Fengying.
SLAAASSH..
Katak itu kembali meloncat, mengayunkan lengannya.
Gerakan yang sangat cepat dan kuat.
"Hmm, gerakannya sungguh sangat cepat dan kuat."
Yuang Fengying kini sudah waspada, remaja itu meloncat menghindar dan mengayunkan tangannya membalas menghantam mahkluk tersebut.
BAAMM...
__ADS_1
Gelombang serangan katak hitam tersebut kembali berbenturan dengan lesatan energi yang di hantamkan Yuang Fengying.
Getaran kuat terasa di lengan remaja itu, kembali Yuang Fengying terdorong namun ke sisi daratan yang di lingkupi sungai tersebut.
Pertukaran kekuatan itu membuat katak hitam sebesar gajah itu makin terlihat bersemangat.
"Lumayan kau bisa mengimbangi kekuatan ku." dengan penuh cemoohan katak hitam itu mendengus, matanya mengerling ke arah Yuang Fengying yang kembali terpental setelah beradu kekuatan.
"Keluarkan semua kekuatan mu, jangan kau tahan lagi.." katak hitam itu menyeringai dengan lidah sedikit di julurkan, terlihat katak itu memprovokasi Yuang Fengying.
Dua kali berbenturan Yuang Fengying menyadari jika mahkluk di depan nya memiliki kekuatan yang menakutkan.
"Baik, kau yang meminta nya.." Yuang Fengying mengangkat tangannya, dan membalikkan nya.
"Pedang Pelangi...!."
Tiba tiba sebuah pedang yang warna warni muncul di genggaman remaja itu, ya benar itu pedang Pelangi.
"Ho.ho.. Kau makin menarik bocah..!." Katak itu terlihat tertawa senang melihat lawannya mencabut senjata dan kini terlihat katak itu mulai memasang kuda kudanya, seperti mau meloncat.
"Seribu Bayangan Menyerang..!." katak hitam itu meloncat sangat cepat, jarak pertarungan yang semula sekitar sepuluh meter menjadi sangat dekat.
Saking cepatnya gerakan katak itu membuat seakan katak tersebut menjadi bayangan yang banyak, berloncatan kesana kemari seperti membentuk sebuah pola serangan.
"Tebas..!." Yuang Fengying mengayunkan pedang nya, menebas salah satu bayangan dengan kecepatan tinggi.
"Eh.." Meski gerakan Yuang Fengying sangat cepat, serangan itu masih mengenai ruang kosong.
"Uugh..!." Yuang Fengying terpental, menghantam pepohonan yang ada di area tersebut.
"Ho..ho.. " nampak katak hitam tersebut tertawa senang berhasil mendaratkan pukulannya.
"Sialan ....katak ini sungguh kuat, aku rasa kultivasi nya berada di ranah Berdaulat." Yuang Fengying mulai menyadari itu.
Memang benar, katak hitam tersebut tidak berasal dari wilayah tersebut melainkan berasal dari sebuah daratan yang sangat luas, alias benua yang sesungguhnya yakni Benua Dong.
Jika di banding benua Dong, tanah tengah hanya setitik wilayah.
"Ayo kerahkan kekuatan mu, jangan jadi orang cengeng, kau sudah berani menginjakan kaki di area terlarang ini, berarti berani untuk aku hajar sampai mati.."
Yuang Fengying makin terbakar hati nya, remaja itu kini mengaktifkan seluruh kekuatannya.
"Katak jelek..!, aku hajar kau...!." lengan Yuang Fengying sudah bergetar dengan cincin cincin warna warni yang bergulung gulung di kedua lengannya.
Demikian juga dengan pedang pelangi sudah memancarkan pendar yang menyilaukan.
"Tarian Naga Foniks - Langkah pertama..!." Yuang Fengying menebaskan pedangnya.
Gelombang serangan yang sungguh mengerikan terlepas dan menerjang ke arah katak hitam tersebut.
__ADS_1
Katak hitam itu terkejut, tak menyangka ada serangan sekuat itu di wilayah ini.
Jika serangan itu mengenainya setidaknya dia juga akan terluka.
"KROOOK...!."
Dari arah hutan area larangan meloncat seekor katak lainnya sambil berteriak, katak itu tak sebesar katak hitam, namun seperti ukuran manusia biasa.
Badannya terlihat berdiri tegap seperti manusia bahkan memakai pakaian, namun hampir semua bentuk badannya menyerupai katak, hanya permukaan tangan nya persis tangan manusia, serta telapak kakinya juga mirip manusia karena memakai sepatu seperti manusia.
Katak baru itu mengayunkan tangannya, menciptakan sebuah pusaran energi yang menghadang serangan Yuang Fengying.
BLAAAAARRRRTT.....!
Ledakan sangat keras tercipta saat dua kekuatan bertemu.
"Uugh...hampir saja.." katak berbaju hijau itu meloncat berjumpalitan setelah perisainya buyar di hantam serangan Yuang Fengying.
Sementara Yuang Fengying terseret beberapa meter.
Katak hitam sebesar gajah bergulingan terhempas oleh gelombang kejut, namun langsung meloncat bangkit dan menunduk sopan, "Master.."
"Tahaaan .. kroook...!." Katak berbaju hijau itu mengangkat tangan nya, saat melihat Yuang Fengying kembali ingin mengayunkan pedang nya.
"Kurang ajaar..!," Yuang Fengying terengah engah, masih menggenggam pedang Pelangi yang memancarkan aura mengerikan.
Emosi masih menyelimuti remaja tersebut.
"Kroook...tahan serangan mu.. Bocah..!." katak berbaju hijau kembali mengangkat tangannya.
"Ciih..kalian yang memaksaku.." remaja itu mendengus, kekesalan jelas masih terlihat di raut wajahnya.
Katak berbaju hijau berdiri dengan dua tangan di punggung, " serangan mu akan sia sia jika kau paksakan." katanya menatap Yuang Fengying.
Yuang Fengying yang mulai mereda kekesalan nya kini kembali terbakar dengan perkataan katak berbaju hijau. "Huh, benar kah?."
Aura kuat kembali melonjak, saat Yuang Fengying ingin melepaskan serangannya.
WEEENG...
Melihat Yuang Fengying sudah mengaktifkan kekuatan nya, gelombang kekuatan juga langsung meledak dari tubuh katak berbaju hijau, menandakan jika kekuatan makhluk itu sangat mengerikan.
"Silahkan kau mencoba nya."
Yuang Fengying melesat maju menebaskan pedangnya, melemparkan kekuatan yang mengerikan menghujam ke arah katak berbaju hijau.
Gelombang energi yang mampu membelah perbukitan itu melesat ke arah katak berbaju hijau.
SIUUUU....
__ADS_1
___________
Jangan lupa dukungannya..