
Yuang Fengying kini tengah memulihkan diri nya, entah berapa hari remaja itu duduk menyerap kekuatan yang ada di lantai pertama dari Pagoda Dewa itu.
Untung saja waktu di sini lebih lambat di banding dengan waktu di dunia luar, termasuk waktu di alam Peta Dimensi yang memiliki waktu sama dengan dunia luar, satu bulan di alam pagoda dewa hanya setara satu hari di dunia luar.
Jadi tak ada waktu terburu buru saat memulihkan diri dan berlatih di sini.
Saat ini energi dan kekuatan Yuang Fengying sudah semakin meningkat.
Tenaga nya terasa meluap luap, kolam energi yang memasok kekuatan tersebut terlihat meletup letup seakan ingin segera di lepaskan.
Ruang alam jiwa Yuang Fengying kini terlihat bersinar dengan cahaya terang melebihi sebelum nya.
KRAAAK...!
Terdengar ada sesuatu yang berderak, oleh luapan kekuatan tersebut.
Ya, itu adalah pertanda jika kultivasinya mengalami perubahan.
Kultivasi tersebut kini mulai memasuki ranah Berdaulat, meski belum memasuki ranah Berdaulat Penuh.
Sebelumnya Yuang Fengying sudah mengkonsumsi beberapa pil penguat raga dan penunjang lainnya, itu semua di dapatkan nya dari sosok bercahaya yang telah membimbing nya.
Aliran energi makin berputar putar dengan sangat kuat dan cepat, memperlebar Dantian dan Meridian yang ada di seluruh tubuh nya untuk mendukung dan membuat terobosan peningkatan kultivasi itu makin lancar.
KRAAAK...!
Kembali terdengar sesuatu berderak, badan Yuang Fengying makin berpendar dengan menghisap energi yang ada di sekitarnya.
Keringat mulai membanjiri seluruh tubuh remaja tersebut, dari pori pori itu seperti menghisap energi alam sekitar dan mengeluarkan sisa nya dari sana juga.
BOOMM..
Ledakan keras terdengar di lantai pertama Pagoda Dewa, dimana itu bertanda Yuang Fengying tengah meningkat kan kultivasi nya.
Meski sekarang tenaga nya terlihat meluap luap namun ternyata remaja itu belum mampu mencapai ranah Berdaulat.
Saat ini masih berada di ranah setengah langkah menuju Alam Berdaulat, itupun kekuatan nya sudah sangat menakutkan.
__ADS_1
Yuang Fengying membuka matanya, sedikit kecewa jelas terlihat di wajah nya, namun itu lebih baik daripada gagal, karena nyawa taruhannya.
"Aku gagal." gumamnya sedikit lesu.
"Siapa yang gagal?," sosok bercahaya menghampiri remaja tersebut , "Pencapaian mu sudah sangat luar biasa, jika kau tahu."
Memang benar, belum pernah ada dalam sejarah orang di kawasan ini mencapai ranah Setengah langkah Berdaulat, apalagi dengan usia semuda Yuang Fengying.
Itu adalah pencapaian yang melawan Surga, mampu memecahkan kebuntuan di saat masih berusia sangat muda, kurang dari lima belas tahun.
"Tapi aku tak bisa menembus ke ranah Alam Berdaulat Dasar," keluh remaja itu dengan sedih.
"Hei..!, setengah langkah Alam Berdaulat adalah pencapaian yang hebat, kau tinggal setengah langkah lagi, dan pasti berhasil, ayolah jangan cengeng." sosok bercahaya itu tetap menguatkan Yuang Fengying.
Tapi memang seperti itu lah kenyataan nya, bisa menembus ke Alam setengah langkah Berdaulat itu sudah pencapaian yang luar biasa.
**
Sementara di luar pagoda, Pohon Suci yang di lempar ke halaman bangunan berlantai sembilan itu langsung menyerap inti sari dari alam itu, seakan tak ada puas puasnya.
Akar tanaman itu bahkan langsung tertancap dalam dan menyerap apa yang bisa di serap nya.
Buah pohon suci selain bisa di manfaatkan oleh Yuang Fengying juga merupakan cadangan energi bagi pohon itu sendiri.
Bahkan satu buah yang di konsumsi, setara dengan devisit energi selama empat hari penuh bertarung, arti nya jika seseorang bertarung selama empat hari, maka dengan mengkonsumsi buah itu maka energi nya akan pulih seperti semula.
Sungguh luar biasa bukan manfaat kultivasi di alam Pagoda Dewa.
Di samping Pohon Suci, Boa Moo juga berkultivasi, binatang spiritual itu memanfaatkan lingkungan saat ini berada.
Setiap hembusan nafasnya Boa Moo terkandung kekuatan yang makin menakutkan.
Saat ini tubuhnya sudah semakin besar, sebesar singa dewasa yang paling besar, itulah ukuran sebenarnya binatang itu, meski Griffin tersebut mampu membesarkan dirinya menjadi seekor Griffin raksasa dan mengecilkan tubuh nya hingga sebesar anak kucing.
Sayap sayapnya juga makin lebar, jika di rentangkan sekitar lima atau enam meter.
Surai di kepalanya makin panjang, dan di sekujur tubuhnya kini tampak sisik sisik keemasan, layaknya armor yang melindungi tubuh tersebut.
__ADS_1
Yang paling mengerikan adalah ekor binatang Griffin aneh itu kini membentuk seperti kepala ular, namun saat ini masih terpejam.
**
"Saatnya kau bisa keluar dari sini..!." sosok bercahaya berkata kepada Yuang Fengying.
Saat ini di rasa sudah cukup tahapan peningkatan untuk remaja tersebut.
Rencana untuk ke lantai dua bangunan Pagoda Dewa sepertinya harus di tunda, permasalahan dengan pria tua berbaju katun harus di selesaikan terlebih dahulu.
Yuang Fengying keluar dari gedung Pagoda tersebut, melihat ke arah dua sosok yang masih berada di halaman gedung itu.
"Waah..., kalian sudah makin berkembang juga." dengan penuh keterkejutan remaja itu menatap sosok Pohon Suci dan Boa Moo.
Kedua sosok itu terlihat gembira melihat Yuang Fengying sudah keluar dari gedung Pagoda dan kini menyapa kedua nya.
"Saatnya kita pergi, Yuang Fengying melambai tangan nya," memasukkan dua sosok tersebut ke ruang jiwanya.
Jika pohon suci selalu kembali ke ruang jiwa, maka berbeda dengan Boa Moo, Griffin itu bisa kembali ke ruang jiwa atau ke dalam kantung penyimpanan khusus binatang, bersama daging daging hewan buruan.
**
Pria tua sudah keluar dari alam Peta Dimensi, menghilangnya buronan yang di jebak nya di alam itu masih menimbulkan tanya yang belum ada jawaban hingga saat ini.
Para budaknya yakni Zuo, Zing dan Zang sudah sedikit pulih saat di tinggalkan nya.
Alam Peta Dimensi sudah sedikit di perbaiki oleh pria tua itu berkat biji biji ajaib dari tumbuhan yang di miliki lelaki tersebut.
Saat ini pria itu tengah menuju kembali ke markasnya, anak buah yang masih tersisa tinggal dua orang saja yakni Li Chung dan Maoyin.
"Eh.." pria tua itu kaget.
"Bajingan itu masih berada di Peta Dimensi?."
Nampak nya pria tua tersebut merasakan kehadiran Yuang Fengying kembali, saat ini remaja tersebut sudah keluar dari Pagoda Dewa.
___________
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya...