
"GROOOAAR..!."
Lengkingan Griffin yang marah karena seranganya mampu di tangkis Yuang Fengying terdengar menggema.
Kembali binatang binatang itu mengejar Yuang Fengying yang sudah terbang menjauh, sambil memeluk bayi Griffin itu.
Seakan tak mau melepaskan Yuang Fengying begitu saja, gerombolan binatang itu terus merangsek dan mengejarnya.
Kejar kejaran terlihat di udara, meski sudah mencoba bergerak secepat mungkin namun kemampuan terbang Yuang Fengying masih kalah jauh dari Griffin Griffin itu.
Griffin Griffin itu sangat kuat, kemampuan mereka setingkat manusia di ranah Bumi, baik bumi dasar, bumi jiwa atau bumi sejati.
Ratusan Griffin itu sangat lah menakutkan, apalagi saat ini mereka menyerang secara membabi buta.
"Menebas Angin Menghadang Badai - Lesatan Kehancuran..!." Yuang Fengying mengarahkan tangannya.
Kini lengan remaja tersebut nampak berpendar dengan kilatan kilatan petir yang memercik di sekitarnya.
Kekuatan alam yang sangat dahsyat seperti tertarik dan berputar di sekitar lengan itu.
Lalu Yuang Fengying melempar tangannya ke depan.
Gelombang kekuatan yang sangat kuat disertai dengan kilatan petir yang mampu menghancurkan apapun menerjang ke arah Griffin Griffin tersebut.
BLAAAR...! BLAAAR...!.
Lesatan serangan itu menerjang Griffin Griffin yang mengejar Yuang Fengying, setiap mengenai badan binatang binatang legenda itu tercipta sebuah ledakan yang mampu menghancurkan apapun.
Namun mereka itu bukan binatang biasa, Griffin itu memiliki kekuatan yang di luar nalar, bahkan selain memiliki kekuatan kekebalan, mereka juga memiliki daya pulih yang sangat cepat.
"Sial, sungguh kuat Griffin Griffin ini.''
Yuang Fengying sudah mulai kehabisan tenaga, bertarung begitu lama dengan sosok yang tak mudah di hancurkan membuat nya kelelahan, meski banyak juga pemahaman yang makin di pahami.
Kembali Yuang Fengying mengangkat tangan nya, memusatkan kekuatan dan menarik unsur elemen angin dan air, menciptakan ratusan pisau pisau sebesar telapak tangan.
"Menebas Angin Menghadang Badai - Lesatan Kehancuran..!."
Kini ratusan pisau dengan elemen unsur air dan angin melesat sangat cepat menghujani binatang binatang yang mengejarnya itu.
CRAAK.. CRAAK....
__ADS_1
Meski pisau pisau ciptaan Yuang Fengying sangat kuat, namun itu tak mampu menembus badan Griffin, hanya mampu menggores dan menancap di tubuh makhluk tersebut.
Sungguh kekuatan fisik yang luar biasa.
"Terpaksa aku menggunakan Sabit Dewa, karena kalian memaksa..!." Yuang Fengying mengeluarkan senjata ajaib itu dari ruang penyimpanan nya.
Aura dari senjata itu langsung terpancar, membuat langit serasa bergetar.
Kilatan cahaya terpancar dari Sabit Dewa yang ada di genggaman Yuang Fengying.
Beberapa Griffin sesaat terdiam di tempatnya, mereka hanya bergerak memutari dan mengurung Yuang Fengying tak lagi agresif menyerang.
"Hmm, binatang ini cukup pintar, mereka tak lagi gegabah tapi penuh kewaspadaan, tak seperti para elang pemakan bangkai itu."
"Jika kalian masih terus mengejar ku, maka aku gunakan senjata ini untuk mengorek isi tubuh kalian..!." teriak Yuang Fengying, sambil mengangkat Sabit Dewa, seperti bersiap untuk melempar nya.
Griffin Griffin dewasa itu seperti di komando mulai sedikit mundur, hingga beberapa ratus meter jarak nya, namun masih mengepung dan melingkupi Yuang Fengying.
Mereka seperti menunggu sesuatu.
Benar saja, tak lama kemudian setitik cahaya melesat dengan kecepatan sangat cepat, datang ke tempat itu.
Kekuatan yang di tampak kan oleh makhluk itu sungguh mampu menekan apapun, kekuatan nya setingkat dengan manusia yang berada di ranah kultivasi 'Kuasa Sejati' atau puncak kekuatan di benua Tanah Tengah.
Saat pemimpin Griffin itu datang, semua binatang itu sedikit merunduk, mereka begitu menghormati sosok Raja tersebut.
"Ada apa ini..!, mengapa kau mengacau di wilayah ku..!." sebuah suara langsung menembus pikiran Yuang Fengying.
Remaja itu tercekat Griffin itu bisa bicara?, baru pertama kali ini dia berinteraksi secara langsung dengan jenis binatang yang mampu berbicara, setelah manusia beruang dari ras binatang iblis di Gua Salju Utara.
Jika manusia beruang masih ada sosok manusia nya, jadi tak heran di berbicara, namun ini Griffin yang jelas jelas sosok binatang legenda.
"Aku tak mengacau disini..!." Yuang Fengying menjawab dengan sedikit bergetar, pemahaman tentang dunia luas memang masih terbatas.
"Aku hanya menyelamatkan bayi kalian, dari kekejaman kalian sendiri." Yuang Fengying menunjuk bayi Griffin yang ada di gendongan nya dengan sorot matanya.
"Kurang ajar...!!, manusia memang suka ikut campur urusan yang lainya." Pemimpin Griffin itu mengumpat dan mendengus kesal.
Binatang memang memiliki aturannya sendiri, 'hukum rimba' jelas berlaku bagi mereka.
Mereka bahkan akan memakan anak anak yang terlahir cacat untuk mendapatkan keturunan yang dianggap lebih baik.
__ADS_1
Anak mereka yang tak sempurna akan di bunuh, mereka hanya ingin mendapatkan generasi penerus yang kuat.
"Bukan ikut campur, tapi aku ingin melindungi nya, akan membawanya pergi dari wilayah kalian jika memang bayi ini tak di harapkan di sini."
Raja Griffin mendengus kesal, namun senjata yang masih di pegang Yuang Fengying membuat binatang binatang itu sangat waspada.
Aura kematian yang terpancar dari Sabit Dewa terbukti cukup mampu menahan koloni itu waspada.
"Pergilah...!, jangan sampai aku melihat mu dan bayi sampah itu lagi ada di wilayah ku..!." Raja Griffin itu berkata sebelum akhirnya mereka pergi dari sana bersama ratusan Griffin di belakang nya.
Yuang Fengying mengangguk, lalu berbalik dan pergi meninggalkan tempat tersebut.
Remaja itu terbang dengan cepat, agar segera jauh dari wilayah gunung Naga.
**
Saat ini Yuang Fengying sudah tiba di hutan yang ada di antara dua gunung.
"Aku harus memulih-kan diri, bertarung dengan para Griffin cukup menguras tenaga ku."
Sesaat Yuang Fengying melihat bayi Griffin yang kini sudah membuka matanya.
Seperti ingin mengucapkan terima kasih, bayi Griffin dengan wajah ikan hiu itu menjilat jilat lengan Yuang Fengying yang terkena cakar Griffin dewasa saat bertarung tadi.
Meski fisik Yuang Fengying sangat kuat dengan tubuh 'Penguasa' nya, namun bertarung dengan makhluk kuat yang lain, tetap saja timbul luka di sana.
Yuang Fengying sungguh terkejut, beberapa luka di tubuhnya langsung sembuh saat bayi Griffin itu menjilatinya.
"Hah .!, kau memiliki kemampuan seperti ini?." Yuang Fengying tertawa senang, binatang yang di anggap sampah oleh kelompok nya, mampu melakukan sesuatu keajaiban baginya.
Griffin sebesar kucing dewasa itu mendusel dusel badan Yuang Fengying setelah melakukan tugas nya.
Yuang Fengying kembali tertawa, mengelus binatang itu dengan penuh kasih sayang. "Baik, baik..aku berterima kasih padamu juga, sekarang kau akan ku beri nama Boa moo."
"Makanlah," Yuang Fengying meletakan segumpal daging dari elang pemakan bangkai di telapak tangan nya, dan dengan cepat binatang itu melahap hampir seluruh daging yang sebesar tubuhnya.
Yuang Fengying kembali terpana dengan nafsu makan binatang tersebut.
____________
Jangan lupa dukungannya...
__ADS_1