
Kelompok pangeran mahkota sudah berada di dekat lembah yang juga memancarkan aura kuat.
Rupanya bukan hanya puncak bukit saja yang memancarkan aura kuat, lembah itu juga memancarkan kekuatan yang cukup membuat para pencari harta Karun warisan menjadi serakah dan tertarik untuk menjelajahinya.
"Ini lembah Kabut Pelangi, jika lembah ini menampakkan aura dan warna pelangi seperti ini, berarti ada warisan harta karun yang telah muncul di sini." Long Duan menjelaskan kepada yang lainnya.
Warisan adalah sebuah kekuatan yang berasal dari masa lampau peninggalan dari tokoh tokoh terdahulu, bisa berupa senjata, jurus atau seni ketrampilan berperang atau artefak dan tanaman herbal lainnya.
Warisan terkadang tersembunyi dan akan muncul dalam waktu waktu tertentu, bahkan ada warisan yang secara berkala muncul dalam beberapa hitungan tahun sekali.
"Apakah warisan yang ada disini lebih hebat daripada di puncak gunung logam?." pangeran mahkota bertanya.
Long Duan menggeleng, "Belum ada yang bisa memastikan itu, bisa saja warisan yang ada di sini lebih hebat dari yang ada di puncak."
"Ayo kita datangi lembah Kabut Pelangi ini, semoga saja banyak yang kita dapatkan di sini." Long Duan memimpin rombongan tersebut, di ikuti sang Pangeran mahkota, pria memakai baju zirah keemasan dan seluruh prajurit yang mengiringi.
**
"Apa ini??." Yuang Fengying merasa terlempar keluar dari sebuah cahaya yang tercipta dari sorotan sebuah cermin.
Cermin itu tergeletak miring di sebuah ruangan, dan menyorot ke dinding yang ada di depannya.
Sorotan cermin yang menampilkan perwujudan seperti kabut putih tipis dengan cahaya terang itu adalah portal lorong dimensi pemindah.
Dari sana lah Yuang Fengying keluar.
"Apa karena kekuatan yang ada disini, hingga aku terlempar dan di tarik ke tempat ini?." Yuang Fengying mulai merasakan sebuah kekuatan yang terpancar di tempat tersebut.
Yuang Fengying menatap cahaya yang di sorotkan oleh cermin tersebut, kemudian tatapan nya jatuh ke cermin yang tergeletak miring sembarangan.
"Apakah ini cermin yang bisa memindahkan sesuatu? seperti mampu menciptakan portal dimensi pemindah?," Yuang Fengying pernah membaca ada artefak pemindah semacam itu.
"Ya mungkin seperti itu."Sebuah senyum tercipta di bibir Yuang Fengying.
Surga nampak nya benar benar berpihak kepada nya, mengantarkannya kepada artefak yang sangat berharga.
Yuang Fengying berniat menggapai cermin tersebut, namun tiba tiba muncul sebuah sosok dari cahaya membentuk tubuh manusia transparan.
"Apa..!, tempat ini di jaga oleh jiwa penjaga?."
Sosok transparan itu menatap Yuang Fengying dengan acuh tak acuh.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan bocah?." tiba tiba sosok transparan itu berkata dengan suara yang terdengar begitu dalam dan berat.
"Aku ingin mendapatkan cermin itu."
Sosok transparan itu menatap Yuang Fengying kembali, terlihat raut tak suka dari tatapan tersebut.
"Memang nya kamu pantas mendapatkan ini?, jika bukan karena kau mampu masuk ke dalam kabut hutan larangan kau tak akan ku tarik kesini."
Nampak nya, memasuki kabut hutan larangan adalah ujian bagi seseorang yang berniat baja, atas imbalan kemampuan itu maka seseorang akan di lempar ke tempat tempat yang ada WARISAN nya.
"Ambilah benda benda lainnya, tapi jangan cermin ini."
"Aku menginginkan cermin itu..!." Yuang Fengying bersikeras dengan sangat, menurutnya akan sangat bermanfaat jika memiliki benda tersebut, jauh lebih hebat dibanding alat transportasi apapun, meski sejujurnya dia belum bisa mengetahui bagaimana proses cara kerjanya.
"Dasar serakah...!,"sosok cahaya transparan itu mengumpat.
Yuang Fengying menatap jiwa penjaga, sebuah kekuatan yang luar biasa bagi sosok yang mampu menciptakan jejak keinginan membentuk sebuah jiwa penjaga pada harta warisan seperti ini.
"Coba saja jika kau mampu mendapatkan nya." Jiwa penjaga nampak memberikan tantangan.
"Baik, aku coba..!," Yuang Fengying meloncat mencoba meraih cermin yang seperti tergeletak sembarangan tersebut.
DEEERR...!
Tubuh anak itu terpental, seperti menabrak sebuah penghalang yang tak terlihat.
Jiwa penjaga terlihat tersenyum masam, melihat Yuang Fengying yang tak akan mampu melewati perisai cahaya yang ada di sana.
Perisai cahaya itu adalah segel formasi pengaturan penjagaan yang terhebat, selama ini tak ada yang bisa melihat cahaya di dalam cahaya, bukan?.
"Ha..ha... lakukan apa yang mampu kau lakukan, tapi aku ingatkan jika kau memiliki waktu di sini, sebelum kau ku lemparkan kembali ke asalmu." Jiwa penjaga tertawa meremehkan.
Memang Yuang Fengying hanya memiliki waktu setengah hari, sebelum secara otomatis akan kembali ke asalnya.
Yuang Fengying tak menjawab apapun, dia mengaktifkan kekuatan visualisasi nya, membuat matanya berpendar.
Begitu dia mengaktifkan mata itu, bola cahaya Jiwa Pagoda Dewa juga ikut bersinar dan menyinari ruang jiwa dengan lebih kuat, akibat nya badan Yuang Fengying kini sedikit berpendar seluruh nya.
Dengan mode seperti itu Yuang Fengying kini mampu melihat pembatas tipis yang melingkupi cermin tersebut, sebuah sinar yang membentuk jalinan dan mengurung cermin ajaib.
Jiwa penjaga sedikit terkejut, melihat mode yang di aktifkan dari tubuh Yuang Fengying.
__ADS_1
"Penguasa Cahaya?."
"Aku akan mengambil cermin..!," Yuang Fengying mengulurkan tangannya, melewati celah celah cahaya di sana.
Kali ini jiwa penjaga tak lagi berkata apapun, seakan memang dia membiarkan itu terjadi.
Taap..!
Yuang Fengying menangkap cermin tersebut.
Jeng... jeeng...
Begitu cermin itu berhasil di pegang nya, benda itu langsung berubah menjadi semacam gelang giok yang langsung membelit tangan Yuang Fengying, kemudian seperti menyelaraskan diri benda itu seakan menjelaskan cara kerja dan fungsi nya, kepada pemilik barunya.
Hati Yuang Fengying langsung melonjak dengan sangat gembira, sebuah senjata pendukung yang sangat hebat telah dia miliki.
Selama ini dia tak pernah memiliki senjata apapun, hanya artefak pendukung seperti topeng Perak Raja Setan dan baju Zirah Bayangan Malam, yang bahkan hingga kini belum di manfaatkan.
Yuang Fengying kini makin tampan dengan gelang giok cahaya di pergelangan tangan kanannya, sedangkan di lengan atas ada artefak penyimpanan yang berupa gelang lengan, selain juga beberapa cincin penyimpanan.
Yuang Fengying kini sudah keluar dari ruangan dimana dirinya tadi ber-teleportasi.
Kini anak itu bahkan memiliki artefak pendukung, sebuah gelang yang sebenarnya cermin pemindah antar ruang, cukup membuka tangan nya dengan niat tertentu, maka akan tercipta seberkas cahaya yang akan bisa di lewati nya untuk menuju tempat lain.
"Rupanya aku berada di sebuah gua."
Yuang Fengying menatap sekeliling nya, dia ternyata keluar dari salah satu ruang yang ada di dalam gua.
Gua itu ternyata memiliki beberapa ruang lainnya.
**
"Pangeran mahkota tak bisa segera menyusul kita, lebih baik kita berusaha menyingkirkan koloni binatang binatang itu terlebih dahulu." Tan Yoengsan kini mulai memimpin kelompok tersebut, setelah tiga kelompok lain yang di sebar ikut bergabung dengan nya.
Rombongan pangeran mahkota memang terdiri dari ratusan orang dan di bagi dalam lima kelompok, dan kini tiga kelompok lain sudah bergabung dengan kelompok Tan Yoengsan, hanya tinggal kelompok pangeran mahkota yang masih berada di wilayah lain karena juga sedang berburu harta Karun di sana.
Ratusan orang itu bergerak maju, selain kelompok Tan Yoengsan, kini beberapa kelompok lain juga mulai mendekat ke arah gua yang terlihat memancarkan kekuatan itu.
__________
Jangan lupa dukungannya..
__ADS_1