Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
192. Sebab Penyebab ( membahas bentang alam)


__ADS_3

Yuang Fengying meninggalkan tempat itu setelah mengambil tas penyimpanan pria berbaju totol totol.


Senyum terpancar dari remaja tersebut, saat ini harta nya semakin banyak.


Baru beberapa saat dia melesat, sebuah bayangan terlihat mengikuti nya dengan jarak yang terjaga.


Yuang Fengying lalu berhenti dan berbalik, saat ini dia ingin menghadang sosok yang masih melesat mendekatinya.


"Hmm, rupanya kau..?." Yuang Fengying merasa mengenali sosok tersebut, yakni pria dengan topeng seram.


"Apa kau juga ingin bertarung melawanku?." tanya Yuang Fengying saat sosok itu kini sudah berada dalam jarak seratusan meter darinya.


"Ha..ha... mana berani aku mengahadapi mu nak, aku hanya penasaran dengan dirimu."


"Penasaran?, dengan diriku..?."


"Benar, aku penasaran dengan keluarga mu," kata pria dengan topeng seram tersebut. "Dari keluarga Ying mana kau berasal."


"Cck, mengapa kau ingin tahu?, bukankah plakat Keluarga Ying sudah mewakili identitas ku di keluarga itu?."


Identitas plakat tak akan mudah dicuri karena sebelum plakat itu di aktifkan sudah terikat kontrak darah dengan pemilik nya.


Jika plakat itu di curi orang lain maka warna nya tak akan sama lagi dengan aslinya, semua orang tahu tentang itu.


Kecuali pelaku pencurian itu mungkin master ahli struktur segel formasi yang memiliki spesialisasi dalam pemalsuan dan penyamaran, mungkin itu baru berhasil memalsukan plakat Keluarga seseorang.


"Aku juga punya plakat itu." Pria itu melempar sebuah plakat ke arah Yuang Fengying.


Remaja itu menangkap benda itu dan cukup terkejut, "Kau juga anggota keluarga Ying?."


"Ya aku memang anggota keluarga Ying."Pria dengan topeng seram terlihat bersuara dengan lesu."Makanya aku bertanya dari keluarga mana kau berasal nak?, aku malu dengan dirimu."


Yuang Fengying terdiam sesaat, sesungguhnya dirinya bingung karena memang dia hanya anak angkat dari anggota keluarga inti yakni tuan Ying Xue Yu, atau tuan Ying kedelapan belas.


"A..aku hanya anak angkat keluarga Ying." Yuang Fengying sedikit gugup saat ini, jujur saja mengakui menjadi keluarga Ying di depan anggota keluarga asli sungguh memalukan sesungguhnya.


"Anak angkat?, anak angkat siapa?."


"Tuan Ying Xue Yu."


"Aah.., k..kau Yuang Fengying?, benar kau Yuang Fengying kan nak?." terdengar pria dengan topeng seram itu terdengar gembira.


"Kau tahu tentang ku?." Yuang Fengying sejenak terpaku, tak menduga namanya akan setenar itu di keluarga Ying.


"Ha..ha.. tentu saja nak, kau telah menyelamatkan ayahku, juga membantu keluarga Ying cabang."

__ADS_1


"Ayah?."


"Ya.. aku Ying Zhi Dao atau orang orang memanggil ku Ying ke sembilan belas, dan Patriark Ying tentu saja ayah ku..he.. he..." pria itu lalu membuka topeng seram nya.


Terlihatlah wajah yang memang mirip dengan Ying Xue Yu, atau tuan Ying ke delapan belas namun tampak lebih muda.


"Mengapa tuan Ying ke sembilan belas melakukan ini?."


"Panggil saja aku paman ke sembilan belas, jangan tuan.. aku tak pantas di panggil tuan oleh seseorang yang hebat seperti mu nak." kata pria itu sambil tersenyum,


"Menjadi kawanan rampok? maksudmu?."


"Benar, mengapa paman ke sembilan belas melakukan itu?."


"Panjang ceritanya, yang pasti ini mandat dari Patriark keluarga Ying untuk penyamaran."


"Kamu tahu sendiri kan bagaimana situasi saat ini?."


Yuang Fengying mengangguk, dunia tengah kacau saat ini, bahkan serangan dari orang orang dunia lain sungguh menghancurkan semuanya.


"Ya paman, aku bahkan sudah bertarung dengan salah satu pemimpin kelompok yang telah menghancurkan Lembah Tiga Puncak, sebelum bertemu dengan kelompok kalian."


"Apa..!?, kau bertarung dengan kelompok itu?."


Ying Zhi Dao menggeleng kan kepala nya seperti tak percaya. "Kau sungguh berani nak, mereka kelompok yang menakutkan."


"Sebenarnya mereka itu kelompok apa? dan ada niat apa di wilayah kita ini paman?."


Ying Zhi Dao mengembuskan napas nya, "Sebaiknya kita mencari tempat untuk berbicara, kita tidak mungkin terus terbang sambil bercakap cakap, bukan?."


Yuang Fengying mengangguk dan tersenyum kikuk.


**


Saat ini kedua orang itu sudah duduk di bawah pepohonan yang sangat rindang.


Dengan di temani makanan yang mereka keluarkan dari tas penyimpanan keduanya berbincang bincang.


"Apakah kamu tahu tentang bentang alam kita?." Ying Zhi Dao mulai bertanya kepada Yuang Fengying, karena masih sangat muda pastinya remaja itu tidak tahu banyak, itu menurut pria paruh baya itu.


"Ya," jawab remaja itu.


"Coba sebutkan."


Yuang Fengying lalu menyebutkan jika tempat mereka di sebut Benua Tanah Tengah, itu berdasar letaknya.

__ADS_1


Lalu ada benua Tanah timur, barat, Utara dan Selatan.


Di benua Tanah Tengah juga di bagi beberapa wilayah kerajaan, dan Yuang Fengying menyebutkan kerajaan apa saja yang ada di benua tersebut, lalu menyebutkan kekuatan kekuatan lain termasuk salah satunya keluarga Ying.


Ying Zhi Dao tercengang, tak percaya dengan semua pengetahuan yang dimiliki Yuang Fengying, sangat jarang orang memiliki wawasan luas seperti ini, apalagi anak seusia Yuang Fengying.


"Luar biasa kamu nak, terus apalagi yang kau ketahui?."


Yuang Fengying menarik nafasnya, "Sesungguhnya benua Tanah Tengah bukanlah sebuah benua yang sesungguhnya, tapi hanya sebuah wilayah kecil atau pulau di sebuah kawasan benua yang sesungguhnya.


Ying Zhi Dao makin terbelalak matanya, "Kau juga tahu itu?."


"Hmm, sedikit," sahut Yuang Fengying sambil tersenyum kecil.


Lalu Yuang Fengying menyebutkan apa nama benua seperti yang di sebutkan oleh Ming Tse pemimpin para kurcaci suku Kulit Biru.


"Hebat..hebat nak, kau sungguh mengagumkan," Pria paruh baya itu tersenyum, bertepuk tangan dan memuji remaja itu.


"Itu hanya wawasan bentang alam yang pernah ku dengar paman, namun sedikit pun aku tak memiliki pengetahuan lain selain itu."


"Itu sudah luar biasa, tak semua orang tahu tentang ini, apa kau juga tahu tingkatan kultivasi?."


Yuang Fengying mengangguk, "Sesungguhnya Kuasa Sejati bukanlah tingkatan tertinggi, namun masih ada tingkatan tingkatan lagi yang kita bahkan tak pernah membayangkan," lalu remaja itu menyebut tingkatan kultivasi setelah Kuasa Sejati seperti yang di ketahui nya.


Ying Zhi Dao tertawa lagi, "Gila kau nak, kau sungguh tahu masalah ini juga?."


"Hanya itu saja paman, selainnya aku tak tahu lagi."


"Ya itu juga yang paman ketahui sampai saat ini," lelaki itu juga berkata demikian.


Mereka mengambil makanan yang berupa roti keras dengan daging dendeng yang biasa di bawa para kultivator, lalu memakannya dengan lahap.


"Mengapa aku bertanya semua ini?, Karena ini ada hubungan nya dengan permasalahan yang terjadi akhir akhir ini."


"Maksud paman?."


"Kekuatan yang menginvasi tempat ini berasal dari benua lain, dan mereka sangat kuat, kultivasi nya berada di atas Kuasa Sejati."


"Mengapa mereka menginvasi tempat kita, bukankah menurut ilmu bentang alam, wilayah ini hanya sebuah tempat yang kecil?."


"Ada sebuah warisan dari Dewa nya para Dewa di tempat ini." kata Ying Zhi Dao membuat Yuang Fengying terbelalak karena terkejut.


__________


Jangan lupa dukungannya

__ADS_1


__ADS_2