Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
205. Pusaka?


__ADS_3

Senyum terkembang di bibir Yuang Fengying dan juga Ying Zhi Dao, setelah berhasil menghancurkan para Golem Penjaga itu.


"Akhirnya.." Ying Zhi Dao tersenyum lebar.


Mereka menatap gumpalan tanah yang kini hampir menutupi tempat tersebut.


"Kita lihat ada apa di dalam gua paman."


"Baik, pasti ada sesuatu yang berharga hingga di jaga sedemikian rupa."


Dua orang itu memasuki gua tanpa menyadari jika ada dua pasang mata kini mengawasi dan mengikuti keduanya dengan sembunyi sembunyi.


Saat ini di dalam gua, tampak dua orang masih menyusuri kedalaman tempat itu, mereka terus masuk dan masuk lebih ke dalamnya.


Gua yang berada di bawah wilayah pecahan istana monster tersebut memang sangat mencurigakan dengan adanya pengawalan dari puluhan para Golem.


Makin ke dalam ternyata gua itu makin lebar.


Yuang Fengying jadi teringat dengan gua di wilayah Utara dimana dirinya mencari bunga salju tujuh jiwa, gua yang juga luas hingga berkilo-kilo meter luas wilayah nya.


"Nampak nya ini reruntuhan kuno." gumam Yuang Fengying sambil melihat sekeliling nya, di sekitar nya terlihat bekas bangunan yang berserakan.


Ying Zhi Dao tak bisa menyembunyikan ketakjuban nya, melihat bekas bangunan yang ada di sana. "Ya benar, ini bekas bekas sisa peradaban yang entah ada pada zaman apa?."


Mereka terus memasuki wilayah itu.


"Nampaknya ini bekas pemukiman, melihat dari sisa reruntuhan nya, seperti rumah rumah penduduk." Yuang Fengying menatap sekeliling dan memeriksa nya


"Ya, namun melihat bekas bangunan nya serta material penyusunnya ini sangat kuno." sahut Ying Zhi Dao.


"Ini peradaban kuno, aku bisa memastikan itu." Ying Zhi Dao mengambil sisa batu bata material bangunan tersebut sedikit menimang nimang di tangannya.


Yuang Fengying mengikuti tindakan Ying Zhi Dao, "Eeh..?!."


Begitu Yuang Fengying menimang material itu, tiba tiba terasa ada getaran di tangannya, seakan benda itu memberikan petunjuk untuk lebih memasuki wilayah tersebut.


"Ada apa ini?, mengapa seperti ada yang menarik ku ke arah sana." Yuang Fengying menatap ke arah kedalaman gua yang saat ini masih gelap dan lembab.


Remaja itu mengaktifkan kekuatan visualisasi nya, dari hasil pemindaian matanya di lihatnya sebuah sinar biru kehijauan berada jauh di kedalaman gua itu.

__ADS_1


**


"Ah.. tak ku sangka, di tempat seperti ini bisa kita temukan sebuah lokasi yang menakjubkan." Bong mengirimkan transmisi suara kepada Roa.


Dengan komunikasi seperti ini, hanya mereka yang mampu mendengar percakapan itu.


Percakapan dengan transmisi suara bisa di lakukan oleh orang orang yang sudah berada di tingkatan kultivasi Kuasa Sejati.


"Benar katamu.., aura spiritual di sini melebihi di alam luar tadi." Roa menyahuti rekannya tersebut.


"Nampak nya di sana ada aura yang lebih kuat lagi."


"Ya, benar."


Mereka berdua menatap ke arah yang lebih dalam lagi di mana saat ini Yuang Fengying dan Ying Zhi Dao tengah berjalan kearah sana.


"kita ikuti saja mereka, biarkan dua bajingaan itu menemukan sesuatu dan berhadapan dengan sesuatu pula..he..he.."


"Benar juga ..he..he."


Mereka masih tetap mengikuti dan menyembunyikan diri, menunggu saat yang tepat untuk muncul.


Dengan cara seperti ini akan membuat keduanya lebih minim resiko, seperti tak perlu bertarung tapi bisa ikut masuk ke dalam gua contoh nya.


**


Makin dekat ke lokasi pancaran cahaya biru kehijauan pemandangan sekitar makin terasa terang benderang.


Pencahayaan itu di dapatkan dari jutaan batu kristal yang menempel di dinding dan lantai gua tersebut lalu memancarkan cahaya nya.


Bukan cahaya yang terang menyorot tapi seperti lampu, tapi ini lebih redup namun cukup terang benderang.


Keduanya makin mendekat kearah reruntuhan bangunan yang di bangun di tempat yang lebih tinggi dari lainnya.


Bangunan itu mungkin reruntuhan hunian milik pemimpin wilayah tersebut, karena bentuknya berbeda dengan bangunan sekitar nya.


Reruntuhan itu lebih luas dan materialnya lebih bagus lagi.


Selain itu bentuk bangunan yang tersisa juga masih menampakkan kemewahan tempat itu sebelum nya.

__ADS_1


"Fengying..lihatlah, nampaknya semua cahaya yang ada di tempat ini bersumber dari sana." Ying Zhi Dao menunjuk ke arah altar di bekas reruntuhan itu.


"Apa itu yang ada di atas altar ?."


Terlihat sebuah kotak transparan tergeletak begitu saja di atas altar tersebut.


Itu kotak kristal transparan memancarkan cahaya dari benda yang ada di dalam nya dengan warna warni, lalu dari cahaya itu di pantulkan ke arah kristal yang ada di dinding, dan menyebar seluruh gua.


"Oh jadi sumber utama cahaya di sini, berasal dari dalam kotak itu." Yuang Fengying kini memahami sesuatu.


"Ya, itu benar Fengying."


"Benda apa yang mampu membuat tempat ini menjadi seterang ini?." remaja itu masih mengusap usap lehernya, "Seperti nya sebuah senjata pedang dengan aura cahaya."


Semetara di balik bongkahan batu dua sosok terlihat mengendap endap, keduanya menekan aura keberadaan nya sedemikian rupa hingga Yuang Fengying dan Ying Zhi Dao tak menyadari nya.


"Apa itu?." Bong kembali berkomunikasi menggunakan transmisi suara, yang hanya bisa di tangkap oleh Roa.


"Seperti nya itu senjata, jika memang benar demikian, maka kita harus berebut dari para bajingaan itu."


"Ya, setuju dengan mu."


Altar tempat kotak kristal transparan itu berada beberapa meter dari orang orang yang ada di sana, makin mendekati tempat tersebut kembali ada penolakan berupa tekanan kekuatan yang tak kasat mata.


"Hmm, tempat ini di pasangi segel formasi pengaturan penjagaan, akan sulit kita mendekat." Ying Zhi Dao mulai mengeluh.


Lalu pria itu menoleh ke arah Yuang Fengying, "Bukankah kau ahli struktur pengaturan?."


Yuang Fengying mengangguk kecil, "Jika aku beruntung, maka aku bisa memecahkan nya paman, namun jika tidak aku tak bisa apa apa." sambil menatap mencari kelemahan dari Segel formasi penjagaan di tempat itu.


Pada saat Yuang Fengying dan Ying Zhi Dao tengah mengamati kotak kristal transparan yang berada jauh di tengah altar, tiba tiba dua bayangan melesat di sisi lainnya.


"Ha..ha.. pusaka itu akan menjadi milik kami, kalian berdua pergi lah," dengan sombong Bong berseru dan memberikan klaim nya atas temuan benda tersebut.


Roa hanya menatap tajam dengan penuh ancaman kepada Yuang Fengying dan Ying Zhi Dao.


"Bagaimana bisa?, kami yang menemukan tempat ini, lalu menaklukan para penjaga di sini, setelah para penjaga sirna lalu kalian datang dan mengusir kami?." Yuang Fengying menyahut dengan mencibir dua orang tersebut.


"Keras kepala..!, itu demi keselamatan nyawa mu bocah, jika kau mau menyadari itu." Roa mendengus kesal, menatap dua sosok di depannya dengan meremehkan.

__ADS_1


___________


Jangan lupa dukungannya....


__ADS_2