Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
161. Kehebatan Cincin Giok Cahaya


__ADS_3

Yuang Fengying sudah di kepung oleh tiga orang yang secara kultivasi semua berada di atasnya.


Pria tinggi besar dengan kepala plontos yang sudah pulih, kini terlihat hati hati dan penuh waspada.


Laki laki botak itu tak ingin kembali di kalah kan dengan mudah, dia sungguh malu setelah kejadian dirinya di hajar oleh remaja ingusan dengan kultivasi di bawahnya beberapa saat lalu.


Iblis Ungu yang belum pernah bersinggungan langsung dengan Yuang Fengying, terlihat berkobar kobar niatnya untuk bertempur melawan remaja tersebut.


Manusia Iblis itu sangat percaya diri, jika dirinya sanggup mengalahkan bocah berandalan di depan nya dengan mudah.


"Kali ini kau berakhir di sini..he..he.," iblis ungu terlihat senang akhirnya bisa mengurung buruannya, sosok iblis yang tinggi besar dengan sepasang tanduk kerbau di dahinya itu terlihat serius dan merentangkan kedua tangannya.


Sebuah kabut asap ungu mulai menguar dari badan sosok tersebut, menyebar hingga memenuhi area yang sangat luas.


''Kau tak akan bisa kemana mana lagi..ha..ha...!." sebuah suara terdengar di tengah kabut, suara dengan tawa yang menakutkan itu serasa memasuki telinga dan pikiran orang yang di tuju nya.


Tawa nyaring dan melengking yang terdengar mengerikan makin mengguncang jiwa seseorang karena itu adalah sejenis serangan jiwa.


Bagi siapa saja yang terlena pastinya akan terpengaruh dan terbawa ke alam ilusi yang kini sudah di bentuk iblis ungu.


Dalam kabut ungu yang tak terlalu tebal namun juga tak tipis itu pria dari benua lain dan pria tinggi besar dengan kepala plontos sudah terlihat mulai mengerahkan kekuatan nya, jika ada kesempatan dua orang tersebut tinggal menghantam kan serangannya.


"Hmm.., iblis itu berniat menjebak ku dalam alam ilusi nya." Yuang Fengying bergumam pelan, namun remaja itu masih terlihat tenang, kekuatan Jiwa yang di miliki juga tak kalah dari Iblis Ungu, bagaimana pun setelah membuka kultivasi, serta membangkitkan tujuh unsur elemen dalam tubuh nya, kekuatan jiwa remaja itu juga turut menguat, di tambah lagi dengan pancaran cahaya dari Bola kristal Pagoda Dewa dan Kristal Pelangi membuat kekuatan jiwa remaja tersebut tak tertandingi di benua ini.


Saat ini di tempat tersebut seperti berganti alam, mereka berempat berada di sebuah alam luas dengan aura gelap di sekeliling nya.


"Kau berada di ilusi dunia ungu," Iblis Ungu berkata pelan, meski perkataannya pelan jika itu menimpa orang lain pasti akan menggigil ketakutan. "Di sini aku lah yang berkuasa..."


Karena ilusi dunia ungu adalah alam domain yang di ciptakan iblis itu, maka iblis ungu adalah tuan dan Dewa di tempat itu, Yuang Fengying tahu akan hal itu.


"Musnah kau..!." Iblis Ungu mengayunkan tangannya, lalu dari tipisnya asap ungu muncul tangan tangan dengan cakar tajam mulai bergerak mencoba meraih tubuh Yuang Fengying.


Sementara itu Pria dari benua lain juga sudah menyiapkan serangan yang tak kalah menakutkan nya. Di dua lengan pria itu sudah tercipta cincin cincin angin dengan balutan api yang bergerak berputar putar dan siap di lepaskan.

__ADS_1


Di sisi lain pria tinggi besar dengan kepala plontos juga sudah memutih kedua lengannya, nampak nya unsur logam yang di miliki nya sudah di aktifkan.


Yuang Fengying kini terfokus ke arah Iblis Ungu terlebih dahulu, serangan ilusi Jiwa yang saat ini menyerangnya adalah domain iblis tersebut, di domain itu tentu saja Iblis Ungu yang terkuat, meski tak memungkiri lawan yang lain juga kuat, karena dua rekan iblis ungu itu tak di tekan dan di batasi kekuatan nya di alam ciptaan iblis ungu itu.


JREEENG..


Yuang Fengying mulai memberikan perlawanan, alam ungu yang semula terlihat begitu menguntungkan ke tiga sosok itu, kini berlahan mulai tergerus.


Tangan tangan yang membentuk cakar mulai di serang oleh sebuah bayangan pisau kecil yang tiba tiba ikut muncul di dunia tersebut.


"Apa..?!." Iblis Ungu membelalakkan matanya, dunia yang di ciptakan nya seperti di acak acak oleh pihak lain.


Hasil karya yang seharusnya 'hanya' dirinya saja yang menjadi tuan disana, seperti di terabas dan di obok obok pihak lain dengan karyanya.


"Berandalan ini mampu ikut campur di sini..!!?, apakah kekuatan Jiwanya juga kuat?." Wajah Iblis Ungu memucat, tangan tangan yang membentuk cakar dari kabut ungu mulai tertebas oleh pisau pisau yang di ciptakan oleh lawanya.


"Keparaat..!, berandalan tengik ini mampu berkuasa disini..!." Iblis Ungu berteriak agar dua rekannya menyadari itu dan ikut membantu menyerangnya.


"Pukulan Tinju Baja...!.'


Pria dari benua lain meloncat menghantamkan pukulannya, demikian pula dengan pria tinggi besar dengan kepala plontos, sudah mengayunkan lengannya.


Dua serangan mengerikan yang memang tak di batasi oleh kekuatan domain alam iblis ungu melesat dengan ganasnya.


Gelombang serangan yang berujut cincin Angin - Api yang berputar sangat menakutkan dan mampu merusak apapun, menerjang ke arah Yuang Fengying.


Demikian pula dengan lesatan sinar keperakan yang memancar dari pukulan pria botak juga melesat ke arah remaja tersebut, membuat alam seperti berderak.


"Bahaya..!, kekuatan dua orang ini seperti di kuatkan oleh alam ciptaan iblis ini, sedangkan kekuatan ku di tekan," Yuang Fengying sedikit muram. "Jika ini berlangsung terus aku bisa benar benar habis."


Yuang Fengying sejenak ragu untuk bertindak, namun entah dari mana datangnya pemikiran untuk melarikan diri dengan cermin pemindah atau gelang giok cahaya tercetus.


Remaja itu mulai mengaktifkan artefak yang ada di pergelangan tangan kanannya, seperti terkoneksi benda itu langsung memancarkan sinar nya.

__ADS_1


Sinar itu di arahkan oleh Yuang Fengying di depannya, sambil memikirkan sebuah tempat, dalam sekejap saja sinar tersebut memadat membentuk semacam cincin cahaya, dan tanpa membuang waktu Yuang Fengying meloncat ke dalamnya.


JENG...JENG ...


Cincin cahaya menelan sosok Yuang Fengying sebelum cincin itu mengecil dan menghilang.


"Hah..??!!."


Ketiga sosok yang mengepung Yuang Fengying tentu saja terkesiap dan terpana, mereka tak bisa berkata apa apa ketika sosok yang di kepung seperti hilang begitu saja.


"Berandalan keparat ini sungguh tak terduga, dia masih mampu lolos dari kepungan kita...!."


"Sebanyak apa harta artefak yang dimiliki nya, sial aku tak mampu merebutnya."


Ketiga sosok itu hanya mampu mengumpat kesal karena kini sudah tak bisa lagi menemukan jejak keberadaan mangsanya, aura nya benar benar musnah menghilang dari sana.


**


Yuang Fengying seperti di putar, di tarik dan di lemparkan ke sebuah tempat tertentu.


Sebuah tempat yang sejenak terlintas di benak Remaja tersebut.


JREEENG....


"Di mana ini?." Yuang Fengying yang keluar dari cincin cahaya sedikit menoleh kan kepala nya.


Melihat alam sekitar yang serasa tak asing baginya.


"Ini bukan benua Tanah Tengah." gumam remaja tersebut sambil memutar pandangannya meneliti alam sekitar.


__________


Jangan lupa dukungannya

__ADS_1


__ADS_2