Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
43. Memberi Pelajaran


__ADS_3

Yuang Fengying keluar dari toko Pundi Emas dengan hati yang riang gembira.


Bahkan tadi sang penjaga toko sempat memberikan informasi bagaimana cara mendapatkan misi dari tempat tersebut.


Saat ini di tangan kanannya sudah tersemat cincin yang bahkan lebih baik dari yang tadi di tunjukkan oleh sang penjaga, meski harganya juga beberapa kali lipat nya.


Cincin tersebut seluas setengah lapangan bola, dia bisa menyimpan banyak benda benda di sana.


Bukan hanya itu, dengan dia menjual barang di sana dia masih mendapatkan diskon dua puluh persen untuk semua item.


Kini di dalam cincin penyimpanan masih ada koin emas sebanyak 90 biji, 89 koin perak dan 87 Koin perunggu.


"Ha..ha....aku kaya.., ternyata menjadi kuat adalah anugerah."


Di otaknya kini banyak tersimpan berbagai rencana, dia akan menjalankan misi dari dua tempat yang berbeda, yaitu perguruan dan juga toko Pundi Emas.


Barang yang di jual nya ternyata sangat berharga, meski bagi dirinya itu sudah tak berguna, seperti kristal inti binatang ular piton sisik perak dan sisik ular tersebut.


Dengan Yuang Fengying yang sudah menyerap Kristal Inti Perak, kristal inti binatang yang berunsur sama tak lagi berguna sama sekali, istilahnya 'memberi garam di lautan'.


Maka kristal tersebut di jualnya, karena sudah tak berguna, dan ternyata benda itu masih sangatlah mahal.


Yuang Fengying terus berjalan di kota Yinying, berjalan dengan santai kembali ke perguruan Bukit Bayangan yang berada di ujung kota.


"Itu anaknya..!."


Sebuah teriakan terdengar di telinga Yuang Fengying.


Weess.. weesss....


Beberapa bayangan langsung melesat kearah Yuang Fengying.


Nampaknya mereka adalah orang-orang dari keluarga An yang tadi mencibir nya.


"Hei..bocah.. jangan pura pura tuli kau, berhenti..!."


Yuang Fengying langsung menghentikan langkahnya, menatap orang orang yang kini mengitari nya.


Ada sekitar enam orang.


"Mau kemana kau tergesa-gesa.."


Wang yang bernama lengkap An Wang chi menatap remeh Yuang Fengying.


"Minta di hajar ya..," Yong menimpali.


Enam anak tersebut kini makin mendekat, mencoba memindai Yuang Fengying dengan matanya.


"Aku akan mengampuni mu, jika kau menampar wajah mu tiga kali dan memberikan cincin di tangan kanan mu itu." Wang berkata sambil tersenyum miring, kedua tangannya di belakang tubuh dan bersikap sangat arogan.


Ini perampokan.

__ADS_1


Saat ini kultivasi Wang berada di ranah Menengah 3, terpaut delapan tingkatan dari Yuang Fengying yang ada di ranah Dasar 4.


Sedangkan yang lain masih di ranah Dasar akhir, termasuk sepupu Yong yang saat ini berada di ranah Dasar 9.


"Bagaimana jika aku tak mau melakukan itu?." dengan tak terlihat takut sedikit pun, Yuang Fengying menjawab perkataan Wang.


"Cari mati..!." sahut salah satu dari anak tersebut dengan cepat.


Weeeeng..


Salah satu anak itu langsung menyerang dengan kekuatan unsur logam, keluarga An adalah salah satu keluarga yang anggota keluarga nya tak memiliki unsur elemen yang sama, alias bermacam macam unsur elemen.


Yuang Fengying hanya bergeser sedikit untuk menghindar, bagi pengguna unsur elemen logam yang masih tingkat Pengendali level awal hingga pertengahan, serangannya pasti lebih hebat dari pemilik unsur elemen yang lain, namun sayangnya gerakan mereka pasti lebih berat dan terkesan lambat.


Wuus..


Serangan itu lewat begitu saja.


"Apa..!, dia bisa menghindar dari serangan tersebut begitu saja..!."


Semua mata sesaat melotot tak percaya dengan apa yang di lihat, jelas jelas si penyerang berada di ranah yang lebih tinggi, dan bagi semua yang melihat gerakan nya terlihat cepat, namun anak yang di serang dengan mudah menghindari nya.


"Tinju Baja...!." teriak anak tersebut, kembali menyerang dengan kekuatan yang meledak ledak.


Yuang Fengying mengayunkan lengannya, menyongsong serangan lawannya.


BRAAK...!


Dua tinju itu bertemu dan bertubrukan, terdengar suara logam beradu dengan keras.


Saat itu ada sesosok terlempar, seperti peluru melesat, sosok itu adalah salah satu anak yang menyerang Yuang Fengying.


"Aarggh..!."


Anak itu menjerit saat tangan nya kini melesak tak lagi berbentuk seperti semula.


Wang, Yong dan lainnya terbelalak, seakan bola matanya lepas dari tempat nya.


"Anak ini..!."


Wang langsung mengaktifkan unsur elemen kekuatan nya, begitu juga dengan Yong dan lainnya.


JEENG...


Alam seakan bergetar saat kelima anak lainnya tersebut mengaktifkan kekuatan unsur elemen nya.


Wang memiliki unsur elemen Api, saat ini berada di tingkat Pengendali pertengahan.


Saat ini dia sudah membakar kedua tangannya menjadi berpendar, di tingkatannya saat ini itu yang bisa di lakukan.


Sementara Yong mengaktifkan unsur elemen air, kedua tangannya sudah seperti di lapisi uap air yang siap di ledakkan menjadi apapun keinginan nya.

__ADS_1


Yang lain juga sudah mengaktifkan unsur elemen masing masing.


"Cepat berlutut..!, minta ampun lah dan potong satu jari mu lalu serahkan cincin penyimpanan mu..!." Wang meraung dengan sangat marah.


"Cck..!." Yuang Fengying hanya berdecak.


Lalu bergerak sangat cepat menyerang anak yang terdekat dengannya.


BAANG...


Seorang anak langsung terlempar seperti lesatan peluru, menabrak bangunan yang ada di dekat tempat tersebut.


Tak hanya itu Yuang Fengying juga melesat maju menyerang Wang dan juga Yong.


"Tebasan Awan...!," teriaknya lalu menebaskan tangan nya, gerakan nya seperti pedang membelah lawan.


"Dinding Api Pelindung..!."


Wang berteriak lalu kobaran api tercipta di depannya, memadat membentuk semacam perisai menghadang serangan Yuang Fengying.


KRAAKK...


Suara retakan terdengar saat benteng api tersebut terbelah oleh lintasan hempasan serangan tangan Yuang Fengying.


"Apa..!, kekuatan nya sekuat itu..!"


Wang terdorong mundur, benteng ciptaan nya mampu di hancurkan oleh lawan semudah itu.


Saat ini semua anak sudah terlihat pias wajahnya, kekuatan yang di tunjukkan oleh Yuang Fengying sangat menakutkan bagi mereka.


BAANG..


Yong yang mencoba menyerang malah lebih dulu terhantam dadanya.


Anak itu terlempar mundur dan bergulingan.


Rasa kebas akibat ledakan petir yang di tambahkan dalam pukulan Yuang Fengying membuat Yong seperti tercekik.


Satu persatu anak anak itu di hajar Yuang Fengying dengan mudah, sebuah peristiwa yang sulit untuk di percaya, anak dengan ranah Dasar 4 mampu membuat lawan lawan nya hancur dengan mudah.


Setelah semua terkapar tak berdaya Yuang Fengying mengibaskan bajunya, sebelum meninggal kan tempat tersebut dengan menyimpan tangan di belakang punggung.


"Hmm, jangan pernah lagi menyinggung tuan muda ini." katanya dengan ketus dan mengangkat dagunya.


Yuang Fengying melangkah dengan gagah, meninggal kan tempat tersebut diiringi dengan tatapan kagum orang orang yang semula menonton perkelahian tersebut.


Dalam hati Yuang Fengying sangat senang sekali, kekuatan nya makin meningkat tajam, daya tempur nya benar benar memuaskan diri nya.


"Ha..ha... kekuatan ku makin hebat saja.''


___________

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya.....


__ADS_2