Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
75. Yuang Fengying sang Pembeda


__ADS_3

"Pertarungan akan di lanjutkan, hingga hanya satu orang saja yang ada di atas arena ini sebagai pemenang."


Seorang juri pertandingan menerangkan kembali peraturan dalam pertarungan tersebut.


Itu berarti semakin banyak musuh yang dikalahkan dalam pertarungan, makin besar harapan grup tersebut memenangkan pertaruhan itu.


"Bertanding kali ini Ying Sen Pii melawan Ming Tse hutian."


Ming Tse hutian berada di ranah Awal Tinggi 2, sedangkan Ying Tse hutian berada di ranah Menengah 9.


Perbedaan tingkatan dan level tersebut membuat keluarga Ming langsung tertawa lebar.


"Ha..ha..cari mati..!."


Jelas jelas disini keluarga Ming pasti di unggulkan.


Ming Tse hutian tersenyum menatap lawannya, usia dirinya lebih tua 2 tahun itu berarti dia lebih pengalaman dalam bertarung, kultivasi nya juga lebih tinggi dan berbeda tingkatan nya, apalagi yang harus di takutkan dari lawan?


"Majulah ku beri kau kehormatan untuk menyerang ku terlebih dahulu.."


Ying Sen Pii terlihat ragu ragu, lawannya berada di tingkatan yang berbeda, dan pancaran Aura Kekuatan nya mampu menggetarkan kakinya.


"Sungguh sial keluarga Ying, mereka pasti kalah dalam pertaruhan ini."


"Benar...lihat saja dua wakilnya, ranahnya berada di bawah ketiga anak keluarga Ming."


Meski ragu Ying Sen Pii tetap meloncat maju dengan kekuatan nya menerjang ke arah lawan.


Weeng - -


Gelombang udara dingin melesat dan menerjang ke arah lawannya, kekuatan ranah Menengah 9 di tunjukkan oleh Ying Sen Pii.


Braakk...


Serangan itu menghentak dan mendarat di perisai api yang memadat menghalangi gempuran gelombang kekuatan tersebut.


Ming Tse hutian tersenyum, sungguh sebuah perbedaan yang di bisa di duga siapa pun, tingkatan Menengah dan Awal Tinggi memang berbeda, butuh banyak usaha untuk mencapai tingkatan lebih tinggi.


Perbedaan ranah tingkatan bisa membuat seseorang bangkrut dan muntah darah untuk mencapai nya.


Namun semua itu setimpal saat di buktikan dalam pertarungan seperti ini.


Serangan Ying Sen Pii kandas begitu saja saat membentur perisai api ciptaan Ming Tse hutian.


"Pergi...!."


Tangan Ming Tse hutian di kibaskan dengan jari jari terbuka.

__ADS_1


BLAAAR..!


Sebuah gelombang panas menghentak, membuat badai ledakan yang melempar Ying Sen Pii seketika.


"Aarggh..!."


Ying Sen Pii terlempar, menjerit berguling gulingan, perbedaan ranah tingkatan kultivasi benar benar sesuai dengan kenyataan.


Keluarga Ming tersenyum, terutama Ming Yuansa dan Ming Ryong sang putra.


Keluarga Ying makin lemas, kini hanya tinggal Yuang Fengying yang masih tersisa, seorang bocah dengan usia 10 tahun, meski terlihat bongsor karena badannya cukup gagah melebihi usia nya dan tampan.


"Yuang Fengying melawan Ming haodong.'' teriak Juri pertandingan memanggil nama dua anak yang akan bertarung.


Ternyata anak kembar yang berbaju hitam bernama Ming Haodong.


Ming Haodong terlihat sedikit tegang, kembarannya di kalahkan oleh bocah yang ada di depannya, ini menandakan jika bocah tersebut sangat kuat, meski secara kultivasi ada di bawahnya satu level, dirinya berada di ranah Menengah 9, sedangkan lawan di ranah Menengah 8.


"Ciih, jikapun bocah itu mampu mengalahkan Ming Haodong, masih ada dua wakil keluarga Ming, bahkan tingkatan kultivasi nya lebih tinggi lagi." terdengar suara penuh percaya diri dari keluarga Ming.


Saat ini Yuang Fengying sudah saling berhadapan dengan Ming Haodong, keduanya saling tatap, namun ada kilatan aneh di mata Yuang Fengying yang terlihat oleh pandangan Ming Haodong, membuat anak kembar baju hitam itu sedikit gemetaran dan ketakutan.


"Api Pemusnah...!," Ming Haodong meloncat dan mulai menyerang, dia mencoba menepis keragu-raguan di hatinya dengan nekat menyerang terlebih dahulu.


Gelombang Api membentuk gambaran sebuah pedang melesat dan menerjang ke arah Yuang Fengying.


Wwooss - -


Semua orang tak mampu secara nyata melihat itu, karena perisai itu hampir seperti cahaya transparan.


Hanya di tingkatan Kuasa tertentu yang bisa menciptakan sebuah perlindungan seperti ini dari unsur angin.


Hanya Ying Xue Yu yang mampu menangkap itu, kultivasi nya di ranah Raja Bumi awal sudah cukup mampu melihat nya.


"Hmm, anak ini..??."


Ying Xue Yu benar benar kagum, "Apakah masih ada yang kau sembunyikan nak?." gumamnya pelan, tanpa ada yang mampu mendengar nya.


DEEERR..


Hantaman berhawa panas itu terburai sebelum sampai di badan Yuang Fengying, serangan itu menyebar menciptakan percikan yang hampir menutupi badan anak itu.


"Ha..ha..!, hancur kau bocah..!," teriak Ming Yuansa dengan senang, merasa jika serangan itu membentur dan mengenai badan lawan dari pihak keluarga Ying.


"APA...!!."


Semua mata terbelalak saat bunga api yang memercik telah hilang, terlihat Yuang Fengying masih berdiri kokoh tak mengalami luka apapun.

__ADS_1


Ying Haodong pun yang berada paling dekat juga kaget, lawannya masih segar bugar.


"Tebasan Awan...!," teriak Yuang Fengying, lalu menebaskan tangannya.


Sebuah lesatan membentuk gelombang menerjang ke arah Ming Haodong.


Claaass....


Pemuda 17 tahun dengan baju hitam tercekat, sebuah serangan yang tiba tiba menerjang kearahnya datang begitu cepat.


"Api Perlindungan..!," dengan menyilangkan tangan, Ming Haodong membentuk perisai api yang memadat di depannya.


"Haodong memang hebat, perisainya terlihat sangat kokoh dan stabil.''


BLAAAR...!


Kraaak...!


Ledakan kekuatan menghantam perisai tersebut dan langsung pecah sehingga energi kekuatan tetap menerjang menghantam tubuh pemuda kembar baju hitam itu.


"Aarggh..!."


Ming Haodong terlempar, meraung dengan keras dan seteguk darah mengucur deras dari mulutnya.


Keluarga Ming tercekat, hanya dalam satu serangan saja bocah wakil keluarga Ying mampu melumpuhkan perwakilan keluarga Ming.


"Keparaat bocah itu sangat kejam..!." keluarga Ming sangat murka dengan terlempar nya Ming Haodong secara mengenaskan.


Ming Tse hutian dan Ming Qin Chen juga terlihat geram.


"Bocah berandalan ini sangat kuat."


"Benar, meski hanya di ranah Menengah 8, tapi kekuatan bertarung nya jauh dari gambaran tingkatan nya."


Yuang Fengying di nyatakan menang setelah Ming Haodong terlihat kepayahan hanya untuk bangkit dari terlempar nya.


"Apakah kau ingin istirahat sejenak nak?." tanya Juri pertandingan.


Yuang Fengying menggeleng dan tersenyum, "lanjut saja senior, biar urusan ini lekas selesai."


"Baiklah..nak, semoga tepat keputusan mu." Juri tersebut lalu memanggil lawan dari Yuang Fengying berikut nya, yakni Ming Qin chen gadis 16 dari keluarga Ming.


Ming Qin Chen sudah berdiri di arena, gadis cantik yang cukup berbakat itu terlihat sudah bersiap dengan langsung mengaktifkan unsur elemen miliknya.


Aura Kekuatan juga sudah di lepas bebas kan olehnya, membuat kekuatan itu menyebar membentuk domain yang mengurung Yuang Fengying.


Dengan ranah kultivasi Awal Tinggi 1, gadis itu mampu mengalahkan lawan pertama nya dengan mudah, kali ini dia juga berharap dapat menjinakkan sang kuda hitam 'pertandingan Pertaruhan' tersebut.

__ADS_1


_________


Jangan lupa dukungannya....


__ADS_2