Warisan Penguasa Alam

Warisan Penguasa Alam
204. Golem Penjaga.


__ADS_3

Tap...


Tap....


BRAAK...


Ketika dua orang itu sedang menghabiskan makanan nya, dari dalam gua tiba tiba keluar Golem golem raksasa yang langsung menyerang ke-dua nya.


"Apa ini..?!."


Golem golem raksasa itu nampak tak suka dengan kehadiran dua orang tersebut, begitu keluar dari kedalaman gua langsung melakukan serangan.


Entah sudah ada berapa Golem yang kini muncul dari dalam gua dan langsung menyerang keduanya.


"Mengapa mereka langsung menyerang kita paman?!."


Di tengah pertarungan Yuang Fengying masih saja penasaran.


"Kita hanya berada di mulut gua dan tak mengusik isi gua."


"Benar katamu Fengying, mungkin mereka tak suka dengan kehadiran kita."


Wuung...


Wuung....


Golem golem itu masih terus menyerang, mengayunkan lengan raksasa nya, mencoba menghantam dan menghancurkan dua sasarannya.


"Sialan..! Apa yang kalian lakukan hei..!." Yuang Fengying masih mencoba menghindar dan bertanya.


Namun Golem yang tak bisa bicara itu malah makin mempercepat gerakan serangannya.


"Oooaaa....!."


"Oooaaaa...!."


Golem itu berteriak yang entah apa artinya, namun terlihat jelas jika sosok raksasa itu sangat marah, seperti mengusir keduanya dari kawasan tersebut.


"Apa mungkin mereka menjaga sesuatu di dalam gua ini paman?."


"Bisa saja itu."


Menyadari itu membuat Yuang Fengying jadi bersemangat untuk melawan Golem golem tersebut.


"Baik, kita lihat apa yang ada di sini, setelah menghancurkan gumpalan tanah ini." Yuang Fengying mengayunkan tangannya, sebuah gelombang serangan dengan kekuatan angin, api dan petir melesat menghantam beberapa Golem sekaligus.


BAAAM ..


Empat sampai lima Golem terpotong potong oleh serangan itu, Golem setinggi sepuluh meter itu terlempar tercerai berai.


Begitu juga dengan Ying Zhi Dao, pria itu menghantam kan serangan dengan kekuatan Air-Es yang membekukan tempat itu, satu Golem berhasil di hancurkannya.


Klataak...


Klataak...

__ADS_1


Pecahan bagian tubuh Golem yang terpotong potong itu perlahan-lahan kembali bergerak dan menyatu, membentuk badan utuh dari Golem yang setinggi sepuluh meter.


"Hmm, sudah ku duga." Yuang Fengying menatap sosok sosok Golem yang kini sudah pulih kembali.


Ying Zhi Dao mulai menyadari itu dan sedikit muram, ingin rasanya mengatakan agar mereka pergi saja dari tempat itu, karena melawan sosok seperti ini tak akan pernah ada selesai nya.


Sosok yang telah di tanami sisa kesadaran spiritual dari penciptanya akan susah di hadapi, mereka akan kembali bersatu meski di hancurkan bagaimana pun juga, kecuali mampu menghancurkan pusat jejak sisa kesadaran spiritual itu terletak.


Dan itu salah satu kemampuan Yuang Fengying, menemukan apa yang tidak dapat di lihat oleh orang lain.


"Fengying.., kita sudahi pertarungan tak bermanfaat ini, lebih baik kita tinggalkan tempat ini saja nak."


"Tunggu dulu paman." remaja itu masih bersikeras melawan sambil mencari titik lemah dari Golem golem tersebut.


"Akan sia sia melawan makhluk seperti ini." sambung Ying Zhi Dao.


"Ah..itu dia..," Yuang Fengying tersenyum saat melihat sesosok golem memancarkan jejak sisa kesadaran spiritual di salah satu belakang kepalanya.


Dengan cepat remaja itu meloncat, berputar di udara dan muncul di belakang sosok Golem tersebut.


BAMM..!


Pukulan yang sangat kuat di lepas Yuang Fengying, tepat mengenai jejak sisa kesadaran spiritual yang memang di tanamkan di sana.


BRAAALL..


Sosok Golem itu langsung luruh begitu terhantam di daerah dimana kekuatan sosok itu tertanam.


"Hah..!, bisa hancur..!." Ying Zhi Dao langsung terperanjat, saat sosok Golem yang di hantam Yuang Fengying luruh dan tak bangkit lagi.


Ying Zhi Dao langsung meloncat memutari salah satu sosok Golem terdekat, dengan cepat pria paruh baya itu menghantam kepala bagian belakang dari Golem tersebut.


BAMM...!


Golem itu hancur dan terlempar, namun makhluk itu berlahan lahan bangkit kembali, membentuk badannya yang sempat hancur akibat pukulan tadi.


"Hah..!, mengapa bisa begini?." Pria itu kembali menekuk wajahnya.


Yuang Fengying tertawa pelan, melihat Ying Zhi Dao yang kembali meloncat mundur setelah lawannya utuh kembali.


"Pukul lah di bagian dada sebelah kiri tepat di jantungnya paman..!," Yuang Fengying memberikan petunjuk kepada Ying Zhi Dao.


Meski awalnya ragu pria paruh baya itu melakukan apa yang di tunjukkan oleh Yuang Fengying.


BAAMM..!


Gelombang serangan di lesatkan tepat di mana Yuang Fengying memerintahkan.


BRUUULL.


Sosok Golem itu langsung luruh, setelah terhantam di bagian yang di tunjukkan oleh Yuang Fengying.


"Ha..ha... Aku berhasil.." Ying Zhi Dao berteriak kegirangan.


**

__ADS_1


Dua sosok yang berada di angkasa itu sudah mendekat ke arah pertarungan yang ada di gua.


Mereka menekan aura kehadiran nya sedemikian rupa hingga tak bisa di deteksi yang lainnya.


"Hebat juga bocah itu."


"Ya, aku tak mengira mereka akan mampu menemukan kelemahan sosok manusia tanah ini."


"Kita lihat saja apa yang akan mereka lakukan di sini selepas pertarungan ini."


"Benar, aku juga curiga tempat ini tak sesederhana kelihatan nya."


Dua sosok Roa dan Bong mengendap endap mendekat dan mengawasi pertarungan tersebut.


Bong yang bertubuh sedikit pendek menatap ke arah Yuang Fengying, "Apa aku yang salah atau memang anak ini memancarkan aura kultivasi Kuasa Sejati?."


Roa lalu terfokus kepada anak muda tersebut, mengamati dan merasakan aura yang terpancar dari nya, "Benar, tak salah .. Anak ini memiliki kekuatan Kuasa Sejati."


"Hmm, ternyata ada juga jenius di wilayah ini."


"Tapi .. tunggu, apa mungkin anak ini yang menggagalkan rencana tuan Pendamping satu, saat itu?." Roa yang bertubuh tinggi besar mencoba menelisik dan menarik garis merah kegagalan Li Chung.


"Eum, bisa saja begitu." Bong menganggukkan kepalanya.


"Baiklah kita lihat saja nanti akan berakhir seperti apa." keduanya mencari tempat duduk dan menonton pertarungan antara dua orang melawan beberapa sosok Golem.


**


"Hantam bagian lehernya paman." Yuang Fengying menunjukan kelemahan sosok Golem di depan Ying Zhi Dao.


"Sisi telinga kanan...!."


"Yang itu serang bagian perut kanan bawah."


Berturut turut Yuang Fengying memberikan petunjuk kepada Ying Zhi Dao, kelemahan dari sosok sosok Golem yang ada di depannya.


Sementara Yuang Fengying sendiri menyerang sosok sosok Golem yang ada di dekatnya.


Satu demi satu sosok sosok raksasa yang tercipta dari gumpalan tanah itu hancur dan tak bisa bangkit lagi.


Ying Zhi Dao makin semangat dengan hasil tersebut, pria paruh baya itu bergerak makin cepat setelah mendapat kan petunjuk dari Yuang Fengying.


Kini hanya tersisa empat Sosok Golem yang masih berdiri, menunggu untuk dihancurkan dua manusia tersebut.


"Lambung kiri..!." Yuang Fengying memberikan arahan untuk menyerang sisa Golem yang masih melawan.


"Hancur...!." Yuang Fengying menghantam dua sosok Golem yang tersisa sekaligus, satu di perut dekat ulu hati jika itu manusia, satu pukulan lagi mendarat di paha golem lainnya.


BANG...


BANG....


Semua Golem sudah luruh dan hancur tak lagi bisa bangkit.


___________

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya


__ADS_2