
Rombongan master Xingguang sudah kembali ke perguruan Bukit Bayangan.
Namun cerita kehebatan Yuang Fengying, tak di bawa sampai ke perguruan tersebut.
Semua itu atas permintaan Yuang Fengying sendiri, dirinya tak mau jika terjadi kehebohan dan perubahan sikap orang orang terhadap dirinya, demi keuntungan pribadi orang orang tersebut.
"Biarkan saja semua berjalan seperti biasa," kata Yuang Fengying, saat meminta guru nya untuk merahasiakan peristiwa di kerajaan Bumi Mulia.
Saat ini Yuang Fengying masih berlatih tertutup, karena memperoleh banyak benda benda berharga anak itu tak ingin menyia nyiakan nya.
Hadiah dari para tetua dengan berbagai unsur elemen itu akan di manfaatkan Yuang Fengying demi meningkatkan kekuatan nya, meski nantinya yang akan dia tampilkan hanya beberapa elemen unsur saja.
Kini di pangkuan Yuang Fengying sudah terletak batu Keping Petir, sebuah benda berharga dengan unsur elemen petir.
Dengan penuh semangat Yuang Fengying mencoba memahami kekuatan dari benda tersebut, mencoba memasukan Indra spiritualnya di kedalaman batu Keping Petir tersebut, mencoba memahami esensi dari kekuatan unsur petir itu.
Beberapa tarikan nafas kemudian.
Pemahaman Yuang Fengying terhadap energi petir makin meningkat, kini rasanya lebih peka terhadap unsur elemen Petir itu, dia merasa mampu berinteraksi lebih mudah kekuatan tersebut.
Setiap tarikan nafasnya seakan selaras dengan unsur elemen tersebut.
Saat membuka matanya kini anak tersebut mampu melihat guratan guratan aliran petir di nadi nya.
BOOM...!
Dengan peningkatan nya pemahaman terhadap unsur elemen petir, membuat kultivasi dari Yuang Fengying meningkat satu level, jadi level Dasar 9.
Senyum puas terlihat dari wajah anak tersebut.
"Aku sudah meningkat kan unsur elemen petir di tubuh ku, bahkan tingkatan 'Kuasa' atas elemen ini juga makin meningkat kini sudah berada di tingkat 'Penguasa level pertengahan'."
"Untuk saat ini kekuatan petir ini sudah lebih dari cukup."
Tak berhenti sampai di sana Yuang Fengying juga mengkonsumsi Bunga mawar seribu Api, sebuah tanaman herbal yang berusia ratusan tahun, agar kekuatan Kuasa atas kendali Api juga makin meningkat.
Mengapa Yuang Fengying memilih mempelajari penguasaan unsur elemen Api di banding unsur air? karena Api dan petir sama sama bermuatan energi panas, pasti akan lebih mudah untuk menyelaraskan kedua nya.
Memang benar, saat tanaman herbal itu di konsumsi oleh Yuang Fengying, aura panas langsung menyebar ke seluruh tubuh nya.
Bahkan rasanya nafasnya pun mengandung kekuatan panas api.
__ADS_1
BOOM..!
Kembali Yuang Fengying menerobos ke tingkatan selanjutnya, kali ini dia naik ke ranah yang berbeda yaitu ranah Menengah 1 awal.
Aura kekuatan dan keberadaan Yuang Fengying langsung menekan ke segala arah, aura yang berhawa panas dan membakar, untungnya saat ini Yuang Fengying tengah berada di ruang kultivasi, ruangan khusus yang ada di kediaman master Xingguang itu menjaga luberan energi ke bagian luar, Jika saat ini dia berada di ruang biasa pasti imbas dari latihan nya akan membahayakan yang lain nya.
Sedikit demi sedikit kultivasi Yuang Fengying mulai selaras dengan daya tempur nya, karena kini kultivasi nya juga terlihat ikut meningkat dari latihan tersebut.
Jika di lihat di relung jiwa nya, saat ini sinar di kedalaman jiwanya sudah sebesar bola bekel yang semula hanya sebesar kelereng, sinar tersebut berada kokoh di puncak hierarki Relung jiwa, berada di ketinggian dengan penuh kesombongan nya.
Sementara ruang ruang di bawahnya juga makin terang dan bersinar karena makin terisi oleh kekuatan unsur elemen masing masing, terutama unsur Logam, Petir, dan Api.
Kekuatan 'Kuasa' atas tiga unsur ini sudah membuat takut semua lawan lawannya.
Kini Yuang Fengying sudah bisa berjalan sambil menegakkan dagunya.
**
Tanpa terasa sebulan kini sudah berlalu, tingkatan kultivasi Yuang Fengying sudah meningkat di ranah Menengah 2, meski demikian kekuatan tempur yang sesungguhnya jauh lebih hebat dari gambaran tingkatan itu.
Kuasa atas unsur elemen juga sudah hampir merata, dengan urutan kekuatan dimulai dari Logam, Petir, api dan air, lalu ada tanah, udara dan terakhir kayu.
Kakak kakak senior pun demikian mereka kalah dalam beberapa jurus, padahal secara tingkatan kultivasi mereka beberapa level lebih tinggi.
**
Keberhasilan Yuang Fengying memperbaiki segel formasi pengaturan dari portal dimensi pemindah antar benua, cukup mengegerkan wilayah benua Tanah Tengah.
Bagi golongan yang berada di pihak pro dengan kelompok yang mengharap kan segel formasi pengaturan portal dimensi pemindah antar benua pulih, pasti akan senang dengan berita tersebut, namun bagi kelompok lain yang kontra tentu saja akan murka.
Lawan lawan yang tak menyukai kemampuan Yuang Fengying mulai kegerahan dan mulai tertarik untuk 'menadai' anak tersebut sebagai bagian dari musuhnya.
Beberapa kelompok bahkan sudah membuat keputusan, mereka mengutus para pemburu bayaran, Untuk mencari dan melenyapkan anak tersebut, bukan hanya satu kelompok pembunuh tapi ada beberapa kelompok pembunuh yang bekerja dengan tak saling terhubung.
"Akan sangat merepotkan jika anak tersebut menjadi makin kuat dan menjadi musuh kita ."
"Benar, siapa pun yang ada di pihak lawan dan menjadi calon ancaman mesti kita musnahkan."
"Cari anak itu dimanapun berada, aku bayar tinggi, hidup atau mati."
Saat ini tiga bayangan melesat, mereka membawa sebuah gambar yang memperlihatkan sosok dari target nya.
__ADS_1
Mereka adalah pembunuh bayaran, yang menargetkan lawannya atas imbalan dari pemesan.
Tiga sosok tersebut terdiri dari dua pria dan satu wanita, mereka di kenal dengan sebutan Bunga Kematian. karena saat membunuh mangsanya kelompok ini selalu meninggalkan sebuah jejak yakni sekumpulan bunga.
Bunga itu adalah bunga Bakung putih, atau lily of the valley.
Sebuah bunga yang sangat beracun, baik kelopak bunga, batang maupun daunnya, mampu mengacaukan sistem kerja jantung karena mengandung glikosida jantung, membuat yang terkena racun ini akan berhalusinasi, pandangan kabur, sesak nafas, detak jantung melambat sebelum akhirnya mati.
"Menurut informasi anak itu berasal dari selatan, dari sebuah perguruan kecil yang ada di sana, hanya saja tak ada yang tahu pasti itu perguruan apa." Seorang lelaki paruh baya dengan kumis dan cambang berkata.
"Benar, informasi itu juga yang aku dapatkan," sahut pria yang lebih muda, salah satu matanya di tutup oleh penutup mata.
Satu satunya wanita kelompok itu hanya mengangguk saja, karena informasi yang di dapatkan juga tak lebih dari itu.
"Ayo kita bergerak ke selatan."
Tiga orang kelompok tersebut langsung melesat ke arah selatan.
**
Di perguruan Bukit Bayangan.
Yuang Fengying masih berjalan keluar dari perguruan tersebut, berniat ke kota Yinying untuk melakukan transaksi di toko Pundi Emas.
Banyak benda benda yang akan di lego di tempat tersebut, setelah sekian lama anak tersebut tak kesana.
"Entah perasaan ku saja apa memang kota ini makin ramai ya?." Yuang Fengying melihat sekitar nya.
Para penjual kini makin merebak sepanjang jalan itu, toko toko berbagai kebutuhan juga makin berkembang.
Bahkan warung makan setingkat restoran juga makin bermunculan.
"Hmm, mungkin makin banyak pendatang di kota ini, sehingga iklim usaha makin baik."
Dengan harta yang di miliki nya kini penampilan Yuang Fengying juga sudah sedikit berbeda jika di banding saat dahulu, itu membuat nya makin terlihat tampan.
Bahkan banyak orang mengira jika Yuang Fengying adalah salah satu tuan muda di wilayah tersebut.
____________
Jangan lupa dukungannya...
__ADS_1