
Yuang Fengying mencoba mendekat kearah altar yang ada di tengah pelataran luas tersebut, altar yang di kelilingi cahaya kegelapan.
Ternyata lantai pelataran luas yang mewadahi altar itu memiliki garis garis warna warni yang melingkari altar tersebut, dan menjadikan altar sebagai pusatnya, lingkaran lingkaran itu seakan membagi tempat tempat tersebut menjadi beberapa domain.
Warna terluar dari lingkaran tersebut di awali dari warna cerah putih transparan, makin ke tengah warna nya makin menggelap.
JEENG..!
Yuang Fengying meloncat dan melangkah cepat di bagian lingkaran terluar dari pelataran yang berwarna putih tersebut.
Luas satu wilayah lingkaran putih itu sepanjang seratus meter, di mulai dari garis lingkaran terluar hingga garis terakhir yang berbatasan dengan warna kuning di bagian lebih dalam.
Taaap..
Begitu kaki Yuang Fengying menginjak lapisan lantai tersebut, terlihat beberapa bagian dari lantai itu terbelah dan muncullah beberapa manusia batu.
KRAAKK...!!
BRAAK...BRAAALL..
Beberapa manusia batu yang berjumlah lebih dari lima sosok, lebih tepatnya tujuh sosok itu, langsung bermunculan.
Mereka mulai bergerak mendekati Yuang Fengying yang kini telah memasuki wilayah lingkaran warna putih tersebut.
Sosok sosok itu langsung menyerang ke arah Yuang Fengying.
Kecepatan serangan sosok tersebut secepat angin dan kilat, membuat Yuang Fengying terpana sesaat.
Wwooss..
Salah satu sosok manusia batu menebaskan tombak ujung pedang dengan kekuatan unsur elemen api.
Udara langsung terbakar begitu tombak dengan ujung pedang itu menyala membakar udara.
Yuang Fengying secepat nya bergerak menghindar, melihat kekuatan dari serangan tersebut dia tak ingin berbenturan langsung dengan serangan manusia batu tersebut.
Weeeeng....
Sosok manusia batu yang lain juga langsung menghantam kan pukulan tangan kosongnya, kecepatan nya juga tak kalah dari manusia batu yang pertama, nampaknya sosok ini pemilik elemen logam.
Ternyata manusia manusia batu penjaga tersebut memiliki unsur yang berbeda beda, dengan kekuatan tempur setingkat manusia yang berada di ranah Awal Tinggi.
Hanya dengan serangan dua sosok tersebut Yuang Fengying merasa tertekan, dia meloncat balik keluar dari area lantai warna putih transparan tersebut.
Sosok sosok itu tak bergerak, Yuang Fengying sedikit tercengang.
"Hmm, apakah mereka hanya menyerang jika aku menginjak lantai putih?, lantas apa yang aku hadapi jika aku menginjak lantai kuning, hijau, merah dan hitam?."
__ADS_1
Yuang Fengying termangu, memikirkan kekuatan penjaga yang ada di tempat tersebut.
"Mungkinkah di pusat altar ini ada sesuatu yang sangat berharga?."
"Sehingga penjagaannya begitu ketat?."
Yuang Fengying masih mengagumi sistem Kekuatan yang ada di sana, siapa pencipta sistem Kekuatan tersebut.
Memang jika di pikir secara mendalam, tempat tersebut di jaga dengan kekuatan yang berlapis lapis, mulai dari kabut asap yang bersifat korosif, lalu segel formasi pengaturan dan segel formasi penyergapan, berikutnya adalah pasukan manusia batu dan entah apalagi nanti di lingkaran yang lebih dalam lagi.
Jika bukan sesuatu yang istimewa lantas apalagi?.
Yuang Fengying menatap sosok sosok manusia batu yang kini tak bergerak, sosok sosok tersebut juga diam di tempat nya, seperti balik mengawasi Yuang Fengying.
"Saat ini aku belum memiliki kekuatan untuk mengungkap tempat ini, jika aku sudah memiliki kemampuan yang lebih aku pasti balik lagi ke tempat ini."
Yuang Fengying dengan pelan mundur teratur dan berniat meninggalkan tempat tersebut.
Secara mengejutkan sosok sosok manusia batu itu juga mundur dan kembali ke dalam rekahan yang ada di lantai itu, lalu rekahan itu perlahan menutup kembali, seakan di sana tak pernah terjadi apapun.
**
Yuang Fengying sudah menjauh dari Hutan Kecil Larangan, saat ini dia mendekati area terlarang lainnya sambil berburu binatang dan tanaman herbal yang bermanfaat.
Misteri yang di temui di Hutan Kecil Larangan nampak nya membuat anak tersebut makin penasaran dengan area terlarang di wilayah yang lainnya.
Area terlarang masih cukup jauh dari sana, dalam hitungan kekuatan visualisasi nya jaraknya masih lima puluh kilometer.
"KAAKK...!."
Sebuah teriakan terdengar keras di udara, kekuatan teriakan tersebut menggambarkan betapa hebatnya binatang yang saat ini masih melayang di angkasa itu.
Hutan Seribu Bayangan memang masih banyak menyimpan keanehan penghuninya.
Itu adalah Raja Elang Bulu Api, burung yang bahkan lebih hebat daripada elang raksasa milik master Xingguang.
Jika di banding dengan elang raksasa milik master Xingguang, kekuatan Raja Elang Bulu Api, beberapa kali lebih kuat.
Yuang Fengying sedikit merapat kan badannya ke arah pohon yang sangat besar, dia tak mau menjadi mangsa binatang buas tingkat Raja tersebut, dia bersembunyi dan tak melakukan gerakan sedikit pun.
Kekuatan yang di tunjukkan Raja Elang Bulu Api sangat luar biasa.
Dengan jarak terbang setinggi itu aura yang di pancarkan bisa membuat semua yang ada di bawahnya tertekan hebat.
"Luar biasa monster udara itu."
"Kaaaak...!."
__ADS_1
Elang raksasa itu terbang ke timur makin menjauh dari tempat Yuang Fengying berada.
Begitu elang raksasa itu tak lagi terlihat Yuang Fengying segera melesat ke arah timur, tepatnya ke tempat area terlarang di wilayah Bukit Kapur.
Saat ini jarak Yuang Fengying dengan area terlarang sudah makin menipis, mungkin sekitar sepuluh kilometer saja.
Anak itu berhenti sejenak di atas bukit yang lumayan tinggi sebelum sampai di wilayah yang di tuju.
Dari wilayah tersebut Yuang Fengying mengawasi area terlarang di Bukit Kapur, dengan kekuatan visualisasi dia bisa melihat wilayah yang masih jauh itu, dari sana alam wilayah terlarang terlihat sangat luas.
Area yang sangat luas itu terlihat tak di tumbuhi pepohonan apapun, sangat kontras sekali dengan wilayah di sebelahnya yang di tumbuhi pepohonan dengan tinggi menjulang.
Dari area luas tersebut terpancar kekuatan yang melingkupi wilayah itu.
Kekuatan itu berasal dari tengah tengah titik area yang luas itu, dari sanalah terlihat pusat cahaya merah yang menguar lalu menyebar sejauh beberapa kilometer melingkupi seluruh area seluas wilayah terlarang itu.
"Hmm, wilayah yang menarik." Yuang Fengying kembali melanjutkan perjalanan menuju ke arah wilayah tersebut.
Belum lama Yuang Fengying melesat berlari turun dari bukit itu, sayup sayup terdengar suara pertarungan di hutan yang ada di arah depan.
Alam terasa bergetar, bentrokan dua kekuatan itu membuat wilayah sekitar benar benar hancur.
DAAAR...!
BLAAAR...!
"Pertarungan siapa ini, mengapa bisa sehebat ini aura yang di ciptakan.''
Perlahan lahan Yuang Fengying mendekat ke arah pertarungan itu.
Sedikit terkejut Yuang Fengying melihat sosok yang bertarung.
Dua binatang buas tingkat Raja terlihat tengah bertarung demi memperebutkan sebuah tanaman herbal.
Adalah Bunga Edelweis Panjang Umur, sebuah bunga yang berusia ratusan tahun dan saat ini ada di sebuah lereng bukit.
Binatang yang bertarung itu adalah Raja Elang Bulu Api, melawan Rubah Iblis ekor Lima.
Dua binatang tingkat Raja tersebut bertarung memperebutkan bunga yang mampu memperpanjang umur tersebut.
Jika para kultivator menemukan bunga ini pun pasti akan bertarung jiwa untuk memperebutkan bunga tersebut.
____________
Jangan lupa dukungannya...
Terima kasih buat kakak kakak yang telah memberikan dukungan dalam bentuk vote, hadiah maupun jempolnya...
__ADS_1
Tetap komen ya ...