
Yohan Pratama(Tokoh Utama).
Tyer :perunggu 2(sekarang).
Tipe :Assasin dan Warrior semi Tank.
Kemampuan :Sejauh ini belum diketahui, tapi Yohan mampu sihir dasar dan pertahanan dasar seperti penguatan tubuh, percepatan, penguatan serangan dan lain-lain.
Senjata jiwa :Pedang jiwa(Assassin).
Senjata nyata:Tameng dan pedang dua tangan(Warrior semi Tank).
Kemampuan khusus:-Amukan: Mengeluarkan seluruh kekuatan untuk waktu singkat, efektif untuk mematikan perlawanan lawan. Presentase pengaktifan 0,1%, semakin tertekan emosi pengguna pada satu emosi, akan membuat presentase pengaktifan lebih besar.
__ADS_1
Latar belakang:Yohan dibesarkan dikeluarga sederhana di desa Bandarin, pekerjaan Ayah petani dan Ibu sebagai pedagang, Yohan selalu dekat dengan Andi, Ayah Andi, dan Kakeknya.
Kisah singkat:Saat itu malam hari, Kakek mengajakku untuk melakukan sesuatu, dia berkata hal-hal spesial akan terjadi. Karena aku sangat ingin tahu dan juga ini malam minggu aku mengikuti Kakek. Kakek mengajakku ke rumah seseorang, dan disanalah aku mengenal teman baruku dan juga teman pertamaku, Andi. Ayah Andi berjalan di belakang kami sedangkan Kakek berada di depanku. Hawanya semakin dingin, entah apa yang diinginkan Kakek sampai-sampai ke hutan bagian dalam yang lebat hanya demi hal spesial. Dari kejauhan aku melihat cahaya, aku berlari menghampirinya kegirangan. Kakek langsung berteriak dan mengejarku, tapi aku menghiraukannya. Mataku sudah dimakan oleh cahaya itu, cahaya itu merasuk ke dalam diriku, Kakek dan lainnya sempat ingin menolongku, tapi Kakek mencegatnya, sudah terlambat. Kurasakan tubuhku terbelah menjadi dua, rasanya begitu sangat-sangat sakit, sakit yang tidak pernah terbayangkan. Beberapa saat sakitnya menghilang, tubuhku tergeletak ke tanah tanpa sadar. Beberapa hari kemudian aku terbangun, keluargaku berada di depanku dengan ratapan air mata, aku bukan menghiraukan mereka, tapi melihat di langit-langit. Makhluk halus dengan tubuh hitam menyerupaiku, selalu menggangguku setiap malam. 1 tahun kemudian karena tidak tahan ditindas, aku melawannya.
Gresina Ro Sena
Tyer :???
Tipe :Mage, support dan Marksman.
Senjata jiwa :Tongkat sihir Yggfrid, golem Centryas.
Senjata nyata:Tak ada.
__ADS_1
Kemampuan khusus:-Pembayaran setara, sihir tingkat tinggi yang hanya bisa dimiliki darah yang dipilih Mana(kekuatan sihir). Membuat penggunanya mampu menggunakan sihir-sihir terlarang dengan bayaran bagian tubuh maupun roh, bagian yang terambil sebagai bayaran dapat ditumbuhkan dengan sihir tertentu.
Latar belakang:Sena terlahir dari keluarga terpandang nan kaya di kerajaan Serena, kerajaan terdepan di Serentina. Anak pertama, dengan 7 adik. Ayah bekerja sebagai pedagang Serentina terdepan dan Ibu bekerja sebagai seorang politikus. Yuna hanya dekat dengan Yuna, anak ketiga raja Yggfrid.
Kisah singkat:Aku selalu dijauhi temanku, Ayah Ibuku membenciku, ke-tujuh adikku tidak menganggapku ada, orang-orang di kota selalu bergosip di belakangku. Tatapan mereka takut, tapi dia tidak, dia tersenyum kepadaku sambil menarik tanganku, mengajakku berkeliling istana. Yuna, teman pertamaku dan hanya akan menjadi satu-satunya teman bagiku, dia baik, parasnya sangat cantik, mata hijau segar dan rambut pirang, pakaian yang selalu pas dengan paras cantiknya. Sama sepertiku, tapi perasaan dan dunia kami seperti cermin. Banyak waktu kami gunakan, memakan es krim, melukis, mempelajari hewan, dan disekolah kami selalu bersama. Dia yang mengajariku untuk tidak memikirkan orang lain, dia bilang"Kau hanya milikku seorang", katanya sambil memelukku. Aku merasakannya, baru merasakan kesenangan sedikit dan Ayah merengutnya. Orang tua bodoh itu selalu pergi dan kembali-kembali membawa marahnya kepadaku.
"Kau anak b*ngs*t, kenapa kau begitu lantang?!!!" marah Ayah sambil berteriak ke telingaku.
Aku hanya terdiam dan membalasnya dengan senyuman yang selalu kuingat. Tapi, dia menamparku kuat-kuat, pipiku sampai berdarah dibuatnya.
"Kau orang tua tolol, apa yang kau ketahui tentangku?!!" marah Yuna.
"Dasar bocah, akan kuajari sesuatu padamu" mengangkat lengan baju.
__ADS_1
"Dengar baik-baik orang bodoh!! Aku baru merasakan apa itu hidup, Yuna memberiku perasaan, memberiku kehidupan dan kebahagiaan, meberiku apa yang kumau, yang kumau hanya disayangi, hanya kasih sayang bukan uang dan gaun mewah ini, sedangkan kau, hanya apa? Air mani.." menatap kejam Ayahnya.
Plakkk... banyak kata-kata kotor dia ucapkan, terus-terus memukulku. Amarahku tak bisa kupendam lagi, dan saat itulah kehidupan manusia Serentina dalam tahap kehancuran.