Z World

Z World
Episode 16: Hati yang kau tinggalkan.


__ADS_3

1 tahun kemudian.


Perempuan bergaun putih itu terbangun dari tidurnya, berdiri menuju ke jendela, membuka tirai, terdengar suara kebahagiaan anak-anak dan kicauan burung merdu. Tangan lembutnya mencoba menggapai burung biru itu, burung yang berkicau untuknya, burung yang mampu membuatnya bahagia, datang ke hari demi hari untuk selamanya. Seseorang membuka pintu Putri, seorang pelayan yang terpancar kebahagiaan di wajahnya.


"Tuan Putri, ayo ganti pakaianmu. Nanti ada pesta, Pangeran Endy dari Ender akan datang, ini kesempatan Putri untuk menarik hatinya" kata pelayan merapikan gaun.


"Entahlah Envy, banyak Pangeran yang mengejar perempuan berambut hitam ini, walau aku terobsesi oleh Pangeran Endy, tapi seperti hatiku menolaknya, seakan ada orang yang sudah kucintai sebelum aku lahir" kata Putri terduduk di jendela.


"Mungkin itu perasaan yang terbawa sejak kecil, apa Tuan Putri memiliki orang yang disukai sejak kecil?" tanya pelayan.


"Hemm, tidak tahu, sejak kecil aku terkena kutukan dan baru sadar 1 tahun yang lalu, tapi setiap aku mengingat kutukan itu, seperti ada laki-laki yang memelukku dari belakang, menarikku menjauh dari sana"


Putri cantik meninggalkan kamarnya, dengan aura cantiknya dia mengambil seluruh perhatian pesta. Langkahnya yang suci dikagumi seluruh rakyatnya, terduduk di tahta pemberian seseorang. Tak lama, arak-arakan Pangeran Endy datang, membawa banyak tokoh ternama dari Ender terutama sang legenda kegelapan, Tetua Ender. Dengan paras rupawan mereka berdua, terlihat seperti pasangan sejati walau belum disatukan. Semua orang pesta tertunduk saat langkah hitamnya melangkah, Tetua Ender melangkah melewati Pangeran Endy, menepuk kedua pundaknya memberikan berkah kepadanya.


"Semoga pendiri yang memberikan kemerdekaan memberkatimu" kata Tetua Ender.


Lanjut dengan sang Putri, sang Putri berdiri dari tahtanya, menekuk kedua lututnya di depan legenda kegelapan itu. Saat kegelapan ingin memberkati sang Putri, tiba-tiba tangan Tetua Ender terpental, tangan yang hampir menyentuh bahu Putri itu seketika tertegun. Seluruh orang di dalam ruangan begitu kaget, mereka yang berpendirian berbeda dengan Tetua Ender segera berdiri dan berkata yang tidak-tidak kepada sang Putri. Tetua Ender yang terdiam, memberikan perintah.


"Pasukan!! Bunuh semua yang menghujat Putri, walaupun itu Pangeran Endy sekalipun" mengangkat tangan kanannya.


"(Sebenarnya apa yang membuat perempuan ini begitu spesial, untung aku tidak menghujatnya)" kata Pangeran Endy dalam hati.


Tak lama sang Putri berdiri merasa bingung dengan apa yang dilakukan Tetua Ender. Tidak seperti yang diharapkan sang Putri, legenda perang itu memberikan sujud di hadapan sang Putri.


"Salamku kepada Istri Guardian" kata Tetua Ender.

__ADS_1


Sekejap kata itu membuat keadaan semakin tegang, Tetua Ender yang paling suci di Ender tunduk kepada seorang Putri Serentina yang tidak tahu apapun. Sang Putri terkejut bukan main, matanya terbelalak, terasakan ketakutan di kedua matanya.


"I-Ini mimpi kan? S-Siapa Guardian itu?" tanya Putri, mulai meneteskan air mata.


"Putri, dia adalah yang memberikan kemerdekaan bagi seluruh alam semesta, setiap katanya adalah mutlak, dialah Yohan yang mati demi melindungi Putri, Putri sekarang adalah pemegang kedua setelah Yohan" jelas Tetua Ender.


"Jadi begitu, itulah kenapa aku merasa hatiku selalu ada yang mendekapku saat mimpi buruk datang, dimanakah aku bisa menemukan suami-ku Tetua Ender?" tanya Putri membangunkan Tetua Ender dari sujudnya.


"Maaf Putri, tapi Yohan sudah meninggal setelah menyelamatkan Putri, demi Putri dia menyerahkan seluruh kekuatannya" jawab Tetua Ender.


"Tidak! Dia masih hidup! Yohan masih hidup! Tapi, seperti ada benteng tinggi nan besar yang memisahkan kita.... Tidak, hik-hik, dia masih hidup" Putri menangis, terjatuh di lantai, kedua tangannya mencoba menutup air mata kesedihannya.


Sementara itu di dunia lain.


Aku masih terdiam, setelah 1 menit lagi aku berhasil menyempurnakan tahta penguasa alam semesta, tapi penungguan ribuan tahun sia-sia karena seseorang yang menyebut dirinya"malaikat pencabut nyawa" yang tugasnya hanya menggangguku setiap hari.


"....".


"Hoi cepat bodoh!!!" teriak malaikat.


"....".


"Minta di seret ini bocah"


"....".

__ADS_1


"Hei, penyempurnaanmu sudah selesai seribu tahun yang lalu".


"Apa?"


"Aku kata, penyempurnaanmu sudah selesai seribu tahun yang lalu".


"Begitu ya" membuka mata, berdiri.


Sudah lama aku tidak merasakan rumah yang kubuat di dunia kelam ini, hanya bermodalkan niat aku berhasil membuatnya. Rumah dengan tanah putih di sekelilingnya, rumah yang dulu pernah kutinggali, sudah kembali ke diriku lagi. Aku masuk membuka pintu, duduk di samping malaikat bodoh itu yang sibuk menonton TV sambil memakan sesuatu.


"Ada apa?" nadaku datar.


"Lihatlah, bukankah itu istrimu?" tunjuk malaikat ke TV.


"Benar, terus emangnya kenapa?"


"Hahhhh, otakmu tumpul ya setelah semedi ribuan tahun. Sudah 1 tahun berlalu di Serentina, hahhh!!! Langsung saja ke inti, dia bisa mengembalikan dirimu lagi" menatap wajah Yohan, mata merahnya berkilat-kilat.


"(Dia tidak berbohong, apakah aku benar-benar bisa?)Bagaimana caranya?" tanyaku mulai menampakkan wajah senang.


"Aku tidak tahu" jawabnya singkat, jelas, padat.


"(Kubunuh saja kamu jika bukan Malaikat)Sudshhlah, aku mau tidur. Bikin stress saja kamu" beranjak dari sofa, berjalan menuju kamar.


Kubanting tubuhku ke kasur yang empuk, tanpa basa-basi aku langsung tidur. Tapi kejadian yang kusengaja ini mengembalikan diriku ke dunia nyata, tepat sekali. Aku terbangun dari kasur yang berbeda, kulihat sekitar, tembok dengan cat merah muda berhiaskan kupu-kupu, sebuah boneka beruang coklat besar berada di pelukanku."Anna, ayo bangun Anna, sarapan sudah siap", seseorang menyerukan nama, tapi siapa? Saat aku beranjak dari kasur, menuju ke lemari dengan kaca di pintunya. Aku sungguh terkejut, diriku berubah menjadi seorang gadis kecil sekitar umur 8 tahun, berambut merah panjang melambai, wajah yang begitu cantik, dan baju tidur yang mampu membuat mentalku terserang.

__ADS_1


"Aku, hidup kembali ya? Ahhh, sial juga masuk ke tubuh bocil" kata Yohan putus asa, mentalnya terserang.


Hidupku berulang menjadi seorang anak kecil super, kisah ini masih belum berakhir karena kekuatanku yang tidak bisa mati, atau bisa dibilang hidup abadi. Ya, aku masih bertanya-tanya kenapa aku diberi kekuatan seperti ini, kekuatan yang membuat semuanya berubah. Dan juga, seorang Kakak yang mencintai diriku, sekitar umur 18 tahun membuatku ingin bunuh diri.


__ADS_2