
Z, kata yang kuat untuk melambangkan virus yang sedang dipegang anak kecil laki-laki ini. Jika virus ini jatuh dan pecah, sudah hancur harapan Bumi. Virus Z adalah virus silangan dari beberapa gen kontrak tuan dan pelayan, saat para ilmuwan menemukan hasil memuaskan, anak kecil dengan gen unggul, tapi mereka tercengang ada sebuah virus dipinggirnya.
Ilmuwan melakukan penelitian, tapi semua itu sia-sia. Saat virus itu dijauhkan dari anak kecil yang anggap saja sebagai Tuannya, virus langsung menggila, entah wadah apa yang mengurungnya, virus itu masih bisa lepas dari kendali. Ilmuwan hanya bisa menyimpulkan dan hanya mendapatkan 1 hasil saja, pada percobaan yang tidak disengaja seorang ilmuwan melihat virus itu sangat agresif dengan makhluk mikroskopik lainnya. Berikut hasil singkat percobaan:
-Virus Z akan semakin agresif jika bertemu makhluk mikroskopik lainnya, semakin dekat dengan Tuannya semakin agresif, tapi semakin pasif dengan makhluk yang kasat mata seperti manusia.
-Jika Virus Z jauh dari Tuannya, Virus Z akan menggila dan merusak apapun yang menghalangi mereka untuk tetap bersama Tuannya.
-Virus Z tidak mampu bereproduksi sama sekali, mereka hanya mampu menjangkit makhluk mikroskopik lainnya yang dinamakan Virus Z tipe 1.
-Virus Z tipe 1 memiliki perilaku sangat agresif melebihi Virus Z, sejauh ini Virus Z tipe 1 diperintah Virus Z yang menjangkitinya.
-Virus Z tipe 1 mampu menjangkiti makhluk lebih besar, tapi masih mikroskopik. Sejauh ini manusia belum bisa dijangkiti.
-Usia Virus Z tidak dapat dipastikan, tapi Virus Z tipe 1 mempunyai umur 2 jam sampai mereka mati, Virus Z tipe 2 akan memiliki umur setengah dari Virus Z tipe 1 sampai seterusnya.(catatan: sejauh ini Virus Z tipe 9).
-Virus Z bereaksi penuh dengan kondisi dan perasaan Tuannya, jumlah Virus Z dipastikan tidak lebih dari 100.
(Catatan sejarah: sejauh ini, tikus pernah terjangkiti Virus Z tipe 8, tak lama setelah menjangkiti Virus Z tipe 8 mati. Tikus yang dijangkiti langsung menampakkan gejala berat, mulai dari mata merah, anti-tidur, bulu rontok, nafsu makan hilang, dan akhirnya berubah menjadi mutan, kulit melepuh berbentol-bentol dan kepala membelah menjadi 2. Agresif dengan manusia dan makhluk lainnya, usia bertambah drastis. Tikus itu masih hidup selama 20 tahun dan setelah itu dan dinamakan Virus Z tipe 9 golongan 1.)
Venom, anak itu dipanggil. Venom diangkat menjadi pemburu iblis sejak 5 tahun pelatihan di Amerika, 4 tahun menjalankan misi di Asia membasmi iblis. Dan sekarang dia hanya tahu beberapa hal Virus Z miliknya. Dia memasukkan wajah yang penuh Virus Z di dalam kantong bajunya. Penampakan seperti anak kecil biasa, rambut biru cerah, wajah imut dan lucu dengan lambang bintang kuning cerah di pipi kanannya, baju anti radiasi yang sudah dirancang sedemikian mungkin agar nyaman dan terlihat seperti baju anak kecil pada umumnya, sepatu hitam biasa, dan celana dengan bahan yang sama seperti bajunya, pakaian berwarna biru cerah.
__ADS_1
Dia berjalan sendirian, banyak orang melewatinya begitu saja, seperti tidak mengetahui siapa dirinya sebenarnya. Dia berjalan entah kemana dengan kaki tak mengenal lelah. Tatapannya tersudut pada gang gelap, sepertinya ada orang-orang rendahan berdiam disana. Dia tersenyum, segera berjalan melewati gang tersebut.
"Jauh-jauh kesini cuma menemui iblis level 2, cuihhh. Gak kerasa sulit" meludahi tubuh iblis.
Kucing putih yang tidak lain membalas ludahannya dengan perlakuan yang tidak terduga, kucing itu mencakar-cakar kakinya, terlihat seperti bermain-main. Venom mengangkat kucing itu, melihat wajahnya yang memelas.
Krucukkk....
Kucing iblis yang kesepian. Venom tersenyum, membawa kucing itu entah kemana. Tapi, saat Venom berbalik, dia dihadang laki-laki bertubuh gahar. Tatapan mereka dingin, mereka melewati Venom begitu saja. Kucing yang dipeluknya melihat ke wajah Venom, mata hitam legam yang berubah menjadi merah menyala. Venom semakin tertarik dengan iblis ini.
"Iblis aneh, jadi itu kelakuanmu ya. Tak kusangka menemui iblis baik sepertimu, atau ini hanya tipu dayamu" menatap sadis.
"Meongg.." cuek kucing.
"Hei, kucing makan terong kan?"
"Bagaimana kalau brokoli?"
"Atau kacang-kacangan?"
"Hahh, aku tahu"
__ADS_1
(Segera mengambil palu).
Tyarrr...(suara kaca pecah).
"Aku tahu, kucing makannya kaca" merasa gembira.
Segera Venom membawa sepiring penuh kaca dari jendela depan rumahnya. Dia menuju ke ruang TV, tidak rerduga, piring yang dipegangnya terjatuh, kakinya berdarah terkena serpihan kaca. Perempuan yanf tertidur itu langsung terbangun, dia mendekat ke arah Venom. Venom hanya terdiam, tatapannya kosong, kupikir dia syok.
"Kau iblis?" tanya Venom.
"Hmm, aku?" bingung wanita itu.
"Lukamu.." menatap kaki Venom.
"Aku sembuhkan?" tanya wanita itu.
"Iya" menatap kosong.
Wanita itu langsung memegang tangan Venom, tangannya bercahaya. Kaki Venom yang berdarah dengan cepat sembuh tanpa bekas luka. Wanita itu terus kebingungan melihat Venom yang masih kaku.
"Hooo?" menatap wajah Venom.
__ADS_1
"KAU WANITA!!!" Teriak Venom.