1000 Musim Mengejar Bintang

1000 Musim Mengejar Bintang
Episode 3


__ADS_3

Di kamar berbeda, Laura tersenyum. Sebelum tidur ia bertekad utk mengetahui siapa nama cowok yg ditemuinya siang tadi. Matanya mengantuk lelah. Malam itu Laura tidur dgn seulas senyum di bibirnya.


***


Pagi berikutnya, Laura memasuki halaman sekolah dgn ceria. Ketika akan memasuki kelas, tatapannya terpaku pd pengumuman di mading sekolah. Tangannya menyentuh kaca.


''Dia cowok yg aku temui kemarin'', katanya dalam hati.


Dari keterangan di foto tersebut, tertulis bahwa cowok yg ia temui kemarin bernama NIKO FARELI, kelas 1 SMA, sama dgn Laura, tp berbeda kelas. Dalam foto tersebut Niko terlihat sedang memegang piala.


Pandangan mata Laura beralih pd keterangan selanjutnya. Tampakanya Niko memenangkan perlombaan fisika antar daerah seminggu yg lalu.


''Permisi! Permisi!'' kata suara dibelakang Laura. Laura bergeser dari tempatnya berdiri.

__ADS_1


''Itu Niko, ya?'' kata cewek yg menyuruh Laura bergeser tadi.


''Iya!'' balas temannya.


''Eh, kayaknya dia memenangkan lomba fisika seminggu lalu deh. Wah, hebat sekali dia. Sejak SMP selalu juara umum. Papa dan mamanya kan dokter terkenal. Erika beruntung sekali punya pacar seperti Niko.''


''Mereka memang pasangan serasi. Erika cantik & Niko tampan.''


''Aku dengar mereka sudah kenal sejak TK. Duh, seandainya saja aku bisa secantik Erika.'' keduanya berkata-2 lagi tanpa menghiraukan Laura yg tengah menunduk. Laura terdiam sedih. Ia tidak menyangka bahwa pada hari yg sama ia tahu nama cowok yg ia sukai, ia juga harus menerima kenyataan bahwa cowok itu tidak bisa diraihnya.


***


Saat ulangan fisika dibagikan, Laura hanya bisa meringis memandangi nilai 5 berwarna merah yg menambah daftar kesedihannya hari ini. Saat bel tanda istirahat berbunyi, Laura tidak beranjak dari bangkunya. Matanya memandangi sepasang cowok & cewek di lapangan sekolah yg sedang tertawa, Niko & Erika.

__ADS_1


Ia melihat ulangan fisikanya sekali lagi. Dipandanginya rumu-rumus yg bertebaran disana. Pandangannya jatuh pd sebuah rumus tentang gaya tarik menarik antara dua benda. Tanpa sadar ia mengambil penanya & mulai menulis.


MASA SATU (M1): AKU: 42 KG MASA DUA (M2):NIKO :+/- 50 KG G(TETAPAN GRAVITASI): 6,672 X 10 PANGKAT -11 N.M PANGKAT 2/KG PANGKAT 2 R(JARAK ANTARA M1 & M2):............TAK TERHINGGA. KESIMPULAN: F(gaya tarik menarik antara m1 & m2)\=G dikali m1 & m2 dibagi kuadrat jarak adalah.....tak terhingga. ''Karena berapapun dibagi, dikali, ditambah, dikurangi bilangan tak terhingga, hasilnya adalah tak terhingga juga.''


Laura tertawa sedih.Ironisnya,kini ia mengerti apa yg dimaksud oleh NEWTON dgn rumus itu.Gaya berbanding terbalik dgn jarak.Seamakin besar jarak antara dua benda maka semakin kecil gaya tarik menarik diantara keduanya


***


''Kau kelihatan sedih hari ini,'' sapa mama ketika melihat raut wajah Laura yg berbeda dgn kemarin.


''Dia sudah punya orang lain,'' kata Laura perlahan.


Mama duduk di samping Laura dan memeluknya. ''Oh, Laura,'' katanya sedih. Mama tahu siapa yg dimaksud Laura. Cowok yg disukainya kemarin. ''Mama tahu kau pasti sedih.''

__ADS_1


''Dia sangat sempurna, Ma.'' Laura berusaha menahan tangisnya. ''Pintar, tampan, & memiliki segalanya. Sedangkan aku.....''


''Jangan bicara seperti itu, Laura,'' kata mama sambil menatap mata putrinya dgn tegas. ''Kau sangat istimewa. Jangan pernah lupakan itu.''


__ADS_2