Affair With Prince Bastard

Affair With Prince Bastard
Cinta Telah Termiliki


__ADS_3

"Oh baiklah, sekarang lebih baik kita bersiap. Ayo cucu Jiddah yang paling cantik kita ganti bajumu, sebentar lagi pemuka agama bakalan datang buat menikahkan kalian." Yasmine bergerak cepat setelah mendapatkan lirikan dari Elvier, menarik lengan Oceana dan segera menjauhkan Anyelir dari Erkan putra.


Kedua wanita dewasa itu membawa sang princess tanpa menunggu persetujuan, bahkan saat Anyelir hendak memberontak Oceana dan Yasmine tidak mengizinkannya.


Selepas kepergian ketiga wanita itu kini Ethan kembali dihadapkan dengan kedua pria yang sejak tadi mengintimidasinya. Tapi dia tetap bersikap tenang, menipiskan bibir menyunggingkan senyuman yang terlihat tulus namun tetap ada keangkuhan di dalamnya, tidak dapat di buang begitu saja sikap sang pangeran yang satu itu.


"Sekarang giliranmu, aku benar-benar akan membunuhmu kalau sampai kau berani membuat putriku menangis." Desis Erkan.


Pria paruh baya itu menegakkan tubuhnya, menghirup napas dalam kemudian memejamkan kedua mata sebelum kembali membukanya dan menatap tajam pada Ethan.


"Ayo persiapkan dirimu, buktikan semua ucapanmu itu pada ku dan keluarga Albarack!" Imbuhnya.


❣️


❣️


❣️

__ADS_1


Anyelir menatap penampilannya di cermin. Gaun yang tidak sederhana ini sudah melekat di tubuhnya beberapa puluh menit yang lalu, wajah ayunya dipoles sedemikian rupa hingga dirinya pun tidak menyadarinya.


Dia dilarang keluar dari kamar oleh Mommy serta Jiddahnya. Anyelir hanya bisa memilin jari jemarinya gugup, dia menanti jemputan dari Sang Mommy setelah Ethan berhasil mengucapkan ikrar nikah di hadapan pemuka agama.


Sekian menit menunggu hingga akhirnya pintu kamar terbuka menampilkan Oceana dan Dahliara, dahi Anyelir sedikit mengerut saat melihat seorang gadis remaja di belakang tubuh Tantenya. Gadis yang dulu sempat dia lihat saat berkunjung ke istana ini beberapa waktu yang lalu.


'Apa dia kekasih Tiger?' Pikirnya.


"Ayo Sayang, Ethan sudah menunggu." Ajak Oceana.


Biarlah nanti juga akan tahu dengan sendirinya.


"Selamat ya Sayang, akhirnya kamu menikah sama cowok yang sering kamu ceritain sama Onty," Bisik Dahliara dengan aksen Indonesianya.


Anyelir tidak menyahut dia hanya tersenyum malu pada sang tante, ekor matanya melirik pada gadis berambut pendek yang tengah berjalan didekat Dahliara.


"Nanti Onty jelasin sama kalian." Ucap Dahliara saat menyadari pandangan Anyelir tertuju pada gadis yang tengah dia gandeng saat ini.

__ADS_1


Senyuman Dahliara tidak dapat lagi di bendung, dia terlihat sangat bahagia saat menggandeng gadis remaja cantik itu.


Di area ruang tengah istana Ethan masih terduduk dengan gugup, walaupun sudah melewati masa-masa menegangkan tadi tapi tetap saja dirinya belum tenang sebelum melihat Anyelir dengan matanya sendiri.


Hanya ada Erkan, Elvier, Lionel dan Tiger juga beberapa pelayan serta pengawal yang ada di sana untuk menyaksikan ikrar suci yang Ethan ucapkan tadi. Sang pangeran berulang kali menghirup napas panjang, bola matanya terus saja bergerak hingga akhirnya berhenti pada satu titik saat melihat empat orang wanita berbeda usia turun melalui anak tangga.


Salah satu dari mereka adalah wanita yang dinikahinya beberapa saat yang lalu. Sudut bibir Ethan terangkat, membentuk senyuman lebar dan bahagia kala matanya bersitatap dengan netra biru milik Anyelir.


Akhirnya dia bisa memiliki gadis pujaannya, cinta monyetnya, cinta yang dipisahkan darinya secara paksa, cinta yang harus dia pendam dan pada akhirnya dia perjuangkan kembali hingga sampai di titik ini.


'Lihat, tidak semudah itu kalian memisahkan ku dengan Anyelir. Kita lihat apa yang akan terjadi saat kalian tahu aku dan Anyelir sudah menikah, dikala rencana yang kalian susun sudah siap diwujudkan.'




SANG PRINCESS 💞💞

__ADS_1


__ADS_2