
"LEPASKAN AKU SIALAN!" Pangeran Erlan terus saja meronta meminta di lepaskan, kedua tangannya di cekal kuat oleh Simba atau Lionel dan dilipat ke belakang.
Sementara di depannya ada Ethan yang juga tengah di halangi oleh Lord Erkan serta Anyelir, bahkan Sang Princess terlihat memeluk sang pangeran erat karena tidak ingin pria itu kembali tersulut emosi dan berakhir dengan perkelahian.
Baru saja Ethan berhasil mereka lepaskan dari Erlan. Pria bertubuh tinggi tegap dengan kulit Tan tersebut tidak menyia-nyiakan dalam menghajar Erlan saudara tiri sekaligus sepupunya tersebut saat Sang Putra Mahkota Al-Faruq menyerangnya secara tiba-tiba.
"LEPASKAN AKU! AKU AKAN MENGHABISINYA, DIA SUDAH LANCANG MEREBUT CALON ISTRIKU!" Erlan terus saja berteriak layaknya orang tidak waras. Tidak jauh darinya ada Maegareta yang juga tengah beringsut saat beberapa pengawal mulai mengamankan wanita tersebut. Margareta memberontak tapi tenaga serta kekuatannya tidak sebanding dengan kedua pengawal milik Albarack.
"Tenangkan dirimu Ethan! Segera bawa putriku turun dan menjauh dari tempat ini. Bajingan itu biar aku dan Paman kalian yang mengurusnya!" Lord Erkan melepaskan cekalan tangannya di lengan sang menantu.
Dia memberikan tatapan penuh peringatan pada Ethan agar segera membawa Anyelir pergi. Beruntung Ethan masih bisa menguasai emosinya hingga dia segera melaksanakan perintah Papa mertuanya dan bergegas meraih tubuh Anyelir lalu menggendong wanita yang di cintainya tersebut.
Ethan melewati begitu saja orang-orang yang ada disana termasuk Erlan. Sang Putra Mahkota Al-Faruq terlihat semakin memberontak dan kacau saat melihat Ethan membawa pergi Anyelir, bahkan interaksi mereka berdua terlihat sangat dekat juga romantis.
Sejak kapan?
Pertanyaan itu tiba-tiba saja muncul di dalam otaknya, ekor matanya mengikuti langkah Ethan yang semakin menjauhinya. Rasa amarahnya kembali berkobar, entah mengapa Erlan merasa dikhianati sekarang setelah melihat interaksi yang di tunjukkan oleh Anyelir dan Ethan. Setahu Erlan keduanya tidak pernah terlibat hal yang bisa membuat kedekatan mereka menjadi sedekat ini selama di istana ini, lalu kenapa bisa?
Bukankah sang Ayah sudah menjamin kalau tidak ada apapun yang akan terjadi antara Ethan dan Anyelir saat mereka berdua bertemu. Semua rencana sudah tersusun dengan rapih saat itu, Sang Ayah menjamin kalau Anyelir tidak akan pernah lagi mau melihat atau berbicara dengan Ethan.
__ADS_1
Tapi apa sekarang? Kenapa mereka berdua malah terlihat romantis dan mengaku sudah menikah?
Anyelir mengkhianatinya? Anyelir menjalin hubungan dengan Ethan saat masih bersamanya? Itulah yang sekarang ada di dalam pikiran Erlan. Pria yang tidak tahu diri tidak berkaca rupanya, harusnya Erlan berkaca terlebih dahulu sebelum menjudge Anyelir juga Ethan.
"Dia mengkhianatiku, dia mengkhianatiku, DIA MENGKHIANATIKU!" Erlan menaikan nada suaranya di kalimat terakhir yang berulang kali di gumamkannya.
Secepat itu pula dia memberontak dan melepaskan diri dari cekalan Lionel, mendorong keras pria itu hingga Lionel yang belum siap tersungkur ke belakang, beruntung masih ada anggota keluarga Albarack yang dari Indonesia menghadang agar suami dari Dahliara itu tidak terjungkal melewati pembatas rooftop dan berakhir terjatuh.
Karena panik mereka tidak sempat menangkap Erlan yang sudah berlari keluar. Sepertinya pria itu hendak menyusul Anyelir dan Ethan, dengan raut wajah memerah, kedua tangannya terkepal erat, emosinya yang meledak-ledak Erlan akan memberikan pelajaran pada keduanya.
"KAU SUDAH MENGKHIANATIKU, ANYELIR!" Teriaknya kencang.
Bahkan saking kencangnya Ethan serta Anyelir bisa mendengarnya dengan jelas. Begitu pula dengan orang-orang yang masih ada di rooftop termasuk Tiger dan Lord Erkan yang saat ini bergegas mengejar Erlan ke bawah.
Tepat di lantai tiga istana Al-Faruq, Ethan menghentikan langkahnya. Dia menatap pada Anyelir sebelum menurunkan sang princess dan membawa wanita itu kebelakang tubuhnya. Terlebih saat melihat Erlan sudah tidak jauh dari keduanya dengan ekspresi penuh amarah.
"Kau sudah berani bermain belakang dengan dia disaat kita masih menjalin hubungan. Kau mengkhianatiku Anyelir, kau-,"
"Lalu apa bedanya dengan mu! Bukankah kau juga menjalin hubungan dengan Margareta di belakang ku bahkan kalian sampai melakukan hubungan menjijikkan disetiap tempat. Dan lebih menjijikkan lagi kau berencana menyingkirkan ku setelah aku menikah dengan mu dan menggantikannya dengan wanita ja*lang itu! Dari awal kau dan Ayahmu menjadikan ku batu loncatan agar posisimu sebagai Putra Mahkota tetap aman. Itu adalah cara paling menjijikkan yang pernah aku lihat, kau tidak lebih dari seorang pecundang yang tidak bisa melakukan apa-apa selain-,"
__ADS_1
"ANYELIR!" Teriak Erlan memotong ucapan Anyelir yang benar-benar sudah merendahkannya serendah-rendahnya.
Kedua mata Erlan memerah, kedua tangannya makin mengepal erat dengan tatapan tajam terus saja tertuju pada sang princess yang kini semakin meratu di dalam hatinya.
"Jangan pernah berani menaikan suara pada istriku!" Desis Ethan tajam. Dia tidak suka mendengar Erlan membentak Anyelir, terlebih dihadapannya. Dirinya saja tidak pernah melakukan hal itu pada sang princess, berani beraninya bajingan ini melakukan hal tersebut.
"Kau juga! Kau pangeran tidak tahu diri. Bukankah dulu kau menolak Anyelir berulang kali hingga-,"
"Itu karena ulahmu dan Ayahmu! Kalian membuat Ethan melakukan itu padaku kan. Setelah itu kalian membuat Ethan pergi, lalu dengan sok pahlawan kau datang seolah-olah mencintaiku dan menawarkan cinta palsu menjijikkan mu itu. Kalau aku tidak kasihan padamu aku juga tidak sudi menerima mu. Tapi karena aku tahu bagaimana rasanya di tolak secara mentah-mentah, maka dari itu aku berusaha untuk menerima mu. Tapi apa, ternyata keputusan yang aku ambil salah seharusnya memang aku tidak menerima mu saat itu." Anyelir memotong cepat ucapan Erlan yang semakin merasa tersakiti padahal pria itulah yang menyakitinya terlebih dahulu.
Playing victim!
"Tapi aku bersyukur karena menerima ungkapan cinta palsumu itu, karena pada akhirnya aku bisa kembali bertemu dengan pria yang aku cintai sejak dulu. Dan setelah itu aku tahu alasan Ethan menolak pernyataan cintaku berulang kali, itu karena rencana menjijikkan kalian! Dan sekarang terimalah karmanya, statusmu sebagai putra mahkota Al-Faruq akan di copot, Ayahmu juga akan dilengserkan dari posisinya dan kalian akan terusir dari negara ini untuk selamanya. Oh iya, jangan lupa bawa wanita ******* menjijikkan yang selalu kalian berdua nikmati bersama itu. Aku tidak mau ada sampah busuk berada di sini dan mengotori udara yang kami hirup!" Imbuh Anyelir terdengar tajam, sarkas, dan sangat menusuk hati Erlan. Bukan hanya itu, Erlan juga merasa tidak lagi memiliki muka di hadapan sang princess dan juga keluarga AlBarack lainnya.
Ini memalukan!
Begitu pula yang sedang dirasakan oleh Tuan Al-Faruq sekarang. Sudah ditalak oleh sang permaisuri, dia juga dipermalukan di depan umum, sudah tidak ada lagi wibawa serta kehormatan didalam dirinya terlebih disaat video serta rekaman suara menjijikkan antara dirinya dan Margareta tiba-tiba saja kembali di putar. Semuanya kehormatan, kebanggaan, kesombongan, keangkuhan yang dimilikinya lenyap berganti dengan rasa malu, marah, dendam tapi tidak bisa melakukan apapun.
"Mulai detik ini Hasyim Al-Faruq beserta Putra kandungnya Erlan Al-Faruq juga Margareta terusir secara tidak hormat dari istana Al-Faruq, dan tidak diizinkan kembali ke negara ini! Ini sungguh memalukan untuk keturunan Al-Faruq lainnya! dan mereka berdua dilarang untuk menggunakan nama Al-Faruq dibelakang nama mereka!" Teriak sang tetua lantang di hadapan orang-orang yang ada disana.
__ADS_1
BERSAMBUNG....
SEE YOU MUUUAAACC HHHH😘😘😘😘😘