
Setelah melakukan penjemputan Eko makan siang di rumah Burhan bersama Hafsah adik bungsu Burhan.......yang masih kelas 2 SMP itu.
Hafsah melihat porsi Burhan yang mengunung itu heran...." dan tidak bertanya apapun, Eko dengan lahap menghabiskan makanannya. Hafsah Kakak duluan yah....Lalu ia duduk ke kursi tempat biasa Burhan merokok....sambil menikmati angin sejuk di kawasan perkebunan teh.....tanpa terasa dia tertidur.
Ayah Burhan jam 5 sore sudah pulang, Ia mengambil rokok di saku lalu menyalahkan korek api sambil berjalan yang menghisap sebatang rokok kretek itu dengan santai....Ia melihat Eko yang tertidur di balai-balai itu berdehem...tapi Eko suara Daeng Hasan ayahnya Burhan terabaikan oleh suara dengkurannya.....Daeng Tersenyum lalu ia memasukan kaset pita menekan tombol play....Suara lagu yang di nyanyikan band legend
The Beatles....
Oh yeah, i´ll tell you something
Oh iya, akan kukatakan sesuatu padamu
I think you´ll understand
Kukira kau akan mengerti
When i say that something
Disaat aku mengatakannya
I wanna hold your hand
Ingin ku genggam tangan mu
I wanna hold your hand
Ingin ku genggam tangan mu
I wanna hold your hand
__ADS_1
Ingin ku genggam tangan mu
Suara yang apik dan agak keras membangun Eko, Daeng Hasan menyeruput kopinya tersenyum melihat Eko sudah bangun.......
Ibunya Burhan menceritakan bahwa hari ini sampai Burhan kembali Eko lah yang akan mengantar jemput Hafsah di sekolah....."Eko kecapean kali Daeng karena tadi pagi jam 6 baru pulang dari Bandara mengantar Burhan lalu jam 7 ia mengantar anak bungsunya....
Kamu sudah bangun nak, "Itu Om mu iseng banget yah....orang lagi tidur malah di ganggu....sergah Bu Hasan....karena suara musik agak keras....terdengar.
Ngak apa-apa Kok Tante malu....Om aku permisi dulu mau kerumah Masitoh, ngapain kamu ke sore begini bukannya langsung pulang dulu ke rumah....tanya Daeng Hasan.
Ada pesan dari Burhan kepada Masitoh, untuk menyampaikkan ke Laela bahwa Burhan ke Palembang atas permintaan Kepala Desa.......
Astaga kok Eko ngomong begitu polosnya kepada Daeng Hasan....gumam Bu Hasan.
Laela anaknya Karaeng Matolla tanya Daeng Hasan, Eko yang merasa ada sesuatu berbeda dari raut wajah Daeng Hasan....menengok Bu Hasan yang mengelengkan kepala pelan dan mata yang dikedipkan pelan......
Mencoba mencernah singkat bahasa tubuh Ibunya Burhan....dengan cepat menepis kecurigaan Daeng Hasan.......Gini Om maksud Burhan saya di suruh menyampaikan ke Kak Masitoh bahwa acara Karang Taruna untuk persiapan Agustus Burhan menyerahkan kepada Laela untuk mencari Ketua panitia lain saja....karena Burhan tidak bisa hadir untuk waktu yang tidak bisa di tentukan terang Eko panjang kali lebar.....Oh soal Acara Agustus nanti, perubahan raut wajah Daeng tenang kembali....
Bu Hasan sangat legah dalam hati, Eko yang memang cerdas ini bisa mengerti tanda yang ia beri tadi.
Eko segera menyalahkan motor Burhan ia menelusuri jalan pengerasan yang belum di aspal.....
motor diparkirankan di sisi jalan depan rumah masitoh yang sederhana
Kebetulan Kak Masitoh ada di teras yang sedang menata Bunga Aselia , Bunga seribu cantik, Bunga Lavender yang sedang berbunga .
Malino di kabupaten Gowa juga di kenal sebagai Kota Bunga....Kebetulan sekarang bunga bunga itu musimnya ....warna warni dan bau harum semerbak membuat kita rileks dengan suasana kota Malino ini....
Assalamualikum Kak Masitoh ....
__ADS_1
Walaikumsalam.....menjawab salam Eko, ia meletakkan pot bunga ke rak besi yang tertata rapi....Kak bisa aku akan menyampaikan pesan dari Burhan....."Tadi malam dia berangkat ke Palembang bersama Yudi,...jadi
tolong sampaikan ke Laela bahwa dia tidak sempat pamit ke Laela Kak" Iya nanti Kakak sampaikan..... Burhan dan Yudi dalam rangka apa ke Palembang Ko, tanya Masitoh penasaran....Anak Pak Andi Rasyid Kak, Kepala Desa kita yang kuliah di Makassar mendaki ke Gunung Dempo hilang kontak 2 har lalu....Astagafirullah kata Masitoh Faris maksudmu Eko yang hilang....Masitoh yang masih mempunyai hubungan dengan Kepala Desa kaget bukan main...Faris memang ponakan Masitoh dari garis Ibunya....
Eko bukannya Kakak meninggalkan mu tapi Kakak akan kerumah Kak Andi sama Mas Sugeng.....habis maghrib aku mau siap-siap dulu yah Ko....Iya Kak aku juga mau pulang udah mau maghrib nih....Iya terima kasih Eko atas infonya yah jawab Masitoh tulus....." Iya Kak lalu Eko menyalahkan motor menuruni jalan ke arah rumahnya.
Masitoh mengajal suaminya Mas Sugeng pergi ke rumah Laela untuk menyampaikan pesan Burhan.
Tok...tok....tok ..Assalamualaikum.....
Wlalaikumsalam.....terdengar suara pintu terbuka, "Kak Masitoh silahkan duduk kah, Laela aku ngak lama kok kata Masitoh, hanya saja aku akan menyampaikan pesan Burhan dari Eko unrukmu, bahwa dia saat ini dia tebgah dalam perjalanan ke Palembang.
Palembang.....Kok kak Burhan ngak menyampaikan langsung Kak..tanya Laela , dia berangkat jam 1 malam, mana mungkin dia sempat berpamitan padamu ujar Masitoh, dia di antar Eko dan Kak Rasyid terang Masitoh.
Kok Burhan tergesa-gesah begitu Kak ,emangnyya tidak bisa di tunda pagi berangkatnya bingung Laela....
Begini kamu kenal Fariz kan....maksud Kakak ponakan Kak Masitoh tanya Laela ,Iya Fariz adik kelas mu itu? Iya Kak anaknya Pak Andi Rasyid kan....benar Lalela,...Iya anak sepupu ku itu....
Andi meminta bantuan kepada Burhan dan Yudi untuk melakukan pencarian bersama Tim SAR........
Dia mendaki ke Gunung Dempo bersama teman kuliahnya....mereka tidak ada komunikasi sejak 3 hari lalu.
Kamu tunggu info setelah aku kerumah Kak Rasyid, aku ingin bertanya sama Rasyid lebih jelasnya.........
Laela termenung....ia sangat mengawatirkan keadaan Burhan apalagi jarak yang jauh mengambat komunikasi mereka....Masitoh yang memahami kekawatiran Laela pun berbicara, Laela kamu ada telepon rumah kan tanya Masitoh, tolong catatkan nomer telepon mu....aku akan memberikan kepada Kak Rasyid apabila Burhan sudah dapat berkomunikasi.......lalu Laela mengambil kertas note dan pulpen menuliskan nomer telepon rumahnya....Ini Kak, Oke kalau begitu aku pamit dulu....kalau ada info dari Burhan aku akan mengabarimu.
Iya Kak.....jawab Laela ,terima kasih Kak....sambil mengengam tangan Masitoh ......Iya sama-sama Laela, kita doakan saja semoga Burhan dan Yudi bisa menemukan Fariz....
Amin ya rabbal alamin jawab Masitoh, Masitoh berdiri lalu pamit sekali lagi....Ayo Mas kita ke rumah Kak Rasyid, Sugeng yang sejak tadi hanya menunggu di teras luar rumah Laela, mari Lalea pamit Sugeng....Iya Kak jawab Laela......
__ADS_1
Setelah Masitoh meninggalkan rumahnya, Laela menutup pintu rumah.
#Bersambung#