Air Mata Terakhir

Air Mata Terakhir
Transaksi tak di rencanakan


__ADS_3

...****************...


Mobil yang di bawah Mang Ujang turun keluar dari parkiran basemen Apartemen Burhan dan Yudi.


"Kalian coba lihat mobil Hardtop warna hitam itu mereka mengintai sejak dari nona Gita masuk" kata Paman Black.


Mereka bertiga menengok ke seberang Apartemen tampak 5 pria kekar duduk didalamnya memperhatikan setiap kendaraan dan orang yang keluar.


Gita terlihat gugup, ia masih trauma dengan kejadian yang pernah ia alami beberapa minggu lalu. Keadaan Eko yang belum pulih membuat dia kawatir.


"Maaf Nona Gita siapa mereka ini sebenarnya, dan ada masalah apa nona Gita dengan mereka" tanya Paman Black dengan suara yang berat.


"Sebenarnya tidak kenal mereka paman, tapi dugaan ku ini ada hubungannya dengan mendiang suamiku" jawab Gita dengan jujur. "Kira-kira apa motifnya" tanya Paman Black.


"Nanti di kantor saya ceritakan semuanya paman" jawab Gita. Mata Gita menerawang, dia membayangkan kejadian sewaktu acara pemakaman almarhum suaminya itu.


Setelah beberapa puluh menit mereka tiba di Kantor Gita. "Mang Ujang nanti tolong jemput kami 3 jam ke depan" ucap Gita "Baik Non" jawab Mang Ujang.

__ADS_1


Paman Black memperhatikan sekeliling sejak ia masuk dari parkiran, dimana letak cctv berada.


"Silahkan duduk Paman"" kata Gita.Paman Black duduk di depan meja Gita, sedangkan Burhan dan Yudi duduk di sofa mendengarkan


Mereka berempat masuk ke ruang Gita.


"Coba kau ceritakan dengan sejujurnya" ucap Paman Black.Gita menghirup nafas dalam."Saya di berikan warisan oleh mendiang suami saya bernama Ronald, Rinald memiliki usaha pertambangan yang ada di Kalimantan dan tambang Nikel yang ada di Sulawesi Tengah, Ronald memiliki saham 100% dan dia mewariskan semuanya kepadaku" terang Gita. Paman Black belum berkomentar. Gita melanjutkan ceritanya." Ella adalah adik Ronald dia mencurigaiku bahwa akulah penyebab kematian Kakaknya, aku tak mengubrisnya karena dia menanyakan di saat penguburan Ronald dilaksankan, aku tahu ambisi Ella menginginkan dia menguasai dan mengambil alih kedua perusahaan tambang tersebut" kata Gita. "Apa kah bukti warisan itu sah secara hukum" tanya Paman Black dengan tatapan menyelidik. "Aku menerima semua warisan itu melalui pengacara alm Ronald" jawab Gita. "Berapa nilai aset kedua perusahaan tersebut"tanya Paman Black.


"Untuk nilai aset perusahaan tambang berikut luas tanah 300 hektar dan volume batubara serta peralatan dan kantor mencapai 3 Triliun Rupiah. Dan untuk tambang Nikel seluas 1000 ha dengan total aset senilai 18 Triliun" jawab Gita.


"Jadi kalau di hitung pemasukan bersih setiap bulannya kurang lebih sekitar 568 Milyar dari kedua perusahaan tersebut" terang Gita.


"Pantas adik iparmu mu itu mengincarmu" ucap Paman Black sambil tersenyum dingin."Paman, kami membutuhkan bantuanmu saat ini, salah satu sahabat kami tertembak" kata Burhan."Paman Black saya hampir jadi korban mereka, kalau saja Mas Eko tak melindungi ku mungkin entah a0a yang terjadi padaku" jawab Gita


"Kalau aku lihat musuh mu ini memang bukan preman biasa, di dalam mobil Hardtop tadi aku lihat ada beberapa bekas mantan tentara bayaran, mereka adalah orang-orang terlatih" kata Paman Black.


"Paman bagaimana cara mengatasi mereka, aku akan membayar Paman berapapun yang paman minta" kata Gita. Paman Black melihat Burhan dan Yudi. "Kalian berdua aku akan latih belajar menembak" ucap Paman Black. "Kalian kalau hanya mengandalkan bela diri tak akan sanggup membendung tentara bayaran itu" kata Paman Black.

__ADS_1


"Nona Gita saya mempunyai tim dari pasukan elit yang aku bentuk, mereka bekerja secara kelompok dan memiliki keahlian dimasing-masing bidangnya, ada ahli penyusup, penyerang individu atau ahli bela diri dan kanuragan, ahli IT, dan rata-rata mereka bisa menerbangkan pesawat tempur jenis apapun dan mereka juga sangat mampu di ajak perang berlarut, kami bekerja senyap dan jauh dari keramaian" terang Paman Black.


Gita tersenyum senang, ternyata Paman Black bukanlah pasukan kaleng-kaleng. Gita menuliskan selembar cek tunai senilai 25 milyar "Paman apakah ini cukup untuk merekrut mereka, kalau kurang Paman tinggal katakan saja, aku akan menambahkannya" kata Gita.


"Ini lebih dari cukup nona Gita, aku secara pribadi akan mengawal nona Gita, selebihnya mereka akan bekerja secara senyap" jawab Paman Black. "Paman, apakah bisa menempatkan orang paman di kedua perusahaan tambang" tanya Gita. "Berilah alamat lengkap perusahaan tersebut" jawab Paman Black." Aku akan mengawasi kedua perusahaan tersebut baik dari luar dan dalam" jawab Paman Black.


"Paman sore nanti kalian bisa pilih mobil kendaraan untuk tim paman dan paman pribadi" kata Gita. " Nona Gita saat ini aku akan mengeluatkan mobil pribadiku untuk kalian pakai bertiga, mobil itu aku rancang sendiri untuk menahan serbuan peluru 7.62×39 mm AK47 maupun M16 dan TNT 15 kg. "Burhan aku percayakan mobil itu kau yang bawah" kata Paman Black. " Apakah kacanya anti peluru Paman". tanya Yudi." Yah kacanya anti peluru, body anti granat nanas dan kalian tak perlu kawatir apabila ban mobil tertembak mobil itu masih bisa jalan sejauh 60 km" jawab Paman Black. "Wow keren banget Paman"kata Yudi.


"Paman terbuat dari apa bahan body mobil sehingga bisa menahan peluru AK 47 "tanya Burhan penasaran. "Bobot Landcruiser 78 awalnya hanya 2.620 ton setelah dirancang sekarang menjadi 4.85 ton karena double baja dan dilapisi plat titanium setebal 3.5 mm , untuk rangka aku memasang tulang baja di keseluruhan body. Untuk tanduk depan bisa menahan benturan seberat 2.5 ton. Didalam kabin aku menyediakan fitur Night Vision yang aku dapat dari seorang teman di SAS sewaktu pelatihan.


"Paman, apakah mobil itu paman mau jual". tanya Gita penuh harap.Paman Black nampak berpikir...." Apakah 5 milyar cukup Paman" tanya Gita."Terus terang aku menghabiskan 3.5 milyar dan 1.5 tahun untuk merancangnya, karena nona Gita sudah membayar jasa tim ku lebih, cukup nona Gita bayar 4.5" kata Paman Black." Tidak apa Paman saya tidak keberatan membayar lebih, hitung-hitung itu menghargai hasil rancangan Paman" ucap Gita dengan tulus.


"Baiklah karena kau memaksa, aku akan memberikan Burhan bonus 500 juta karena memperkenalkan aku dengan nona Gita". jawab Paman Black. "Tidak masalah Paman" jawab Gita dengan senyum mengembang. Lalu Gita menuliskan angka 5 milyar di Cek tunai dan menyerahkannya ke Paman Black.


Burhan senang bukan main, dia kecipratan 500 juta dalam transaksi yang tak di rencanakan ini. "Yud kita kaya mendadak nih" kata Burhan senang. "Iya Burhan, kamu bagi aku dong" bisik Yudi. "Tenang aja kita bagi 2 bonusnya" kata Burhan pelan.


" Bagaimana dengan Eko"tanya Burhan."Diakan calon suami Gita, uang segitu ngak ada artinya buat Eko nantinya".bisik Yudi. "Betul juga Yud" ucap Burhan pelan. "Burhan tolong kamu cairkan uang Paman, dan kamu transfer ke rekening ini, sisanya 500 juta seperti Paman janjikan" kata Paman Black.

__ADS_1


...****************...


#Bersambung#


__ADS_2