
Iya begitulah kenyataan yang aku saksikan mereka berhadapan-hadapan Uwak Misbah akhirnya meminta Harimau itu mundur, tapi ada pesan yang beliau sampaikan bahwa manusia sepatutnya menjaga alam ini agar tetap seimbang.
Mereka menganggukan kepala tanda setuju pentingnya menjaga Hutan dari penebangan liar....dimana binatang akan terganggu.
Lalu setelah Harimau itu pergi, Apa orang itu kembali menjadi manusia tanya Kepala Desa....Iya Om beliau kembali menjadi manusia.....bahkan pakaian dan celana ku berikan kepada adikknya Uwak Turai yang meminta....karena pakaian yang di kenakan oleh Uwak Misbah robek....
Burhan juga menceritakan sewaktu mengangkat Fariz dan membawa Norma turun dari Gunung Dempo.
Terima kasih banyak Burhan atas bantuan mu, nak Yudi aku juga berterima kasih padamu, dan tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Tim SAR dan adik-adik MAPALA IKIP dan UNHAS yang ikut andil dalam misi evakuasi ucap Pak Andi Rasyid tulus.....
Assalamualaikum....Walaikumsalam, rombongan MAPALA yang di pimpin Andi Azis datang, mereka agak terlambat karena menempuh jalur darat....Maat Pak kami terlambat ujarnya....Tidak apa-apa silahkan kalian duduk.....kata Pak Andi Rasyid.
Yudi dan Burhan bergeser duduk mempersilahkan Andi Azis berbicara dengan Kepala Desa.....
Laela dan Siska yang duduk di pojok menghampiri Burhan dan Yudi, mereka berbincang sambil melepas kerinduan....Burhan kenalkan ini Siska, Siska kenalkan ini Burhan.....
Eko yang duduk dengan Burhan bergeser setelah menyantap beberapa kue yang di hidangkan....
Mata Karaeng Matolla terlihat menyelidiki gerak gerik Burhan dan Laela tapi dia teralihkan oleh cerita Andi Azis yang turut dalam pencarian itu.....walau mereka dan Burhan terpisah tapi Andi Azis dan Tim MAPALA gabungan tetap mempunyai andil dalam pencarian ini.
Kak Burhan untung kalian pulang dengan selamat, andaikan Harimau itu menerkam kalian entah apa nasib kalian saat ini, risau Laela....Iya Kak betul apa yang Kak Laela katakan.....
__ADS_1
ucap Siska yang risau saat mendengar Burhan bercerita tadi....
Alhamdulillah aku dan yudi masih dalam perlindungan Yang Maha Kuasa ucapnya sambil mengingat peristiwa itu......
Seandainya Eko ikut pasti Eko yang jadi santapan Harimau itu ledek Yudi, Enak aja kamu Yud, doain aku yah.....
Habis kamu itu lemak semua Ko cibir Yudi....Eko beringsut memanyunkan mulutnya dengan kesal....Seandainya kamu yang di makan Yud Siska sudah menjanda ledek Eko.....Laela terkekeh geli melihat dua orang itu....Siska wajahnya merona dan kesal dengan Eko yang meledeknya janda, padahal nikah aja belum.....Bagaimana mau menjanda Ko, kawin aja aku belum....ketus Yudi kesal.....
Laela ayo kita pulang, suara lelaki paruh baya memanggilnya....Laela mendongak ternyata Ayahnya Karaeng Matolla telah berdiri di sampingnya....bersama Ibunya Laela.
Baiklah teman-teman aku permisi dulu ucap Laela, dia masih ingin duduk disitu berlama-lamabersama Burhan dan lainnya tapi tatapan mata Karaeng mengintimidasi Laela bersurut mundur dan meninggalkan mereka....
Burhan hanya tersenyum ketika Bundanya Laela berpamitan......
ketus Karaeng.....wajarkan namanya juga mereka teman sebaya Laela jawab Bundanya Laela...kalian ini sama saja...."jawab Karaeng Matolla....kesal".
Karaeng Matolla yang menganggap Burhan hamyalah anak dari mandor dan pemetik teh di kebunnya tidaklah pantas bergaul bersama anaknya....dan tidak ingin kejadian adiknya terulang lagi kepada anaknya.....
Karaeng Matolla hanya diam sepanjang jalan Laela yang duduk di belakang menyadarkan kepalanya memandang rumah di balik kaca mobil....ia membayangkan hubungan percintaannya dengan Burhan yang rumit itu.....
Burhan berpamitan sore itu di bonceng oleh Eko. Yudi mengajak Siska jalan jalan kerumahnya....
__ADS_1
"Siska ayo jalan jalan kerumahku....Siska tidak menolak kali ini karena nanti malam selepas Isya dia dan teman kampusnya akan meninggalkan Kota Malino.....Baiklah Kak ....sore itu Siska di bonceng oleh Yudi....rumah Yudi yang nampak asri itu membuat dia betah berlama lama di pojok belakang rumahnya sambil memandang kebun teh....."Kak Yudi aku senang sekali lihat pemandangan disini....kata Siska"
"Tinggal disini aja Siska jawab Yudi asal".....Kak Yudi bercanda aja jawab Siska".....Ngak kok aku serius jawab Yudi.....dengan mimik yang serius....Kak Yudi kalau aku selesai Kuliah lamarlah aku segera, kalau Kak Yudi serius.....tantang Siska.
Yudi terdiam.....baiklah aku harus mencari pekerjaan tetap dulu Siska, jawab Yudi....gitu dong Kak jawab Siska senang, Mamanya Yudi yang mencuri dengar percakapan mereka sambil membawa pisang goreng dan minuman hangat....Yudi benar yang di katakan Siska kamu kalau emang serius sama Siska lamar dong, tapi kamu juga harus mencari pekerjaan tetap dulu....ujar Mamanya....
Siska sedikit kaget, Mamanya Yudi sempat mendengar pembicaraan mereka, wajah Siska merah merona....Siska di minum tehnya yah...sambil mengoda Siska.....
Pak Santoso yang baru tiba langsung aja ikut nimbrung di lantai dua itu....memang ruang itu di buat sedemikian rupa agar sore hari menjadi tempat kumpul keluarga.....
Yud kamu harus cepat cari kerjaan kalau ngak bisa-bisa Siska dilamar orang duluan lho, sambil memandang wajah Siska Pak Santoso mengoda Yudi lagi....Yudi tak bisa menyangkal apa yang di katakan kedua orang tuanya benar adanya......
Siska yang memiliki wajah bak model ini pasti banyak pria diluar sana menginginkannya......gumam Yudi.
Tenang aja Pa, Yudi akan mencari pekerjaan....ucapnya penuh semangat...nah gitu dong jawab kedua orang tua Yudi serempak....
Siska senang ia dapat diterima dengan baik oleh kedua orang tua Yudi....
Berbanding terbalik dengan Burhan, Laela telah memasuki kamarnya, ia membaringkan badannya sambil menitikkan air mata.....Kenapa Kak Burhan tidak di anggap oleh Ayahnya, apa hanya karena status mereka yang berbeda......Ingin rasanya berontak karena pemikiran yang kolot membuat Karaeng Matolla selalu saja memandang rendah orang lain apabila bukan dari keturunan bangsawan.....ia tak sudi menikahkan anaknya itu.
Burhan kamu turunkan aku disini saja pintah Eko...baik jawab Burhan....Ko terima kasih telah membantu ku selama aku di Palembang, ini ada sisa uang yang di berikan Kepala Desa....Burhan mengeluarkan uang 200 ribu....di berikan ke Eko, ini banyak sekali Burhan aku ngak bisa nerima semuanya....udah tidak usah basa basi aku ikhlas kok, lagian tadi aku kasih kembali sisa uang ke Kepala Desa 3 juta dia hanya mengambil 2 juta....1 juta nya aku dikasih....padahal aku bilang tidak usah , tapi Kepala Desa bersi keras, jadi ini yang hanya bisa ku berikan padamu....Sisanya aku bagi ke Yudi kata Burhan....Eko tersenyum bahagia....Baiklah kalau begitu ucapnya senang.....
__ADS_1
#Bersambung#