Air Mata Terakhir

Air Mata Terakhir
AMT 6


__ADS_3

...MAKASIH UDAH MAU LANJUT PART😊...


...JANGAN LUPA VOTE, LIKE END KOMENNYA YA READERS😍...


.......


.......


.......


.......


.......


...HAPPY READING...


.......


Tepat jam 4 pagi Kiara bangun. Kiara memang harus bangun lebih pagi setiap hari selama satu tahun kedepan karena dia harus membersihkan seluruh rumah yang besarnya udah seperti stadion Bung Karno. Kiara memerlukan waktu 1:30 jam untuk membersihkan rumah itu.


Setelah sholat subuh Kiara langsung melanjutkan pekerjaannya. Tepat pukul 6:00 Kiara udah Barberes segalanya termasuk bebersih badan. EL pun sudah bangun dan sudah bersiap-siap untuk kekantor langsung menuju kebawah untuk sarapan pagi.


Kiara selesai bersiap-siap pun langsung turun. Walau dengan riasan natural, tetapi wajah Kiara tetap tampak mempesona.



...(EXAMPLE AJA YA READERS)...


Kiara menuruni tangga dengan gaya sangat elegan. EL yang berada di ruang makan menatap Kiara penuh kekaguman. Tanpa meperdulikan EL, Kiara langsung mengambil makanannya.


"Lho udah dapet ppekerjaan?" EL menghentikan makan nya dan hanya dijawab anggukan oleh Kiara.


"apa posisi kamu di sana?pegawai biasa? Heh...memalukan! " EL merendahkan Kiara


"Jadi asisten sekertaris pribadi CEO! " Kiara menajamkan setiap ucapannya dan membuat EL tersedak makanannya


Kiara pun cepat-cepat menyelesaikan makanya dan membersihkan ruang makan, setelah selesai semuanya Kiara langsung berangkat ke kantor tanpa memperdulikan EL


Yah... Entah apa yang terjadi, Kiara terlihat sangat dingin dengan EL.


. .....


Tok


Tok


Tok


"Masuk"suara dari dalam ruangan


Kiara sekarang sudah berada didepan ruangan bosnya itu. Perasaannya sangat gugup, terapi dia berusaha menetralkan agar tidak dinilai buruk oleh bosnya itu.


"Tuan, saya adalah asisten sekertaris baru tuan. Perkenalkan nama saya Kiara arsyila adiva" Kiara membuat bosnya mendongak


"Zey? " Kiara sangat kaget ternyata CEO itu adalah zey


"Kiara! " Zey tersenyum senang


"Ternyata kamu asisten baruku, aku sangat senang. Selamat bergabung" Zey menyalami Kiara


"Iya,Aku juga gak nyangka ternyata aku menjadi asisten mu" Kiara sembari membalas salaman zey


Zey keysan RAFANSYA adalah CEO di perusahaan RAFANSYA grup . Walau zey dulu paska SMA dia adalah murid yang cupu dan pendiam tetapi berkat kegigihan dan dorongan semua dari Kiara membuatnya sukses seperti sekarang. Ternyata zey diam-diam pernah menyukai Kiara sampai sekarang, oleh sebab itu zey sangat terpukul saat mendengar Kiara sudah menikah.


ZEY KEYSAN RAFANSYA


DULU



SEKARANG



"Emm... Ngomong-ngomong gue panggil lho apa nih? Pak, bos, atau tuan." Kiara


"Panggil nama aja lah" Zey

__ADS_1


"Gak.. Gak.. Di kantor dikantor, diluar diluar. Gak dikantor sama diluar dijadiin satu" Tolak Kiara


"Ya udah oke, setelah lho aja" Zey


"Oke,Apa tugasku sekarang tuan zey" Kiara


"Tugas kamu sekarang adalah siapkan berkas untuk meeting hari ini." Kiara mengangguk dan langsung melaksanakan pekerjaannya.


Kiara memang sangat pintar, jadi tidak sulit baginya untuk bisa menguasai pekerjaannya itu


........


"Ini asisten barumu tuan zey" Tanya salah seorang kelayn zey yang bernama alister


"Iya dia asisten baruku sekaligus sahabat SMA ku dulu, perkenalkan dia QIARA RAQUEENZA" Kiara menyalami semua kelayn zey


"Wah.. Cantik sekali asisten barumu tuan" Puji revindra


"Dia selain cantik juga sangat pintar" Zey


"Wah...paket komplit nih. Kalian sangat terlihat serasi, tuan zey tidak ada niatan meminangnya" Goda galen


"Dia sudah punya suami" Zey tersenyum masam


"Owh... Maafkan saya nona" Galen menundukkan kepalanya


"Tidak papa tuan" Kiara tersenyum masam


"Ya udah ayo kita mulai meeting kita hari ini" Zey


Setelah meeting selasai Kiara pulang bersama zey menaiki mobilnya.


"Aku senang dengan kinerja mu Kiara" Zey tersenyum gembira


"Alhamdulillah kalau tuan zey senang, saya akan bekerja semaksimal mungkin" Kiara


"Jangan panggil saya tuan jika bukan jam kerja, panggil nama saja biar kita gak Canggung" Zey yang hanya dianggukin Kiara


"Ra, inikan udah jam makan siang, mau gak lunch bareng." Zey


"Boleh " Kiara mengangguk senang hati


"Ra, kamu mau makan apa" Zey menyodorkan buku menu


" terserah lho aja zey" Kiara


"Oke, saya pesan ini , sama minumannya ini masing-masing dua ya" Pelayanan itupun mengangguk


"Em.. Lho gak dimarahin suami lho kan makan bareng sama aku? "zey


" Gak bakal, gua nikah lagi juga dia gak peduli "jelas Kiara malas


" Maksudmu?? Suamimu gak merduliin lhu gitu?"Kiara mengangguk seraya menundukkan kepalanya


"Gua nikah bukan atas dasar cinta, melainkan paksaan orang tua kita" Kiara termenung sedih


"Jadi Lho nikah karena perjodohan??" Kiara mengangguk


"Aku harap satu tahun segera datang, agar aku tidak lagi terjebak dalam pernikahan palsu ini" Kiara menatap keatas dengan penuh harapan


"Kamu dijadikan istri kontraknya?? " Tanya zey dengan nada tinggi karena kesal yang kemudian dianggukin oleh Kiara


"Laki-laki itu benar-benar harus dikasih pelajaran"batin zey sambil mengeratkan genggamannya


" Eh... Tapi ini kesempatan yang bagus bagiku. Aku akan berusaha masuk kedalam hati Kiara dalam waktu satu tahun ini, Setelah itu aku akan menikah dengan nya dan aku akan menjadi suami penggantinya"lanjut batin zey


"Kamu yang sabar ya ra, aku yakin pasti suatu saat nanti ada lelaki yang akan memperlakukan mu sebagai ratu" Zey mengenggam tangan Kiara


"Makasih ya zey kamu udah support aku" Kiara tersenyum menatap zey


"Dulu kan kamu selalu nyemangatin aku, support aku, dan selalu dukung aku. Jadi, sekarang gantian aku yang ada saat kamu dalam keadaan butuh dukung dari seseorang" Zey


Makanan pun datang mereka makan sambil sedikit bercerita untuk menetralkan suasana. Setelah selesai makan mereka pun kembali kekantor.


Hari sudah sore waktunya Kiara untuk pulang. Kiara menunggu taksi lewat, kebetulan hari waktunya orang pulang kerja jadi gak ada taksi yang kosong, aplikasi taksi online nya juga lagi eror. Akhirnya dia memutuskan untuk jalan kaki.


"Ra, yok bareng gua pulang nya" Ajak zey dari dalam mobil dan langsung dianggukin Kiara

__ADS_1


Sesampainya di rumah kiara langsung masuk kedalam rumah seperti biasanya. Diruang tamu sudah ada Adit dengan Aletta nonton bersama. Kiara yang melihat itu hanya cuek Bebek saja.


Kiara masuk kedalam Kamar dan langsung melaksanakan sholat nya, sedangkan diruang TV Adit yang mendengar adzan pun langsung mengajak Aletta sholat


"Sayang yok sholat dulu" Ajak EL sambil menarik tangan Aletta


"Gak ah yank, aku males banget sholat. Capek aku tu yank" kesya menarik tangannya kembali


"Capek apa sih, key" EL menatap kesal Aletta


"Ya kamu gak liat tadi pagi aku kerja keras demi meeting kamu" kesya


"Yang gerak kan aku kamu hanya tinggal nyatati  aja, Kiara aja yang tiap hari beres-beres rumah dan belum lagi kerja dia masih sanggup tu untuk sholat" EL


"Sayang kamu kok nyama-nyamain aku dengan wanita pelakor itu sih "kesya berdiri menjajarkan tubuhnya dengan tubuh EL


"Tapi itu memang kenyataannya" EL


Menatap dingin kesya


"kamu jahat!!" kesya mengambil tasnya dan langsung melangkah keluar


EL mencakar-cakar rambutnya karena frustasi dengan kelakuan kesya, padahal dia hanya ingin terlihat kesya lebih dari Kiara, tapi nyatanya apa, dia malah bersikap keras kepala seperti itu. EL tidak mengejar kesya dan memilih melaksanakan sholatnya.


Selesai sholat dia sudah melihat Kiara beberes rumah membersihkan bekas makannya dengan kesya tadi. Dari mata Kiara, EL bisa melihat bagaimana capeknya dia tetapi EL tetap mementingkan egonya yang ingin cepat berpisah dari Kiara.


........


Dimeja makan EL yang tengah menyantap makanannya tidak melihat Kiara sama sekali.


"Dimana wanita itu, kenapa dia gak turun. Apa dia marah karena aku membawa kesya ke rumah." EL menghentikan makannya sejenak


"Eh... Tapi kan dia sudah menyetujui surat perjanjian itu" EL langsung berdiri dan menuju kamar Kiara.


EL mengetuk kamar itu retapi tidak ada jawaban, setelah itu EL membuka pelan pintu itu dan mendapati Kiara tengah tidur berbalut mukenah pemberiannya kemaren di sajadah nya lagi. EL membangunkan Kiara untuk makan malam.


Lagi lagi wanita itu membuat pria tampan itu terpaku karena kekaguman nya


"Ra... Bangun" EL sedikit menggoyahkan badan Kiara dengan suara lembut


"Ra... " EL memegang tangan Kiara yang sangat panas.


"Astaga badannya panas sekali" EL langsung membopong Kiara ke bed dan mengambil kompresan


Kiara yang merasakan ada sesuatu di jidatnya langsung terbangun.


"EL!! NGAPAIN LHO KESINI!! " Sentak kaget Kiara sambil duduk


"akhirnya kamu bangun juga,ni kompres sendiri badan mu. Menyusahkan saja."titah EL kejam.


"Aku tidak pernah menyuruhmu" Saut Kiara yang membuat langkah EL terhenti


"Dasar gak tau diri!! Buang- buang waktu gua kesini tau gak." EL tanpa menatap kiara


EL pun langsung keluar dan menutup keras pintu Kiara.


"Kiara... Lho harus kuat, lho bisa... Lho bisa" Kiara menyemangati dirinya sendiri untuk yang kesekian kalinya


Kiara membereskan peralatan sholatnya dan langsung melanjutkan istirahat nya, karena badannya yang kurang sehat membuat nafsu makannya hilang.


........


BRUKK


EL memukul keras meja makan hingga retak


"ERGGHHH........WANITA ITU MEMBUAT NAFSU MAKAN KU HILANG AJA!!" Kesal Adit


"Heh... Liat aja besok gua akan kasih lho pelajaran" Adit memiringkan sudut bibirnya


...JANGAN LUPA VOTE, LIKE, AND KOMEN NYA YEEE😊😊...


.... ...


.......


.... ...

__ADS_1


.... ...


...LANJUT PART...


__ADS_2