
...****************...
Jam 10.01 mobil Papanya Siska tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, "Kalian turun duluan yah Papa parkir mobil dulu" kata Papanya Siska. Suara notifikasi berbunyi Siska membaca sms itu. "Kak Laela Burhan ada mengirim uang ke rekening ku,ayo kita tarik". "Dia ngirim berapa Sis" tanya Laela "Ini semuanya 5 juta,Kak Laela aja yang pegang yah"kata Siska. Laela memasukan uang itu dan menyisihkan 500 ribu untuk bensin mobil Papanya Siska.
"Om ini ada uang bensin,kebetulan Burhan ada kirim 5 juta buat makan nanti di Bandara."Banyak banget Burhan kirim , ya udah Om terima nih kebetulan tanggal tua" jawab Papanya Siska."Papa apaan sih malu-maluin aja" kata Siska." Ngak apa-apa kok Sis lagian uang ini juga ngak habis kok kalau cuma buat makan kita berdua" kata Laela.
"Yah Papa balik duluan kalian makan aja dulu di dalam Bandara mumpung waktu masih ada 1 jam lagi" kata Papanya Siska.Setelah melapor ke loket .
"Ayo Kak kita check in dulu di dalam" Siska dan Laela berpamitan ke Papanya Siska.
"Yud kita ke Bandara sekarang, kamu telepon Kak Gita dulu mereka mau di Hotel atau di Apartemen aja nginapnya". Kata Burhan. "Tunggu aku telp Bos Gita dulu" jawab Yudi.
Setelah makan di salah satu tempat makan yang di sediakan Bandara.Siska dan Laela berdiri setelah mendengar panggilan petugas Bandara.Sisa dan Laela berjalan masuk menuju kabin pesawat.
"Halo Bos Gita" sapa Yudi." Apaan sih Yud pake pake panggil Bos segala, Gita aja" jawab Gita...."Baik Bos..ehh Gita".jawab Yudi keki.
"Aku mau jemput pacarku Siska dan Laela dulu yah, nanti mereka nginep di Apartemen atau Hotel aja" tanya Yudi. "Nginep di Hotel aja Yud nanti kamu telpon Wenda aja" kata Gita. "Oke deh kalau begitu" jawab Yudi.
"Halo Wenda" sapa Yudi. "Tumben kamu nelpon aku Yud" jawab Wenda dengan centil. "Tolong siapkan 1 kamar untuk tamu Bos Gita" jawab Yudi datar. " Mau nginep dimana" tanya Wenda. " Di tempatnya Papanya Eko saja kemarin" jawab Yudi.
"Ooh Hotel Mulia Senayan yah, kebetulan kita sudah ada kerjasama" kata Wenda. "Baiklah terima kasih yah Wenda" kata Yudi". "Iya sama-sama Mas Yudi". Jawab Wenda.
Burhan dan Yudi yang telah lebih awal tiba di Bandara nongkrong abil ngopi di cafe. "Burhan cantik-cantik yah pramugari itu" kata Yudi. "Kamu ini Siska mau datang aja masih sempat-sempatnya lihat cewek bening".jawab Burhan dengan ketus. "Kan cuma lihat doang, mengagumi kan bukan berarti mau memiliki" jawab Yudi. "Ngeles aja lho kayak bajaj" jawab Burhan.
__ADS_1
Setelah melihat jadwal kedatangan pesawat Laela dan Siska Burhan dan Yudi menunggu di pintu kedatangan.
"Itu mereka Bro".kata Yudi. Laela dan Siska hanya membawa 1 koper kecil terlihat berjalan ke arah mereka berdua.
Siska langsung memeluk Yudi menumpahkan rasa rindunya. Laela dan Burhan pun demikian.
Mobil menuju Hotel Mulia Senayan. Setibanya di Hotel Burhan melapor ke resepsionis sesuai kamar yamg di siapkan Wenda untuk tamu Gita.
"Telepon Burhan berdering, Halo Burhan kalian udah dimana" tanya Gita. "Aku udah di Hotel Mulia Kak" jawab Burhan. " Oke tunggu aku jemput disana yah, 30 menit lagi aku tiba" ucap Gita.
Gita yang bersama.Eko dan kedua orang tuanya Eko di dalam mobil berencana bersama Gita makan siang. Karena Laela dan Siska datang Gita mengajak sekalian keduanya ikut bersama.
"Burhan aku sudah di lobi aku tunggu disini aja yah sama Mas Eko" kata Gita. "Iya Kak kami turun sekarang. "Laela dan Siska yang telah mandi dan mengganti pakaian mereka.
Ayah dan Mamanya Eko terkejut melihat Laela ada di antara Burhan dan Yudi, sedangkan Siska mereka tak mengenalnya. "Nak Laela ikut juga yah" kata Mamanya Eko." Iya Tante tadi pagi aku dari Malino langsung ke Bandara" jawab Laela.
"Acara kenal-kenalannya udah selesai, kita lanjut makan siang aja yah" kata Eko. "Mas Eko agak kurusan sekarang" kata Siska. " Iya kan program diet berhasil" jawab Eko membusungkan dadanya sambil menepuk-nepuk bangga. "Apaan sih Mas, kayak gitu aja bangga" kata Gita sambil tersenyum.Mereka tertawa semua. 2 mobil pergi meninggalkan Hotel le sebuah tempat makan di Kelapa Gading.
Selesai makan mereka mengobrol, Gita,Siska dan Laela tampak akrab seperti teman lama yang baru ketemu. "Kalian cantik-cantik banget sih, mau jadi model ngak" tanya Gita. Laela dan Siska tersipu malu. "Kakak bisa aja kami ini dari kampung bagaimana mau jadi model,kan disini pasti lebih banyak cewek lebih cantik dari kami" kata Siska. "Kalian memiliki wajah ngak kalah kok dengan mereka, di poles dikit aja aura kalian langsung bikin pangling Burhan dan Eko" jawab Gita. "Ya udah besok pagi kita kesalon sama yah aku mau perawatan dulu nih" kata Gita. "Kami ngak usah ikut yah" jawab Eko. Harus dong ikut Papa dan Mama juga ikut sekalian perawatan" kata Siska. "Mama ngak usah malu udah tua mau dandan kayak anak gadis" seloroh Mamanya Eko. "Mama ikut aja kan disana Mama bisa creambath dan lainnya.
"Papa ikut Gita, rambut udah panjang nih" kata Ayah Eko." Bapak jangan macem-macem yah" ucap Mamanya Eko. "Ngak apa-apa Papa juga sekalian rapikan rambutnya biar tambah ganteng Ma" jawab Gita.Ayah Eko senang bukan main di puji sama calon menantunya ini.
"Waah bakalan lama kita nih Bro" ucap Eko kepada Burhan dan Yudi. " Ngak apa-apalah Ko lagian kapan lagi kita menyenangkan pasangan kita" jawab Burhan." Tuh bener di bilang Burhan Mas Eko" jawab Gita....
__ADS_1
"Yah sudah kita shopping dulu hari ini mumpung ada Laela dan Siska" kata Gita. Setelah membayar makan mereka menuju Plaza Indonesia.
Laela dan Siska tak berani menyentuh pakaian disana, karena waktu Siska melihat pakaian itu matanya melotot melihat angka yang terterah. "Busyet mahal-mahal banget sih" ucap Siska.Gita tersenyum melihat Siska tak menyentuh lagi pakaian yang di gantung.
"Kalian boleh pilih kok, pakaian yang kalian sukai nanti aku yang bayar, tak usah pikirkan harga" kata Gita.
"Iya Sis mumpung ada Gita, kalian pilihlah" kata Eko.Gita yang sedang sibuk memilihkan pakaian untuk Mama dan Papanya Eko.
Burhan , Yudi dan Eko menunggu di Cafe Mall sambil ngopi."Kalau nunghuin mereka belanja pasti lama lebih baik, kita nunggu disini aja" kata Eko. "Iya kemarin aja waktu kamu sakit kami di belikan baju hampir 2 jam baru selesai" jawab Yudi.
Gita juga meihat pakaian yang di pilih Laela dan Siska hanya 1 pasang. "Kok cuma 1 pasang sih" kata Gita cemberut. "Sini aku pilihkan kalian, ukuranya Laela dan Siska berapa" tanya Gita. "Kami sama Kak, ukuran M" jawab Laela.
Gita mengambil 4 pasang pakaian yang ia pilih khusus untuk Laela dan Siska, begitu juga kedua calon mertuanya yang selesai mengambil 6 pasang pakaian. "Semuanya berapa Mbak" tanya Gita. "Semuanya 375 juta Mbak" jawab Kasir. Kedua orang tua Eko dan Laela dan Siska saling memandang.
"Kita ke toko sepatu dan sandal wanita dulu, lho Mas Eko mana yah sama lainnya" tanya Gita. "Mereka menunggu diCafe sana Kak" jawab Laela sambil menunjuk.
"Mas ngopinya udah selesai, kita ke toko sepatu dulu" kata Gita sambil menarik tangan Eko.Setelah Burhan membayar, Akhirnya mereka ikut mengantar ke toko sepatu.
Setelah memilih beberapa pasang sepatu untuk mereka semua, Gita membayar ke Kasir."Berapa ssmuanya Mbak" tanya Gita. "Setelah di potong diskon semuanya 237 juta" jawab Kasir.
"Nak Gita jangan terlalu boros belanjanya" kata Mamanya Eko. Hampir 500 juta belanja hari ini. Semua terlihat pusing dan tak enak hati.Gita yang royal di saat shopping begitu ringan mengeluarkan uang.Yudi membisikan kepada Siska dan Laela "Kalian tak usah kawatir uang belanja hari ini tak seberapa kalau kalian tahu penghasilan Gita perbulannya" bisik Yudi.
Laela dan Siska termenung membayangkan kekayaan Gita ini, beruntungnya mereka bisa mengenal Gita.
__ADS_1
...****************...
#Bersambung#