Air Mata Terakhir

Air Mata Terakhir
AMT 5


__ADS_3

...MAKASIH UDAH MAU LANJUT PART😊...


...JANGAN LUPA VOTE, LIKE END KOMENNYA YA READERS😍...


.......


.......


.......


.......


.......


...HAPPY READING...


.....


Pagi ini, Kiara sudah beberes rumah sekaligus bersiap siap untuk melamar pekerjaan.


"Mau kemana lho " Tanya EL saat sudah berada di meja makan


"Bukan urusan lho" Cetus Kiara


Dengan rasa malas EL merotasi kan matanya. Selesai makan Kiara langsung pergi tanpa berpamitan dengan EL. Sebenarnya Adit hari ini juga ingin ke kantor tapi ia terlebih dahulu menjemput KESYA (sang sekertaris nya).


.......


Diatas teriknya matahari Kiara menelusuri semua perusahaan yang memiliki posisi yang tepat dengan keahliannya,  'kesekretariatan pribadi' Yah Kiara adalah lulusan terbaik di Universitas terbaik di Amerika.


Ia sempat ingin diterima di salah satu perusahaan di Amerika, tetapi lantaran perjodohan itu dia membatalkan kontrak kerjanya dan memilih pulang ke Indonesia.


"Ini adalah perusahaan yang terakhir, aku harus keterima disini" Kiara memasuki perusahaan itu


Perusahaan yang di datangi Kiara adalah RAFANSYA GRUP. Setelah menyetor kan berkas Kiara di panggil Untuk interview.


"SELAMAT!!Kamu diterima di perusahaan ini, sebagai sekretaris pribadi CEO di perusahaan ini."


"Makasih pak"


"Kamu bisa mulai kerjamu besok pagi"


"Baik Pak. Kalau begitu saya permisi" Kiara langsung keluar dengan perasaan gembira


Sesampainya dirumah Kiara langsung membuka pintu.


"Loh... Kok gak dikunci" Setelah pintu yang dipegangnya lolos dari tangannya


"Apa EL sudah pulang"Kiara langsung masuk


Dan ternyata EL menggelar pesta di rumah. Dia melihat banyak teman-teman EL dengan usia sama dengan EL duduk berjajar di atas sofa. Rumah berantakan sekali, membuat kiara geram sendiri, tetapi apalah dayanya karena surat perjanjian itu.


Kiara masuk dengan santai, tanpa salam, tanpa permisi, asal nyelonong aja.


" Waw... Dia siapa EL? Cantik banget"tanya kagum temanya yang bernama arya


"Lho gak tau ya kalo EL tu udah nikah? " Saut doni


"What nikah!!!" ARTHA menyemburkan minumnya


"Biasa aja kalik" Sentakan semua teman-temannya


"Sorry... Sorry... Gua kaget" ARTHA


"Tapi kok tadi lho masih mesra mesraan sama KESYA" ARTHA

__ADS_1


"Dia hanya istri kontrak gue"EL  membuat semua teman-temannya kaget tidak percaya


" Whatttt"teriak seluruh teman EL


"Cuma istri kontrak?? Lho jadiin dia istri kontrak?? Wah lho sadis bree.. " Saut razka


"Pernikahan kita hanya lantaran perjodohan bukan atas dasar cinta. Gua gak cinta sama dia, gua tu cintanya sama KESYA" Cetus sadis Adit


"Wahh.... Gak nyangka gua bro sama lho,ternyata selera lo dengan orang tua lho jauh beda ya"athar bergeleng Geleng kepala


" Iyalah "Jawab EL dengan penuh percaya diri


" Maksud gua tu orang tua lho lebih berkelas ketimbang selera lho. "lanjut athar membuat semua temen- temennya tertawat


" Istri lho itu cantik banget sumpah gak ada apa-apanya ketimbang KESYA!  diambil orang nanti nanges"ejek doni


"Buat gue gimana? " Tawar razka


"Ambil aja sana" EL dengan senang hati mempersilahkan teman- temannya


"Wah bro, lho sadis tingkat dewa banget" Razka


Tanpa mereka sadari di balik dinding ada sepasang telinga yang sedang mendengar pembicaraan mereka.


ya.. . Itu Kiara, ia tidak menyangka kalau EL akan memperlakukannya sesadis itu


.....


Kiara membaringkan badannya diatas bed. Ia melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 13:03.


"Mending aku Sholat dzuhur dulu... Entar ketiduran lagi" Kiara langsung mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat.


Selesai sholat Kiara yang sangat lelah membaringkan tubuhnya diatas sajadah nya, dia terlelap pulas diatas sajadah itu


Waktu sudah menunjukkan pukul 3 tepat. EL yang dari tadi tidak melihat kemunculan Kiara pun mulai kesal karena seharusnya jam segini Kiara sudah mulai membereskan rumah. Dengan perasaan malas+ kesal EL membuka pintu kamar Kiara dan mendapati sosok Kiara yang ternyata masih terlelap, EL menatap Kiara begitu lama .


"Apa aku terlalu kejam padanya"


"Ehh...bukankah itu sangat bagus,agar aku cepat berpisah darinya tanpa menunggu satu tahun"


Begitulah isi pikiran Adit saat itu. ego yang teramat besar membuat rasa iba nya hilang.


dia melanjutkan emosinya. Adit menyiramkan air di wajah Kiara, Kiara yang tengah terlelap pun langsung kaget dan terduduk sambil mengelap wajahnya


"Ohh... Jadi ini ternyata sifat aslimu Ha!!PEMALAS" Adit


"Apa-apaan sih EL kamu!!" Sentakan Kiara


"Liat tu jam" EL menunjuk tajam jam dinding


"Astaghfirullah... Aku ketiduran lagi" Kiara langsung membereskan peralatan sholat nya dan langsung pergi dari kamar itu


EL yang berada di kamar itu serasa tidak percaya dengan Kiara. Dia kira Kiara akan mengeluh atau sebagainya ternyata dia masih dengan sigap melaksanakan janjinya itu.


Kiara memulainya dari menyapu dan membereskan sampah-sampah makanan bekas pesta EL dan teman-temannya tadi. Tepat pukul 4:30 kiara sudah membersihkan seluruh penjuru rumah itu. Kiara meninggalkan pekerjaannya yang lain dan langsung melaksanakan sholat ashar.


"Mau kemana kamu, kamu tidak boleh keluar sebelum pekerjaan mu selesai" EL


"Aku mau sholat ashar di masjid" Kiara


"Kenapa harus ke masjid biasanya juga di rumah" EL


"Kamu pikun kah! mukenah dan sajadah ku kan kamu siram tadi. Aku gak punya yang lain selain itu! " Jelas Kiara yang langsung berlalu


"Astaga....aku lupa" EL menabok jidatnya

__ADS_1


Selesai melaksanakan sholat Kiara pun berjalan pulang, tetapi tiba-tiba saat dijalan dari arah belakang....


"Kiara" Lelaki itu mendekat kearah Kiara


"Maaf...!!! Siapa ya" Tanya bingung Kiara


"Aku zey sahabat SMA kamu dulu, masak lupa sih? " Zey


"Astaga zey! lho beneran zey." Kiara tidak percaya dan dianggukin zey


"Maaf... Maaf zey aku beneran pangkling banget sama kamu, dulu kamu cupu, pendiam sekarang kamu berubah drastis gini. Waw...keren banget sumpah" Kiara


"Kamu bisa aja ra. gua kayak gini juga berkat support dari lho"zey


" Apa-apaan sih lo zey. Lho tanpa support dari gue, gue yakin lho pasti berhasil. Lho kan pinter disekolah dulu"zey


"Kamu lebih pinter ra, lho selalu dapat juara umum. lho juga dulu kan primadona sekolah, ya walau lhu sedikit kulkas tetapi banyak laki-laki yang naksir sama lhu" Puji zey


"Apaan sih lho zey, mereka tu buaya semua" Kiara merendah membuat mereka tertawa bersama


"Emm... Yok aku anter kamu pulang" Tawar zey


"Gak usah repot-repot" Tolak Kiara


"Udah ayok" Zey menarik tangan Kiara


Mereka pun pulang bersama. Sesampainya di gerbang rumah Kiara langsung turun.


"Ini rumah kamu ra? " Zey kebingungan


"Ini rumah suamiku"jawab Kiara yang membuat jantung zey berhenti berdetak


" Makasih ya zey. Aku masuk dulu, daaa. "Kiara langsung berlalu


" Maksudnya dia sudah menikah?!"zey berkata-kata pada dirinya sendiri


Kiara masuk kedalam rumah dan mendapati EL duduk di sofa sambil menyilang kan kakinya. Kiara masuk tanpa menghiraukan EL yang sudah memasang tampang dinginnya


" tu mekenah baru untuk kamu" EL melempar barang itu ke meja membuat kiara spontan menghampirinya


"Oh ,makasih" Kiara melenggang pergi


"Tadi siapa yang mengantarmu." EL tanpa menatap Kiara


"Dia itu___" Ucapan Kiara terhenti


"Buat apa aku jelasin, kan dia hanya orang lain yang menjelma sebagai seorang suami saja" Batin Kiara


"Bukan urusan lho" Kiara langsung melenggang pergi


Setelah itu Kiara melanjutkan pekerjaannya untuk memasak, Kiara yang sangat gesit hanya memerlukan 30 menit untuk memasak 5 jenis makanan.


Setelah semua pekerjaan selesai Kiara langsung bebersih badan, ya walaupun Kiara sudah mandi saat hendak ke masjid tadi, tetapi badan yang keringetan membuatnya merasa tidak nyaman.


Dimeja makan sudah terdapat EL dan Kiara yang sedang makan bersama dengan hening. Setelah selesai makan pun Kiara langsung membereskan semuanya dan mencuci piring-piring kotor bekas makan tadi sedangkan EL sedang berada diruang olahraga nya.


Kiara berbaring di atas kasur empuk itu, untuk mengistirahatkan badannya yang telah ia paksa bekerja keras tadi.


'Allah'u akbar Allah'u akbar'


Kiara yang tengah terlelap mendengar adzan pun langsung spontan bangun. Ia segera mengambil air wudhu dan memakai mukenah berwarna pink yang diberikan EL tadi


Setelah selesai sholat Kiara langsung membereskan perlengkapannya sholat tadi, tetapi tiba-tiba kepalanya terasa pusing bukan maen. Karena pusing yang teramat itu membuat Kiara pingsan di atas sajadah nya.


...GIMANA NI PENDAPAT KALIAN TENTANG KARYA AUTHOR INI?...

__ADS_1


...VOTE, LUKA, AND KOMEN !!!...


...LANJUT PART...


__ADS_2