Air Mata Terakhir

Air Mata Terakhir
Masa Lalu Komandan Black


__ADS_3

...****************...


Tim Komandan Black telah membubarkan diri dan melakukan tugas masing-masing sesuai perintah Komandan Black. Mereka terbiasa menjalankan tugas, hanya saja mereka penasaran lawan mereka kali ini cukup di segani oleh Komandan Black, siapa kah mereka sesungguhnya.


Gita yang telah menghabiskan uang senilai 35 juta dalam sekali belanja bersama para pengawal pribadinya. Tak mempermasalahkannya selagi ia merasa aman dan senang.


Burhan dan Yudi begitu semangat sampai mereka lupa sama Eko yang tengah berbaring saat ini hanya memakan nasi dari Rumah Sakit.


"Kak hari ini apakah kita tak menjenguk Eko" kata Burhan. "Astaga aku hampir lupa, ayo kita beli makan dulu sekalian kita makan disana aja yah" jawab Gita. " Maaf Nyonya , Eko ini siapa" tanya Dian.


"Dian lain kali kami ngak usah panggil Nyonya lagi, panggil saja Gita" ucap Gita. "Maaf saya tidak berani Nyonya" jawab Dian. "Panggil saja Nona, Ok !". Gita tak ingin di depan kedua orang tua Eko nanti Dian memanggilnya Nyonya. Gita belum siap untuk membuka semua masalah lalunya ke orang tua Eko.


Paman Black mengikuti kendaraan yang Burhan bawah menuju ke Rumah Sakit. Ia memantau dari jarak 50 meter.


Suara telephone bergetar di saku pinggang Komandan Black "Halo Komandan" Bravo B melapor. "Bravo B di terima" jawab Komandan Black. "Berdasarkan hasil penyelidikan kami Komandan, beberapa di antara mereka adalah bekas tentara terlatih yang pernah dikirim ke Somalia 1993 secara rahasia oleh sebuah perusahaan tentara bayaran yang bermarkas di negara bagian di Moyock Carolina Utara".jawab Bravo B. Komandan Black tak menjawabnya. "Apakah Clark telah membentuknya" gumam Komandan Black, ia terlihat ragu.


"Apa kalian tidak salah informasi"tanya Komandan Black ragu."Siap tidak Komandan" jawab Bravo B. "Baik, Tim Bravo Break" jawab Komandan Black menutup telephonenya.


Komandan Black pikirannya menerawang mengingat kejadian pertemuannya. 13 tahun lalu tepatnya Januari 1984, dimana ia mengenal Alfred Ray Clark sahabatnya semasa pelatihan bersama Seal Tactical Training (STT)  di Navy Seal. Clark mengagumi Black yang selalu unggul menjuarai di setiap sesi pelatihan walaupun Black kala itu dari negara yang baru berkembang. Clark menempati posisi kedua di bawah Black.

__ADS_1


2 minggu sebelum Navy SEAL tewas ditembak milisi al-Shabaab di Somalia  pada Tahun Oktober1993 Komandan Black tengah bersama Robyn Mack salah sahabatnya di Afrika 60 km dari Mogadishu, Black di ketahui tengah berada di Afrika di minta oleh SAS Inggris untuk mengungkap kematian AD Ranger dan Navy SEAL yang mengalami tragedi pembunuhan, Komandan Black yang pernah mengenyam pendidikan selama 7 bulan di SAS. dihubungi Pihak SAS melalui Menteri Pertahanan LB.Moerdani kala itu. Komandan SAS tahu Black bersahabat dengan Robyn Mack juru bicara militer Afrika.


Komandan Black membaca pesan lewat telegram rahasia yang dikirim Clark pada Tanggal 27 September 1993


Telegram itu berisi :


"Black hubungi aku secepatnya, aku butuh bantuanmu, cetak biru telah selesai".


Clark tahu Black memiliki banyak teman dan dukungan dari berbagai negara, khususnya negara-negara Arab seperti , Afganistan, Irak, Mesir, Afrika, Qatar, Kuwait dan Yordania. Namun sayang Komandan Black pada saat itu tengah di Afrika.


Tahun 1996 Alfred Ray Clark di minta melatih di Tim 8 SEAL. Dan dia sempat mengutarakan gagasannya tahun 1993 yang tertunda , Clark menceritakan kepada anak didiknya Erick Prince, Clark tak tahu bahwa Erick Prince muridnya adalah anak orang kaya yang ada di Timnya.


"Sebaiknya aku menelpon Clark" gumam Komandan Black.


Beberapa saat telepon itu diangkat "Hai Kapten Clark saya Kapten Black" ucap Komandan Black. "Apa kamu menggunakan saluran khusus Kapten Black" tanya Clark. " Iya pastinya, kamu tak usah kawatir sahabat ku Clark" jawab Komandan Black.


"Apakah ada hal penting sobatku Kapten Black" tanya Clark. "Yah aku melihat beberapa mantan tentara bayaran berada di Kota Jakarta, Apakah kau telah mendapatkan dukungan cetak birumu Clark" tanya Komandan Black. "Iya Black aku sudah membentuknya saat ini aku memiliki database berisi 10 ribu nama anggota Pasukan Khusus, tentara, Agen dari berbagai negara yang dapat aku panggil di saat aku butuhkan.jawab Clark. Komandan Black tertegun, dia tak menyangka bahwa Clark sahabatnya itu memiliki dukungan sebesar itu saat ini.


"Black Water itu nama perusahaan kontraktor keamanan yang aku bentuk, sinonim Black nama mu aku dedikasikan untukmu Black" kata Clark. "Kampret nih Clark pake nama gue ngak minta izin" gumam Komandan Black.

__ADS_1


"Clark apa kau memiliki kontrak atas nama Riska Gita Olivia di Jakarta" tanya Komandan Black dingin. "Iya sobatku Black" jawab Clark. "Dia adalah anakku" jawab Komandan Black berbohong. Clark terkejut bukan main, ia menerima kontrak tak mengetahui bahwa ia menerima uang untuk membunuh anak sahabatnya itu. "Maafkan aku Black aku tak mengetahuinya" jawab Clark.


"Clark aku mohon kau batalkan kontrak itu, aku bersedia mengembalikan kerugian mu" pintah Komandan Black. "Black aku menghargai persahabatan kita dari hal apapun, dan kau pernah menyelamatkan nyawaku di Mogadishu. Apakah itu hal sulit bagiku, apalagi itu anakmu"jawab Clark. Komandan Black bernafas legah. "Tapi ada sesuatu yang perlu aku sampaikan padamu Black, tentara itu sulit membatalkan kontraknya, kau bisa menghabisi mereka, aku akan menutup mata. Dan menganggap mereka gagal dalam misi" kata Clark. "Aku mengerti Clark"."Thank's....Lalu Komandan Black menutup teleponnya.


Clark yang tengah berada di Pantai Hawai mengingat kejadian yang menimpahnya tahun 1993, saat itu Clark di perintah untuk menangkap pemimpin Militan Jenderal Mohamed Farah Aideed. 


Penangkapan tersebut tak berjalan sesuai rencana. Baku tembak secara sengit pun terjadi antara pasukan pemberontak Somalia tersebut dengan Pasukan gabungan AS selama 18 jam. Sebanyak 18 tantara AS dan dua tentara PBB tewas serta 73 orang mengalami luka-luka. Clark terpisah jauh dari pasukannya, luka akibat tembakan RPG di sebuah Gedung membuat dia tertimbun reruntuhan dan dia anggap telah tewas.


Hingga berita ini di dengar oleh Pasukan SAS dimana kalah itu Komandan Black selaku tamu khusus Robyn Mack. Mendapat berita bahwa Pasukan SAS di perintah melakukan misi penyelamatan pasukan yang tertinggal di Mogadishu. Black menggunakan koneksi Robyn Mack untuk masuk ke daerah bekas pertempuran Pasukan gabungan Amerika. Komandan Black menyamar sebagai pasukan militan, warna kulitnya yang hitam pekat membuat misinya berjalan mulus masuk area bekas pertempuran dia mendapatkan info dari mata-mata Robyn Mack bahwa beberapa tentara gabungan seperti malaysia dan amerika banyak yang tewas dan menjadi tahanan.Mata-mata itu menyebutkan bahwa ada tentara yang tertimbun reruntuhan namun masih hidup.Komandan Black masuk ke dalam reruntuhan susah payah ia merayap pada saat dini hari.


Tepat pukul 02.10 malam Komandan Black menemukan Clark, melalui mata-mata Robyn Mack Clark dan Black lolos melalui jalur bawah tanah sepanjang 20 km , dimana beberapa pasukan SAS menunggunya." Black terima kasih atas bantuanmu sobat, aku berhutang nyawa padamu Black" ucap Clark tulus saat tubuhnya di naikkan di sebuah Helikopter Black Hawk.


Clark mengambil ponselnya lalu menelpon seseorang. "Erick kontrak atas nama Riska Gita Olivia di batalkan, kasus di tutup" ucap Clark. "Bagaimana bisa kita membatalkan kontrak itu" jawab Erick tak terima.


Kali ini kau dengar aku, aku tak mau menyinggung orang ini Erick" jawab Clark. "Siapa dia Komandan" tanya Erick Penasaran."Dia Kapten Black pahlawan Pasukan Navy SEAL dan Ranger " jawab Clark. Erick Prince yang pernah mendengar aksi heroik Black menyelamatkan pelatihnya Clark tragedi Black Hawk Down sangat mengagumi Komandan Black. Tapi dia tak pernah bertemu Black dan sangat sulit di cari. "Baiklah Komandan aku akan menutup kasus itu, kematian tentara bayaran itu tak sebanding nyawa Pahlawan Kita" jawab Erick Prince. Clark tersenyum, lalu menutup telepon.


...****************...


#Bersambung#

__ADS_1


    


__ADS_2