
...****************...
Masih di dalam kamar 3711 Gita masih memeluk Eko yang tertidur, Gita menatap Eko seksama....dia sentuh hidung dan bibir Eko dengan jari-jarinya.....
"Aku harus menjaga mu Mas dari orang-orang yang masih dendam.kepadaku"....gumam Gita.
Gita membelai rambut Eko yang lebat itu, Ia menyadarkan kepalanya di lengan Eko. " Kamu harus segera menikahiku Mas....jujur aku gemes sama kamu, tanganya mengarah ke bawah perut Eko....tapi dia urungkan,Gita merasa cukup mengoda Eko dia tak mau merusak impian Eko .
Gita ingin menghabiskan malam pertamanya kelak di Paris atau Italia bersama Eko, hayalan yang tak sulit bagi Gita untuk dia wujudkan.....
Eko yang sedikit mendengkur itu, membuat Gita gemea dan jahil memencet hidung Eko lama.....Eko yang tidak bisa bernafas terbangun kaget.....Gita terkekeh. "Sayang kamu gangguin orang tidur aja" ucap Eko."Biarin lagian orang masih pengen bicara malah tidur" jawab Gita sambil memanyunkan mulutnya cemberut.
" Tunggu sebentar" kata Eko." Mau kemana Mas" tanya Siska ...." Ke Toilet boker, mau ikut" jawab Eko....."iiiih jorok" kesal Gita....melempar bantal ke Eko, " Ngak kena weee" ejek Eko.
Sementara di tempat lain, di sebuah rumah mewah. Seorang wanita duduk di meja sambil menyalahkan rokoknya, Gita ingat aku akan merebut perusahaan Kakakku dari mu, kalau bukan Ronald masih hidup, nyawa mu sudah dari kemarin melayang, gumam wanita itu.
.
"Alvin awasi Gita apabila ada kesempatan culik dia, kerjakan dengan rapi" perintah Ella. " " Siap Bos" jawab Alvin.....
"Aaaah legahnya...." ucap Eko. , Eko selesai mandi,tak lupa memakai parfum mahal yang di belikan Gita bau harum maskulin sangat menyegarkan....." Wahh udah mandi kamu Mas" tanya Gita...." Iya dong sayang" jawab Eko.
Melihat Eko yang sudah mandi, Gita teringat bahwa dia mau menjenguk Mama dan Papanya yang baru tiba dari London.
__ADS_1
"Mas kita kerumahku yuuk, kebetulan Papa dan Mamaku baru datang" kata Siska...."Apa ngak biarkan mereka beristirahat dulu sayang" jawab Eko..." Bener juga kamu Mas, biarlah dulu mereka mwnghilangkan Jet Lagnya" ujar Gita. "Jet Lag, itu apa sih sayang" tanya Eko....
"Ooh itu Mas kalau kamu melakukan perjalanan jauh kan kurang tidur, apalagi kita pasti melewati beberapa zona waktu, tekanan udara dalam pesawat dapat menyebabkan mudah kelelahan" terang Gita. " Ooh begitu yah sayang" jawab Eko....
"Kalau begitu biarkan Papa dan Mamu beristirahat 1 atau 2 hari dulu sayang" kata Eko..." Iya Mas..." Jawab Gita.
Mas nanti sore kita ke Butik dulu yah,aku mau lihat hasil Payet bajunya Desy, kan kemarin aku minta Nurlaelah asisten ku untuk menyelesaikan sisa 20% nya" terang Gita..." Ayook mumpung masih sore nih" jawab Eko. " Eko menuruni parkiran di lantai 8 Hotel Mulia menuju Butik Gita di Fatmawati Jakarta Selatan....
" Gimana Nur udah selesai pasang payetnya"tanya Siska. " Iya Kak barusan selesai setengah jam lalu" jawab Nur
Gita memeriksa Gaun itu, " Ini coba kau perbaiki sedikit di bagian sisi ini, jangan miring, biar sedikit tapi itu akan terlihat apabila pelanggan memakai pada saat fitting". Ujar Gita. " Baik Kak..." jawab Dona.
Gita memang ke asistennya Nur ini tidak ada perbedaan status panggilan, Nur ikut Gita sudah lama semasa dia masih gadis belia. Niur di angkat menjadi Asisten III Gita. Untuk Asisten I Salma dan II Mia ada di Paris dan German.
Eko tak menyadari mobil kijang mengikuti Eko dari belakang mulai dari Butik Gita. 1 jam kemudian di dekat Danau Sunter yang agak sepi mobil Eko mengerem mendadak, mobil itu menyilang di depan mobil yang Eko kendarai. Eko yang sudah berjaga-jaga membawa tongkat Soft Ball di samping kursinya.
Ia merasa gelagat orang itu tidak baik. turun empat orang laki -laki berperawakan jangkung, berewok serta codet di muka membuat tampang mereka bertambah seram. Sedangjan pria yang berkacamata hitam penuh tato duduk di atas kap mobil.
"Sayang cepat lapor polisi, kunci mobil dari dalam sekarang juga" perintah Eko pada Gita.
Dengan tangan gemetar Gita cepat mengunci pintu, dia menunduk menekan nomer panggilan darurat kepolisian....
Eko yang sudah keluar, melihat tiga pria berjaket hitam...." Apa maksud kalian menghadang ku" tanya Eko.
__ADS_1
"Serahkan wanita di dalam mobil itu, kalau kau masih sayang nyawamu" ucap pria berewok....
"Langkahi dulu mayatku, itu jika kalian mampu"jawab Eko. " Banyak bacot lho" teriak Brewok. Langsung menyerang Eko.
Samurai itu menebas ke arah leher Eko, Eko menangkis dengan erat kedua tangannya memegang tongkat soft ballnya, Kakinya panjang menendang dada pria itu.
Pria itu mundur satu langkah menarik samurainya ke arah kaki Eko, Eko menarik kakinya menyamping ke kiri, tongkat Soft Ball memukul tangan pria brewok hingga samurai terlepas. Eko tak menyia-nyiakan kesempatan memukul tengkuk pria brewok.
"Hajar dia cepat, Dua pria berantig dan bertato .menyerang Eko secara bersama, dua golok menderu kencang, Eko bersalto ke belakang tiga kali, serangan kali ini menyerang titik vital Eko. Kalau berani 1 lawan 1 jangan main keroyokan.......Eko sengaja mengulur waktu mengatur nafasnya. "Bangs"t mau mati maaih banyak bicara lho" teriak pria beranting emosi....Dia maju duluan goloknya menebas membabi buta....Eko mengelak ke samping memiringkan badannya sedikit, tangan kanannya menangkis golok dengan tongkat, Eko merunduk kan kepala tapi kaki menyapu kaki pria itu.Pria beranting terjatuh kepalanya terbentur batu lalu pingsan seketika.
Pria bertato dimuka menendang Eko, Eko menangkis tapi tendangan itu sangat kuat. Eko berguling di tanah...." Kalau berani ayo tangan kosong" teriak Eko.....pria bertato melempar goloknya ke samping.
Pria bertato dan Eko saling jual beli tendangan, kekuatan kaki kedua berimbang namun Eko bukanlah anak kemarin sore menghadapi hal seperti ini. Pada saat pria bertato melompat dengan gaya taekwondo, Eko menendang pusaka tongkat pria itu sangat keras. Pria bertato meraung kesakitan. " Rasakan biji menyan kamu pecah" umpat Eko.
Eko memukul dan menendang pria itu ber tubi-tubi mukanya bengkak seperti babi, beberapa gignya terlepas....Pada saat Eko hendak menginjak pria bertato itu .Dari arah depan terdengar suara tembakkan 2 kali mengenai paha dan dada Eko. " Eko tersungkur dan jatuh tergeletak....ditengah jalan.
Gita berteriak histeris, hendak keluar dari dalam mobil , tapi pria itu menarik temannya satu persatu kedalam mobil lalu kabur ketakutan, karena warga berbondong-bondong datang mendengar suara tembakkan tadi, warga hendak mengejar tapi dia menembakkan pistol kebelakang , spontan warga tiarap. Mobil itu melaju kencang meninggalkan lokasi.
Beberapa menit polisi baru datang...Gita berteriak histeris....Pak cepat panggil ambulance. Ada yang tertembak....Gita meraung.....menangis melihat Eko bersimbah darah
...****************...
# Bersambung#
__ADS_1