Air Mata Terakhir

Air Mata Terakhir
Kedatangan Laela dan Siska.


__ADS_3

...****************...


Mereka berkumpul di ruang makan.Meja makan yang besar itu cukup menampung 20 orang untuk duduk dalam jamuan makan yang mewah. Melihat Bi Narsi dan pelayan meletakkan makanan berbagai macam alah restauran.Eko yang melihat banyak makanan seleranya bertambah, selama ini dia hanya makan menu dari Rumah Sakit.


Ayah Eko.memimpin doa sebelum makan.Burhan dan Yudi juga bersemangat menu kali ini sangat istimewah mereka tak mau menyia-nyiakan kesempatan makan besar kali ini.


Setelah beberapa menit mereka menyelesaikan makan malam mereka. Lalu mereka berkumpul diruang tamu."Bapak sama Mama aku mau menikah sama Gita minggu depan,kalian tidak usah pulang dulu" kata Eko."Emang kamu sudah siap Ko" tanya Ayahnya Eko."Untuk persiapan Gita udah menyiapakan semuanya Pa" jawab Gita. Gita yang mengerti maksud pertanyaan Ayah Eko sengaja memotong pembicaraan agar mereka tak kawatir dengan persoalan persiapan pernilakahan nanti.


"Papa dan Mama besok aisten ku akan mengukur pakaian papa dan mama untuk di acara pernikahan nanti"kata Gita."Untuk Burhan dan Yudi kalian nanti akan ditemani Wenda membeli jas, kalian juga akan membantu ku menyiapakan acara ini kan" tanya Gita."Itu udah pasti" jawab Yudi gembira...


"Kami akan menikah di Bali" ucap Gita. "Kenapa jauh sekali nak" jawab Mamanya Eko. "Kenapa tidak disini aja"jawab Ayahnya Eko. "Aku sekalian ingin mengajak Papa dan mamaku liburan di Bali pesawat mereka dari London langsung ke Bali Pa" jawab Gita. Ayah Eko mengangguk mengerti.

__ADS_1


"Aku juga tidak mengundang banyak orang,hanya beberapa keluarga dan sahabat terdekat yang hadir"ucap Gita. "Nak Gita apa ndak buat acara di kampung nanti, karena ini pertama kali Eko menikah" kata Mamanya Eko.Gita tersenyum mendengar pertanyaan calon mertuanya ini. "Soal itu Gita akan persiapkan Ma setelah dari Bali kita akan.melanjutkan acara di Makassar, agar keluarga Papa dan Mama juga mengetahui pernikahan kami" jawab Gita. Mamanya Eko legah mendengar jawaban Gita ini.


"Burhan dan Yudi kalian bersama Wenda lebih dulu ke Bali, Oh iya jangan lupa kalian bawah pasangan kalian masing-masing,aku ingin mengenal dan mereka juga hadir" kata Gita." Iya kami usahakan" jawab Burhan.Yudi senangnya minta ampun.Tapi Burhan berfikir apa mereka bksa mendapatkan izin dari kedua orang tuanya.


Setelah lama berbincang mengenai persiapan pernikahan Eko dan Gita , Burhan dan Yudi berpamitan kembali ke Apartemen. Di dalam mobil Burhan duduk di samping Yudi yang bergantian.Burhan mengeluarkan Hpnya lalu menekan sebuah nomer. " Halo Paman, apa Paman masih di Jakarta" tanya Burhan. "Aku sedang di Bandara bersama Tim menuju Bali" jawab Paman Black."Kebetulan Paman besok lusa aku akan ke Bali untuk persiapan pernikahan Gita dan sahabatku Eko" kata Burhan." Baiklah kita akan bertemu disana" jawab Paman Black lalu ia mematikan teleponnya." Apa Paman Black kamu udah juga Bro".tanya Yudi. "Mereka bukan hanya aku undang, tetapi aku akan meminta Paman Black dan Timnya menjaga keamanan acara Gita dan Eko nanti" jawab Burhan.


Lalu Burhan menelpon Siska dia berharap Laela masih bersamanya."Assalamualaikum Om" ucap Burhan."Waalaikumsalam,maaf ini dengan siapa yah" tanya Papanya Siska. "Saya Burhan Om temannya Siska di Jakarta" jawab Burhan.Yudi di samping Burhan uring-uringan kenapa Burhan menelpon Siska.


"Pa temenku aoan menikah di Bali aku di undang kesana sama.Kak.Laela" kata Siska. "Kalau diundang , tiketnya siapa yang nanggung" tanya Papanya Siska. "Kalau soal tiket,pakaian, serta Hotel mereka semua yang nanggung Pa" jawab Siska. "Yah kamu telepon Laela, Papa ngak mau kamu sendiri kesana" kata Papanya Siska."Terima kasih Pa, Papa memang yang terbaik deh" jawab Siska sambil memeluk Siska."Kalau ada maunya baru peluk-peluk Papa" ledek Papanya Siska. "Iiih Papa tapi kan Papa sayamg Siska" ucap Siska manja.


Siska.menelpon Laela dan alhamdulillah Laela tidak masalah karena kursusnya 2 minggu ke depan baru mulai.Laela meminta izin berangkat besok karena dia memang berencana meminta Burhan datang ke Makassar karena ada sesuatu yang akan di sampaikannya kepada Burhan.

__ADS_1


Siska menelpon Burhan...."Halo Kak besok pagi jam 8 Kak.Laela tiba dari Malino aku mau jemput dia di terminal Gowa" kata Siska " Syukurlah dia datang, apa dia bisa ikut ke Bali" tanya Burhan. " Iya Kak, Kak Laela akan ikut ke Bali".jawab Siska. "Oke kamu kirim nama lengkap dan alamat aku akan memesan tiket ke Jakarta" kata Burhan. "Baik Kak" jawav Siska senang.


Setelah tib di Apartemen Burhan menerima notifikasi sms masuk. Lalu dia menelpon Gita. "Kak Gita aku mau memesan tiket, dimana yah biasa Kak Gita memesannya" tanya Burhan. " Oh kamu telepon Wenda aja yah Burhan bilang aku yang suruh" jawab Gita." Baik Kak terima kasih". Jawab Burhan.


"Halo Mbak Wenda ini aku Burhan". "Oh iya Mas Burhan ada apa yah tumben nelpon" jawab Wenda. " Tadi aku di suruh Kak Gita untuk memesan tiket pesawat untuk 2 orang dari Makassar tujuan ke Jakarta" ucap Burhan." Oh tiket yah pesawat jam berapa yah" tanya Wenda. "Kalau bisa siang aja Kak" jawab Burhan. "Aku cek dulu yah di Travel, sekalian kamu sms nama mereka" kata Wenda. "Baik terima kasih yah Mbak Wenda. "Iya sama-sama Mas Burhan" jawab Wenda.


Siska yang telah menjemput Laela bersama Papanya langsung menuju Bandara. Karena pesawat yang yang di pesan Burhan jam 11 siang, msreka harus buru-buru.Laela yang berfikir akan beristirahat dulu di rumahnya Siska muka terlihat bingung, "Kok lewat jalan sini Sis, kita mau kemana dulu" tanya Laela. "Kita langsung ke Bandara Sultan Hasanuddin dulu Kak" jawab Siska. "Emang tiketnya sudah ada" tanya Laela. " Iya udah ada Kak,ini jam 11.30 kita harus cepat sampai kesana, takutnya nanti macet di jalan" jawab Siska.


...****************...


#Bersmbung#

__ADS_1


__ADS_2