
Di lain tempat Burhan dan rombongan tim SAR Palembang dan SAR Makassar telah dalam perjalanan menuju ke Kota Pagar Alam yang menempuh waktu kurang lebih 7 jam....Arlan yang mengemudikan kendaraan Ford Rangernya telah melewati jembatan Ampera yang menjadi icon kota itu, Burhan dan Yudi melihat sungai kedua terpanjang di Indonesia itu begitu takjub keindahan.
Akhirnya pukul 22.15 WIB mereka tiba di Kota Pagar Alam.....Arlan yang telah di perintahkan Pak Yose Rizal itu tengah memasuki rumah untuk beristirahat malam ini.
Mereka bertemu dengak Uwak Turai salah seorang warga yang kerap rumahnya di gunakan para pendaki untuk sekedar beristirahat setelah melakukan perjalanan jauh, Uwak Turai selalu memberi wejangam kepada para pendaki sebelum mendaki Gunung Dempo.
Uwak Turai yang di mintai pendapat ini menyarankan Burhan dan Tim SAR untuk berangkat jam 4 subuh ke Pos 1 Gunung Dempo karena kondisi cuaca yang tidak menentu, untuk itu Uwak Turai menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.
Ada kepercayaan pendudul setempat dan para pendaki dari luar pun mempercayai kearifan lokal tersebut bahwa apabila para pendaki di bolehkan mendaki berbilang ganjil.
Pak Arlan yang mengetuai misi penyelamatan kali ini akan membagi dua kelompok.
Tepat pada pukul 01.00 Tim MAPALA IKIP dan UNHAS juga telah tiba mereka yang di Pimpin oleh Andi Aziz beristirahat di rumah Uwak Turai.
Uwak Turai yang telah selesai rapat dengan Tim Burhan dan Pak Arlan, di sambut oleh Andi Azis, Assalamualikum.....Walaikumsalam jawab Andi Azis....Wah sudah berapa tahun kamu baru kembali kesini lagi Zis kata Uwak Turai.
Iya Uwak kebetulan kami dari dua Tim MAPALA kampus IKIP dan UNHAS untuk melakukan penyisiran Mahasiswa yang hilang 4 hari lalu kaya Andi Azis, terang Azis ke Uwak Turai, " kebetulan kalian sudah disini barusan saya dari Pos SAR ,disana ada Burhan dan Tim SAR gabungan.
Nanti subuh jam 04.00 mereka akan kesini sebelum naik, Apa Uwak akan turut serta mendampingi tanya Andi Azis, Iya aku akan turut mendampingi mereka.....kalian sudah makan, tanya Uwak Turai....Sudah Uwak jawab Andi Azis.
Burhan dan Yudi sudah merebahkan tubuhnya yang penat, masih terasa pusing kepala mereka Jet Legnya belum hilang ....rasa kantuk yang tak bisa di bendung lagi.....
__ADS_1
Pukul 03 40 Arlan membangunkan keduanya untuk bersiap-siap,air dingin seperti es subuh itu, hal hasil Burhan dan Yudi tetap mandi agar suhu tubuhnya dapat menyesuaikan cuaca di kaki Gunung Dempo .
Mereka menaikkan ransel mereka maaing-masing....berjalan kaki menuju rumah Uwak Turai yang tak jauh dari Pos SAR lampu rumah Uwak Turai menyalah tampak anak-anak Pendaki yang diteras rumah....ada yang baru turun dari Puncak, rombongan Andi Azis berbincang-bincang menunggu Tim SAR dan Burhan.
Assalamualikum Pak Arlan memasuki rumah Uwak Turai, Walaikumsalam.....jawab mereka hampir bersamaan.
Mari masuk....pinta Uwak Turai tepat pukul 04.00 mereka sudah berkumpul semua....waktu untuk brifing hamya 10 menit tanpa banyak peetanyaan ke Uwak Turai mereka merasa bersyukur Uwak Turai meluangkan waktu untuk ikut serta dalam misi ini. Wejangan Uwak Turai mereka simak baik-baik karena bekal navigasi dan rute yang di sampaikan sangat membantu para pendaki ini yang baru menjajal Gunung Dempo.
Burhan dan Yudi memperkenalkan diri ketika melihat Mahasiswa IKIP dan UNHAS ada disana setelah brifing, Burha. mudah menandai kedua MAPALA asal kampungnya itu dengan melihat slayer yang ada di ikat melingkar di leher mereka....waena dan logo menandakan mereka di salah satu Unicersitas yang ada di Makassar, keakraban yang mereka tunjukkan memudahkan komunikasi antar mereka, sebelum mereka mendaki mereka menjalankan Shalat subuh berjamaah....
Selesai Shalat mereka berdoa bersama agar perjalanan kali ini selamat dan berjalan lancar sesuai yang di harapkan.
Uwak Turai memimpin jalan walau usia mencapai 58 tahun, fisik Uwak Turai tampak kekar dan kuat....mereka berjalan melewati Kebun Teh yang agak becek setelah hujan menguyur semalam.....
Tepat di lereng Gunung Dempo Uwak Turai menginstruksikan untuk berhenti di titik Summit Attack sejenak dan membagi Tim.
"Kita akan membagi Tim menjadi 4 sesuai hasil Brifing awal di Pos SAR masing-masing Tim harus ada yang pernah mendaki disini di atas 4 kali melewati semua jalur pendakian jelas Uwak Turai.... Dan setiap Tim membawa masing-masing Handy Talky, Kompas.dll.
Tim Alpa akan di pimpin saya sendiri , Tm Bravo Pak Arlan sebagai Leader, dan Tim Delta Pak Surya Leadernya, Tim Serra Andi Azis sebagai Leadenya " Setiap Tim akan di dampingi Tim SAR yang ada, tegas Uwak Turai...." Siap jawab mereka serentak
Sebelum kalian melewati Pos 1 tepatnya di Summit Attack ini tiap Tim akan di bagi 4 jalur, Jalur Barat Alpa, Jalur Timur Serra, Jalur Utara Charlie, Jalur Selatan Bravo.
__ADS_1
Apa kalian sudah faham, dan ada pertanyaan tanya Uwak Turai.Pak Arlan mengangkat tangan Iya Pak Arlan, Uwak Turai memberi waktu....Tolong setiap Tim yang ada silahkan membuka Peta Navigasi kalian setiap 2 jam pendakian serta menggunakan kompas sesuai jalur yang akan kalian lewati.
Setiap Leader Tim akan mengatur tugas masing-masing Sweepernya. Jalur ini memiliki trecking yang berbeda....tingkat kesulitannya aku berharap kalian bisa mengatasi setiap rintangan dengan safety.
Beberapa Jalur mungkin sudah tertutup oleh tumbuhan, dan semak-semak, " Apabila kalian mendengar suara auman Harimau Sumatera ataupun yang paling apesnya berhadapan langsung sebaiknya kalian hindari dengan cara berjalan mundur perlahan tidak membelakangi Harimau, tinggalkan bawaan kalian atau tinggalkan pakaian untuk mengalihkan perhatian Harimau.
Nyalahkan Api unggun besar apabila kalian masih di wliayah jelajah Harimau. Untuk kalian ketahui radius luas jelajah Harimau Jantan 280 Km persegi, untuk Harimau Betina sepertiganya. Tapi kalian tidak usah kawatir Luas kawasan Hutan Lindung Gunung Dempo ini masih aman untuk di jelajahi. Patroli Pihak Kehutanan masih rutin di lakukan.
Kalian bisa berkomunikasi melalui HT apabila terjadi acciden yang tidak di inginkan.
Apa. kalian sudah mengerti semua Tim hanya diam sambil menganggukan kepala tanda mengerti.
Burhan dan Yudi sejak tadi mendengar Petuah dari Uwak Turai dan Pak Arlan sempat kawatir mendengar kawasan Hutan Lindung ini masih di diami Harimau Sumatera.
Uwak Turai yang mengetahui Burhan dan Yudi baru pertama kali menginjak kan kakinya di Gunung Dempo menepuk-nepuk Pundaknya lalu mengajak Burhan dan Yudi duduk di bawah Pohon.
Waktu baru menunjukkan 09.20 WIB perjalanan pendakian akan di lakukan pukul 11.00 WIB , Uwak Turai dan Pak Arlan sudah berpengalaman di kawasan hutan itu memahami bahwa Harimau mencari makan pada saat pagi dan senja, jadi mereka mengatur waktu
ini penuh kewaspadaan.
Burhan mari sini duduk dekat Uwak, panggil Uwak Turai.....Burhan berjalan di samping Yudi, lalu duduk di depan Uwak Turai, Burhan jalur Tim Bravo yang kamu lalui itu adalah kawasan Hutan Lindung, tapi kalian masih akan melewati beberapa rumah penduduk asli di lereng Gunung Dempo ini.
__ADS_1
#Bersambung#