Aku Pergi Karena Hasutan Ibumu

Aku Pergi Karena Hasutan Ibumu
PERKENALAN JACK DAN FIKRI


__ADS_3

Jacki adalah sahabat Rara dikampus ketika mereka sama - sama masih kuliah di London. Jacki sendiri blesteran antara indonesia dan Belanda.


"Kenapa kamu sekarang bisa di Newyork?" Tanya Rara yang sudah selesai membahas pekerjaan


"Aku sekarang mengurus perusahan Papiku jadi ya mau gak mau sekarang aku di Newyork" ucap Jack


"Bukannya Papa kamu orang Belanda?" tanya Rara


"Iya tapi sudah sepeulu tahunan ini kami pindah ke Newyork. kamu sendiri sudah menikah dengan laki - laki yang kamu ceritakan dulu?" tanya jack karena dulu Rara sering menceritakan masalahnya pada jack


"Tidak" Rara menggelengkan kepalanya


"kenapa?" Jack mengerutkan dahinya


"Apa dia sudah menikah dengan wanita yang merebutnya dari kamu?" tanya nya lagi


"No, bukan seprti itu dia juga tidak menikah dengan wanita itu. sampai sekarang dia belum menikah


Mendengar cerita Rara, Jack semakin bingung dan tidak mengerti dengan jalan pemikiran mereka


"Kalian saling mencintai kan? Lalu masalah nya dimana?" tanya Jack


"Aku sudah menikah dengan laki - laki lain" ucap Rara


"What? tapi kenapa?" tanya jack heran


"Karena keadaan. dan mungkin karena kami tidak berjodoh" jawab Rara


"Okay, lalu dimana sekarang suami kamu?" tanya jack


"Suamiku Adi yang seharusnya presentasi didepan kamu saat ini" ucap Rara


"Adi? pemilik perusahaan ini? tapi bukan kah? jack tidak melanjutkan kata - katanya


"Iya, Adi sudah meninggal" jawab Rara


"Kamu yang sabar ya Ra, aku tau kamu wanita yang sangat kuat" ucap Jack


"I'm okay" Rara senyum


"Okay, karena masalah pekerjaan sudah selesai. aku ijin pulang dulu ya" ucap Rara


"Kenapa buru - buru? kita makan siang bareng dulu gimana?" ucap Jack


"I'm Sorry, next time kali ya! anak ku sakit q harus segera kerumah sakit" ucap Rara


"Kamu sudah punya anak?" tanya Jack

__ADS_1


"Sudah. anakku sudah dua" jawab Rara senyum


"Boleh aku ikut?" tanya jack


"Kamu mau ikut? emm..okay" jawab Rara mengijinkan


Keduanya meninggalkan kantor dan menuju sekolah El untuk menjemput El yang sudah kangen ingin bertemu Raya adiknya.


Didepan sekolah El sudah ada Fikri yang menunggu El pulang sekolah


"Fikri" ucap Rara


"Hai Ra" ucap Fikri melihat arah Jack


"Kenalin dia Jack mitra bisnisku yang baru dan kebetulan dia sahabat aku saat masih kuliah di London." ucap Rara memperkenalkan Jack pada Fikri


"Jack" ucap Jack mengulurkan tangan


"Fikri" jawab Fikri membalas uluran tangan Jack


"Fikri? dia..." ucap Jack melihat arah Rara dan Rara tersenyum mengangguk begitu juga dengan Jack yang memberi tanda mengerti


"Mommy" panggil El berlari memeluk Rara


"Sayang, Mommy kangen. maaf ya kemarin Mommy tidak pulang karena Mommy harus menjaga adik" ucap Rara memberi pengertian El


"Ada uncle Fikri, ini..?" El bingung melihat Mommy nya sama bule


"Ini nama nya Uncle Jack, teman Mommy juga. ayo beri salam" ucap Rara pada El


"Hai Uncle" El menyapa Jack


"Hallo handsome" sapa Jack menyentuh pipi El


"Kita kerumah sakit sekarang?" ucap Rara melihat El dan Jack


"Kalian mau kerumah sakit? apa aku boleh ikut?" tanya Fikri melihat Rara.


Sebenarnya ada perasaan sedikit takut melihat kedekatan Rara dan Jack. mungkin perasaan cemburu kali ya


"Kamu mau ikut?" tanya Rara


"Boleh kan?" ucap Firki membulatkan matanya


"Boleh dong uncle" sahut El senang


El selalu senang setiap kali dekat dengan Fikri.

__ADS_1


Rara yang lebih memilih bereng bersama mobil yang ditumpangi Jack dan El bareng dengan Mobil Fikri


"Ra, tadi itu Fikri yang kamu ceritakan selama ini kan? dia sedekat itu dengan anak kamu?" tanya Jack


"Sebenarnya El itu memang anaknya Fikri Jack. hanya saja El belum tau kalau Fikri itu Daddy nya." ucap Rara


"Berarti bukan anak Adi? lalu Raya?" Jack penasaran


"Raya anak Adi. jadi aku menikah dengan Adi sesudah aku melahirkan El. saat itu aku dan Fikri tidak mungkin untuk menikah karena Mama nya. tapi untungnya ada Adi yang mau menyayangi El seperti anak kandungnya sendiri hingga El tidak pernah kekurangan kasih sayang seorang ayah." ucap Rara sedih kembali mengingat masa lalunya.


"Lalu kalau sekarang Fikri mau kembali lagi sama kamu, apa kamu bersedia kembali sama dia setelah apa yang sudah dia lakulan?" tanya jack melihat Rara


"Aku tidak berpikir kearah sana Jack, fokusku sekarang hanya anak - anak." jawab Rara


"Tapi sepertinya Fikri dekat dengan El" ucap Jack


"Iya, biar bagaimana aku tidak bisa memisahkan mereka. karena Fikri ayah kandungnya." ucap Rara


Sesampainya dirumah sakit Rara yang kesana bersama El, Jack dan Fikri disambut hangat oleh Pak Dody dan Bu indah. mendengar cerita Rara semalam membuat pak Dody sedikit luluh dan tidak sepenuhnya lagi menyalahkan Fikri.


Pak Dody bisa menerima kalau mungkin sudah takdir yang harus dijalani putrinya seperti itu dulu.


Raya yang terlihat jauh lebih sehat ingin segera pulang karena merasa bosan diRumah sakit


"Sebaiknya kamu urus kepulangan Raya dulu Ra, kasian dia sudah ingin pulang." ucap Bu Indah


"Biar saya saya saja Ra, kamu sama Raya saja" ucap Fikri melangkah keluar menyelesaikan administrasi


Melihat sikap dan perlakuan Fikri ke Rara. Jack pun yakin kalau Fikri sebenarnya masih berharap sama Rara apalagi sekarang Adi sudah tidak ada diantara mereka.


Namun menurut Jack, laki - laki seperti Fikri tidak pantas untuk Rara.


Setelah mengurus administrasi, Fikri yang sudah kembali ke kamar Raya diajak keluar pak Dody untuk berbicara


"Om sudah dengar semua tentang kamu dari Rara, walaupun seperti itu bukan berarti kamu tidak salah. dimata Om, kamu tetap salah. karena sebagi seorang laki - laki kamu gagal melindungi Rara. Om mengijinkan kamu disini bukan karena Om memaafkan kamu, tapi karena Om bukan orang jahat yang akan memisahkan Ayah dan anak." ucap Pak Dody


"Baik Om saya faham, saya juga tidak berani berharap banyak. karena kesalahan saya dimasa lalu memang tidak pantas untuk dimaafkan. saya sangat berterima kasih atas kemurahan hati om mengijinkan saya menemui El." ucap Fikri sadar diri.


Kesalahannya dimasa lalu memang tidak lah mudah untuk dimaafkan.


Penderitan demi pemderitaan yang dialami Rara semua bersumber dari dirinya.


Untuk saat ini diijinkan bertemu dengan Rara dan El saja sudah membuat Fikri bahagia.


Raya melihat dan memandangi Fikri dan Jack karena mereka orang asing didepan Raya


"Raya sayang, pasti bingung ya melihat uncle -uncle ini? yang ini namanya Uncle Fikri, kalau yang ini namanya uncle Jack, keduanya teman Mommy" ucap Rara memperkenal kan Fikri dan Jack

__ADS_1


__ADS_2