Aku Pergi Karena Hasutan Ibumu

Aku Pergi Karena Hasutan Ibumu
BATAL MENIKAH


__ADS_3

"Bagaimana bisa Mama, wanita yang sangat aku hargai dan percayai. Tega melakukan ini padaku" Fikri menjatuhkan dirinya kelantai.


"Fik, Jangan seperti ini ya, Ini hari pernikahan kita. itu sudah berlalu, lupakan semuanya." Rengek Dela


"Apa kamu bilang? Pernikahn kita?" Fikri menatap tajam Dela


"Fik, apa yang mau kamu lakukan? jangan berpikir untuk membatalkannya Fik, semua tamu undangan sudah datang, tolong jangan lakukan!" Dela menggelengkan kepalanya panik


"Kamu pikir, aku masih bisa menikah dengan wanita seperti kamu? menjijikan." ucap Fikri emosi


"Tidak Fik, jangan, aku mohon jangan lakukan ini Fik, mau ditaruk mana muka papaku? semua relasi kerja papa di sini. aku mohon kita tetap langsungkan pernikahan ini" ucap Dela memohon menyatukan kedua tangannya.


"Semua tamu sudah menunggu, apa yang kalian lakukan disini?" ucap Bu Lina


Sejenak Fikri terdiam memandang tajam Mama nya.


"Dela ada apa dengan kalian? kenapa kamu seperti ini?" tanya Bu Lina penasaran melihat Dela yang menangis dan Fikri terduduk dilantai


"Ma..Fikri akan membatalkan pernikahan ini" ucap Dela menangis


"Benarkah yang Dela katakan Fik?" ucap Bu Lina


Fikri yang masih diam tak jawab


"Fikri.. bangun, apa benar yang di katakan Dela? jangan main - main kamu Fikri." teriak Bu Lina


Plak..


Suara Bu Lina menampar Fikri yang masih membisu.


Hatinya berkecamuk, ingin marah dan berteriak tapi itu Mama nya. wanita sangat Fikri hormati.


"Benar Ma" ucap Fikri datar


"Jangan gila kamu Fik, semua tamu sudah datang, cepat bangun! bersihkan diri kalian. kita temui tamu - tamu diluar! ucap bu Lina


"Bagaimana bisa Mama, orang yang selama ini aku hormati, bahkan tidak pernah sedikit pun aku berprasangka buruk dengan Mama, tapi bagaimana bisa Mama tega melakukan ini padaku" ucap Fikri meneteskan air mata.


"Apa maksud kamu Fik?" Bu Lina yang belum mengerti dengan sikap putra nya.


"Dela..ada apa ini?" tanya Bu Lina memandang Dela


"Fikri sudah tau tentang Vidio itu Tante" ucap Dela menangis

__ADS_1


"Vidio? Vidio apa?" Bu Lina yang masih bingung


"Vidio sepuluh tahun yang lalu" Ucap Dela ragu


Bu Lina terdiam, tidak menyangka Fikri akan mengetahui masalah Vidio sepuluh tahun lalu yang digunakan untuk mengusir Rara pergi dalam hidup Fikri.


"Fikri Mama bisa jelaskan semuanya, tapi tidak sekarang. sekarang kalian harus tetap menikah" ucap Bu Lina


"Maaf ma, tapi Fikri tidak bisa menikahi perempuan menjijikan seprti dia" ucap Fikri menatap tajam Dela


"Mama tidak bertanya pendapat kamu, kalian harus tetap menikah" ucap Bu Lina


"Sungguh Ma, Fikri baru tau Mama seperti apa. selama ini Rara berusaha menyadarkan Fikri tapi Fikri tidak mempercayainya. karena Fikri selalu berpikir Mama bukan wanita seprti itu" ucap Fikri


"Wanita seperti itu apa maksud kamu? apapun yang Mama lakukan itu semua demi kebaikan kamu" ucap Bu Lina


"Kebaikan apa yang Mama maksud?" tanya Fikri


"Jangan lupa Fikri, kamu bisa sukses seprti sekarang mendirikan perusahaan sebesar itu, kamu pikir itu semua murni hasil kerja keras kamu? bukan." ucap Bu Lina menatap tajam Fikri


"Apa maksud Mama?" tanya Fikri


"Sepuluh tahun yang lalu keadaan ekonomi keluarga kita begitu buruk, sejak Papa pergi Mama bekerja sendiri untuk membiayai pendidikan kamu, sampai saat Mama merasa berat dan tidak mampu lagi untuk membiayai sekolah kamu. Beruntung papa nya Dela menawarkan bantuan untuk membiayai sekolah kamu sampai perguruan tinggi dengan perjanjian kamu menikahi Dela.


Mama sudah menyetujuinya tapi Mama lihat kamu terlalu mencintai Rara hingga Mama melakuakan semua itu" Jelas Bu Lina


"Mama hanya ingin yang terbaik buat kamu" ucap Bu Lina


Tanpa menjawab perkataan Bu Lina, Fikri keluar meninggalkan Dela dan Mama nya.


"Fikri.... berhenti!" teriak Bu Lina tapi Fikri tidak menghiraukannya.


*Flashback


"Fik, ini minum jusnya Mama sudah buatin"ucap Bu Lina


"Terimaksih Ma" ucap Fikri


Setelah minum jus yang diberikan Bu Lina Fikri merasa matanya sangat mengantuk.


Disaat Fikri tertidur, Bu Lina bekerjasama dengan Dela membuat Vidio seolah mereka tidur bersama, Vidio itu sengaja dibuat untuk memisahkan Fikri dan Rara.


"Dret..dret..

__ADS_1


Panggilan masuk dari Rara


"Fikri kemana ya, kenapa belum datang juga di hubungi juga tidak di angkat." gumam Rara


Bu Lina yang tau hari itu Fikri janjian dengan Rara setelah jam pelajaran sekolah berakhir segera menemui Rara di sekolah dan menunjukan Vidio yang baru saja dibuat nya.


"Rara" panggil Bu Lina


"Tante" ucap Rara yang tampak cantik dengan gaya ABG rambut poni di kuncir Kuda.


"Saya Mamanya Fikri, bisa kita bicara sebentar?" ucap Bu Lina


"Iya Tante, ada apa?" jawab Rara


"Kita bicara diluar bisa?" ucap Bu Lina


"Baik Tante" jawab Rara dengan wajah bingung Mamanya Fikri menemuinya.


Sesampainya disebuah cafe dekat sekolah, Bu Lina dengan wajah penuh kasih sayang meneteskan air matanya memohon pada Rara untuk pergi jauh dari hidup Fikri.


"Maaf Tante, kenapa Rara harus sampai pindah sekolah?" tanya Rara bingung


"Rara mencintai Fikri?" tanya Bu Lina


"Iya Tante, Rara sangat mencintai Fikri" jawab Rara


"Kalau Rara mencintai Fikri tinggalkan dia, pergi sejauh mungkin." ucap Bu Lina


Rara diam tidak mengerti dengan permintaan Bu Lina. hingga Bu Lina menunjukan sebuah Vidio dimana Fikri tidur dengan Dela.


"Fikri, Dela" ucap Rara lirih


"Jika Fikri tidak menikah dengan Dela, nasib Fikri akan berakhir di penjara karena Papa nya Dela akan menuntut Fikri secara hukum. masa depan Fikri akan rusak." ucap Bu Lina menagis


"Rara akan putus dari Fikri Tante, kenapa Rara harus pergi?" tanya Rara


"Ra, Tante tau, kamu anak baik. kalau Rara masih disini, Fikri tidak akan mau menikah dengan Dela. dan Fikri pasti akan lebih memilih dipenjara. Mama tidak mau sampai Fikri dipenjara. Mama mohon ya Ra" ucap Bu Lina memegang tangan Rara.


Bu Lina memberikan sejumlah uang yang banyak untuk Rara meninggalkan kota ini.


Dan Rara yang saat itu masih terlalu polos menolak uang itu dan memutuskan pindah dari sekolah agar Fikri tidak tuntut oleh kelurga Dela yang sebenarnya masih sepupu sama Rara.


Awal melihat Vidio itu, tentu saja Rara kecewa dengan apa yang dilakukan Fikri dan Dela. Namun saat itu, melihat tangisan Bu Lina membuat hati Rara luluh dan menuruti kata - kata Bu Lina. Terlebih Dela juga sepupunya. Keluarga pasti akan sangat kecewa jika tau Fikri tidak bertanggung jawab sama Dela karena Rara.

__ADS_1


Rara yang rela mengorbankan masa mudanya demi Fikri laki - laki yang dicintai nya.


*Flasback off


__ADS_2