Anna & Dream

Anna & Dream
Epilog


__ADS_3

Dua tahun sejak mimpi itu, matahari pagi terasa hangat, udarah terasa sangat sejuk, tampak seorang wanita sedang seberlari mengelilingi taman tampak di kedua telinganya terpasang headset untuk mendengarkan musik mememani lari paginya, kondisi taman itu masih sangat sepih.



“Anna tunggu!” Suarah itu memberhentikan langkah wanita itu, ia menoleh kearah pemilik suarah.



“Aku harus ketoilet!” Xiang berteriak sambil berlari meninggalkan sahabatnya.



“Aku akan menunggumu.” jawab Anna



Gadis itu menatap kepergian temanya, biasanya Xiang akan lama jika berhubungan dengan toilet ‘Aku harap ia tidak tidur di toilet.’



Tepat lima meter di hadapanya sebuah mobil hitam menepihkan diri di pinggir taman, si pemilik turun dengan wajah kesal, ia membanting pintuh dengan keras.



“Ini karena Lucy memakai mobilku semalam.” Samar-samar Anna mendengar suarah itu



“Mengapa hari ini aku sangat sial!” laki-laki itu bergumam.



Anna menoleh sekilas ia memperhatikan wajah pemilik mobil itu, ia masih ingat dengan wajah itu, wajah yang sangat ia rindukan.



“Jack.” gumamnya ‘Tidak mungkin, itu hanya mimpi.’ pikirnya dalam hati, Anna mengeleng kuat berusaha menyadarkan dirinya.

__ADS_1



“Ayo, Aku sudah selesai.” Xiang membuyarkan lamunan Anna, mereka memutuskan untuk berkeliling taman lagi.



“Tunggu!” sosok laki-laki itu berlari menghampiri mereka.



Kedua wanita itu menoleh, Anna sekali lagi memperhatikan laki-laki itu. Wajahnya bener-benar mirip Jack, mata itu, bibir dan tubuh itu semuanya milik Jack ‘Apakah kau Jack?’ Anna menatap sedalam mata itu.



“Maaf mengganggu, tapi, mobilku sedang kehabisan minyak.”



Xiang menatap laki-laki itu dengan heran kemudian menaikan alisnya matanya, ia juga menatap Anna yang tidak berkedip pada pria di hadapannya.




Xiang memperhatikan sahabatnaya yang terlihat mengeluarkan uang dari kantungnya.


‘Anna kau selalu berbaik hati, hingga kau dengan mudah di manfaatkan orang lain.’ Xiang hendak menghalangi tanggan Anna untuk memberikan uang itu tapi Anna terlebih dulu menyodorkan uang itu.



“Aku hanya membawa uang ini?” gadis itu menyodorkan uang seratus ribu selembar.



“Terimakasih, aku akan membayarnya nanti.” jawab si laki-laki itu sambil mengambil uang itu, kemudian berlari meninggalkan mereka berdua.


__ADS_1


“Apakah kau mengenalnya” Xiang bertanya



“Tidak.”



“Mengapa kau memberikan ia uang?”



“Mungkin dulu aku pernah berhutang padanya?” Xiang binggung dengan jawaban Anna. “Aku haus, kau harus mentraktirku minum ya.” Anna menarik Xiang sambil tersenyum.



“Tidak mau, salah sendiri mengapa uangnya di berikan pada laki-laki tadi, kau bahkan


tidak tau namanya?” Xiang kemudian menatap Anna “Apakau menyukainya?” tambah Xiang.



“Jangan bercandah, Aku sudah memiliki tunangan, sebentar lagi kami akan menikah, Xiang.” Anna kemudian berlari diikuti Xiang yang tampak mengangguk.



***



Ingin tahu kisah Anna dan Jack selanjutnya, jangan lupa baca buku keduanya ya...


"APEL WITH LOVE" di part berikutnya.



Selamat membaca

__ADS_1


__ADS_2