
Setiap makan siang David datang dan makan di restoran tempat Anastasya bekerja. Terkadang dia meminta Ana menemaninya tapi terkadang Anastasya menolak untuk menemani David. Itu karena dia harus bekerja. Setiap sore David juga menjemput Anastasya dan mengantarnya pulang ke rumah.
Terkadang dia mengajak Anastasya untuk makan malam bersama dan menghabiskan waktu berdua. Hubungan mereka semakin dekat dan David merasa nyaman bersama Anastasya begitu juga dengan Anatasya, dia merasa nyaman bersama dengan David.
Jika ada waktu senggang David mengajak Anastasya pergi jalan-jalan dan dia juga mengajak Ana bertemu dengan kedua orangtuanya. Tentu saja Anastasya tidak menolak ajakan David dan hubungan mereka perlahan-lahan mulai serius.
Tidak terasa hubungan mereka sudah berjalan selama setengah tahun. Saat itu David sedang berada di rumah Anastasya untuk bertemu dengan kedua orangtuanya. David mencintai Ana apa adanya, karena pribadi Anastasya yang rendah hati dan bekerja keras membuat David jatuh hati pada wanita itu.
David sudah sangat yakin akan pilihannya dan dia sudah belajar dari pengalaman jika mencintai seseorang harus dia kejar sampai dapat dan dia tidak ingin mengulangi kebodohan untuk kedua kalinya.
Setelah orang tua Anastasya menerima lamaran David mereka segera menentukan hari pernikahan, mereka bahkan merencanakan pernikahan itu dengan cepat karena mereka tidak mau menunda. Hari itu adalah hari bahagia untuk David, akhirnya dia bisa mendapatkan pasangan hidup yang akan menemaninya seumur hidup.
Dia akan melangsungkan pernikahannya di sebuah tempat dan tentunya dia akan mengundang para sahabatnya dan dia juga mengundang sahabat baiknya William. Kartu undangan telah disebarkan dan tentunya, William sudah mendapatkan kartu undangan itu.
Sebuah kartu undangan berada di atas mejanya. Ketika kembali dari rapat, William mengambil kartu itu dan membukanya. Sebuah senyuman menghiasi wajahnya ketiak melihat nama baiknya tertera di sana. Ini kabar baik dan dia sangat ingin memberitahu istrinya kabar baik ini.
William memutuskan untuk pulang, tidak saja ingin menyampaikan kabar gembira itu pada istrinya tapi dia juga rindu dengan istrinya. rasanya sudah tidak sabar dan begitu tiba di rumah, William segera masuk ke dalam rumah dengan terburu-buru.
Saat itu, Citra sedang membaca sebuah majalah ibu dan anak dan dia tampak santai di atas sofa. William tersenyum ketika melihat istrinya dan segera menghampirinya.
"Hai, Sayang," sapa nya sambil meletakkan jas-nya di atas sofa.
Citra meletakkan majalah yang dia baca dan melihat suaminya dengan heran, "Kenapa kau sudah pulang?" tanyanya.
"Aku rindu kalian," ucap William seraya menghampiri istrinya dan mengusap perutnya yang membesar karena saat itu Citra sedang hamil lima bulan.
Mereka sedang hamil anak kembar yang satu laki-laki dan yang satu perempuan. Tentu itu adalah kabar gembira yang mereka dapatkan dan William menjaga istri dan buah hatinya dengan sepenuh hati.
__ADS_1
"Apa anakku baik-baik saja?" William berlutut dan mencium perut istrinya.
"Tenang saja, mereka baik-baik saja," jawab Citra sambil mengusap kepala William.
William mencium perut istrinya kembali dan setelah itu dia duduk di sisi istrinya.
"Ada kabar gembira, coba tebak," ucapnya.
"Kau menang tender?" tebak Citra asal.
"Salah."
"Ada cewek cantik di kantor?"
"Tidak ada hubungannya dengan cewek cantik!" ucap William seraya mencium pipi istrinya.
"Lalu?"
William mengeluarkan sebuah kartu undangan dari saku celananya dan memberikan kartu undangan itu untuk istrinya.
Citra mengambil kartu undangan itu dan membukanya, sebuah senyuman menghiasi wajahnya ketika melihat nama David tertera di sana.
"Jadi David mau menikah?"
"Seperti nya David bergerak cepat kali ini," ucap William.
"Apa dulu David bergerak lambat?" tanya Citra sambil terkekeh.
William tersenyum dan meraih kedua tangan istrinya, dia juga mencium punggung tangan istrinya dengan lembut.
"Terima kasih,Sayang. Terima kasih kau sudah mau memilih aku padahal waktu itu kau bisa memilih David atau pria lainnya. Terima kasih sudah mau menikah kembali denganku dan terima kasih sudah mau menjadi ibu anak-anakku."
__ADS_1
"Bodoh, jangan berkata seperti itu," ucap Citra.
William memeluk istrinya dan mencium dahinya, dia benar-benar bahagia saat ini. Jika sejak dulu dia bisa menerima istrinya mungkin mereka sudah bahagia sejak lama tapi sekarang belum terlambat untuk mereka bahagia apalagi sebentar lagi mereka akan menyambut kehadiran buah hati mereka.
Dia benar-benar sangat berterima kasih karena diberi kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Walaupun dia telah banyak melakukan kesalahan tapi Citra memiliki jiwa yang besar karena dia mau memaafkan perbuatannya dan menerimanya kembali.
Sekarang dia akan menunjukkan ketulusannya dan menunjukkan cintanya pada Citra. Dia akan mencintai satu wanita saja mulai sekarang dan wanita yang akan dia cintai sampai mati adalah istrinya. Tidak akan ada wanita mana pun yang bisa menggantikan Citra di dalam hatinya karena baginya sekarang, Citra adalah segalanya.
.
.
.
Hari yang dinantikan oleh David akhirnya tiba. Keluarga dan teman-temannya sudah hadir untuk menyaksikan hari yang sakral baginya.
Agnes dan Doni juga hadir dan saat itu Agnes sudah hamil tua, dia dan Doni sebentar lagi akan menyambut kelahiran anak pertama mereka.
David terlihat tampan menggunakan tuxedo berwarna putih dan Anastasya begitu cantik menggunakan gaun berwarna putih pula. Saat mereka bersumpah mengucap janji setia di depan pendeta para sahabat dan keluarga mereka bertepuk tangan untuk mereka.
Mereka tampak bahagia dan ketika William dan Citra memberi mereka selamat, David memeluk William dan mereka berdua tampak bahagia. Walau mereka pernah mencintai wanita yang sama, tapi mereka bisa mempertahankan persahabatan mereka.
Mereka tetap akan menjadi sahabat sampai kapanpun dan tidak akan ada yang bisa menghancurkan persahabatan di antara mereka dan sekarang, persahabatan itu tetap terjalin dan mereka juga bahagia bersama dengan orang yang mereka cintai.
END
# Terima kasih untuk para pembaca.
# Terima kasih atas kritik dan saran untuk novel pertama aku.
# Terima kasih juga untuk jempolnya.
__ADS_1
# Semoga ending-nya memuaskan.