Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Dukungan untuk Nikko


__ADS_3

Amelia dan Frans ke rumah Nikko, mereka semalam baru tiba dari Tokyo. Frans melakukan kunjungan bisnis ke sana dan Amelia menemani nya sekaligus shopping di sana. Mereka membawa kado istimewa untuk cucu kesayangan nya, sepasang anjing pudel yang lucu lengkap dengan rumah nya dan makanannya.


" Loh, Sus.. mana Rissa.


" Rissa bersama papi nya, Tuan.


" Kok, kamu bisa sampai duluan, Sus..


" Mungkin Tuan Nikko mengantar Abel dan mama nya dulu.


" Nikko sama perempuan kampung itu lagi. Amelia tampak kesal.


" Siapa mi...


" Perempuan kampung mamanya teman Rissa.


" Loh, Nikko suka dengan istri orang?


" Pasti perempuan itu yang merayu Nikko, sampai Nikko nempel seperti itu.


" Nikko keterlaluan, masa dia mau jadi pebinor sih... Mau di taruh di mana muka papi. Frans sangat marah pada Nikko.


Sejam kemudian mobil Nikko memasuki halaman.


" Rissa... selamat ulang tahun sayang... Amelia menyambut Rissa dan memeluknya. Maaf telat ya... oma baru pulang semalam.


" Iya ng pa-pa, oma.


" Selamat ulang tahun cucu opa yang cantik... kamu dari mana.


" Terima kasih opa.. Rissa dari gereja, tadi Rissa merayakan ulang tahun Rissa di sekolah minggu.


" Loh.. sekarang kamu rajin ke gereja.


" Iya opa, Rissa ke gereja bareng Abel.


" Rissa, oma ada kado untuk kamu.


" Apa itu oma...


" Tara... Amelia membuka sebuah kandang. guk..guk... sepasang anjing pudel berlarian.


" Wow... lucu sekali. Terima kasih oma.. opa...


" Iya sayang...


Rissa dan oma sibuk mengurus sepasang pudel nya. Frans mencegat Nikko yang hendak masuk kamar.


" Nikko... papi ingin bicara dengan kamu.


" Ada apa pi...serius amat.


Mereka pun duduk di sofa.


" Apa bener kamu suka dengan istri orang?


" Hahaha... Luna itu janda pi... suami nya sudah meninggal kecelakaan setengah tahun yang lalu.


" Oh.. jadi dia janda.


" Iya pi... masa kalau istri orang Nikko deketin. Tidak mungkin Nikko mencoreng nama baik Hermawan.


" Syukur lah... apa kamu serius dengan nya.


" Iya.. tapi Luna bukan wanita yang mudah di dekati.


" Memang kamu sudah mengungkapkan isi hati mu pada nya.


" Sudah...


" Terus..

__ADS_1


" Sekarang dia menghindari Nikko.


" Hahaha... Frans tertawa terbahak-bahak. Akhir nya ada juga wanita yang menolak mu...


Nikko bete di tertawa kan papi nya.


" Seneng... anak nya susah...


" Hahaha... Frans kembali tertawa. Papi jadi penasaran dengan.... siapa tadi namanya.


" Luna pi...


" Ya... Luna. Apa dia cantik.


" Sangat cantik dan kecantikannya alami, dia juga polos dan tidak matre terlebih lagi dia sayang Rissa seperti dia sayang Abel putri nya.


" Bagus... pepet terus. Papi dukung kamu. Papi menepuk pundak Nikko.


" Sip.. pi. Nikko istirahat dulu ya pi.


Nikko pun beristirahat di kamar nya.


Sedangkan Sam sudah mendapat info dari anak buah nya tentang Luna.


" Nama nya Luna Halim bos... janda anak 1. Nama anaknya Arabelle Purnama sekelas dengan Clarissa putri Pak Nikko. Suaminya meninggal karena kecelakaan 6 bulan yang lalu. Sekarang dia bekerja di toko roti xxx.


" Kerja bagus... saya akan segera mentransfer hasil kerja mu.


" Terima kasih bos... saya permisi.


Sam termenung apa yang harus dia lakukan pada Luna. Semakin hari Nikko semakin lengket dengan Luna. Ia pun segera menyusun rencana jahat nya.


Luna duduk melamun, entah mengapa bayangan Nikko melintas di pikiran nya. Astaga... kenapa aku harus memikirkan dia. Tidak mungkin kamu bersama, Luna teriak hati nya. Dia orang kaya sedangkan kamu hanya wanita kampung.


" Mama... mama melamun ya...


" Hah... kenapa sayang.


" Ng, sayang. Mama tidak banyak pikiran.


" Kok, mama melamun.


" Ng... tadi mama sedang memikirkan pekerjaan. Luna berbohong pada anaknya, malu kalau harus jujur bahwa ia dengan merindukan papi teman nya.


" Oh...


Mama.. tadi Rissa memberi Abel banyak kado nya dan Abel menolaknya tapi Rissa terus memaksa, jadi Abel ambil beberapa aja.


" Kenapa... Rissa tidak suka isi kado nya?


" Kata Rissa di rumah nya sudah banyak barang seperti itu dan masih banyak kado lagi yang belum di buka nya.


Enak ya ma jadi Rissa... punya rumah besar, banyak mainan dan apa pun yang di minta Rissa pasti di beri oleh papi nya.


" Abel tidak boleh iri dengan orang lain. Tuhan memberi rezeki kepada setiap orang berbeda-beda. Kita harus bersyukur dengan apa yang Tuhan telah beri pada kita saat ini. Juga untuk kesehatan dan nafas hidup yang nilai nya tak terhingga.


" Iya ma.. Abel tidak iri kok pada Rissa.


" Sekarang waktu nya tidur, sebelum tidur jangan lupa berdoa dulu.


" Iya ma...


Nikko membuka pintu kamar Rissa, seperti biasa nya ia akan memeriksa keadaan putri nya sebelum tidur.


" Loh, Rissa kok belum tidur. Nikko pun menghampiri putri nya dan duduk di samping tempat tidur.


" Rissa pengen punya mami seperti Abel punya mama, pi. Nikko pun memeluk Rissa. Ia kasian pada Rissa, Rissa tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu.


" Rissa pingin punya mami baru?


Rissa pun menganggukkan kepala nya.

__ADS_1


" Tapi Rissa ng mau kalau tante Sam jadi mami baru Rissa.


" Ih... papi juga ng sudi... Nikko alergi mendengar nama Sam di sebut Rissa.


Kalau tante Luna yang jadi mami baru Rissa, bagaimana... tanya Nikko hati-hati.


" Mau.. pi. Rissa bersemangat. Tapi emang tante Luna mau jadi mami baru Rissa, pi.


" Rissa mau bantu papi ng, deketin tante Luna.


" Mau pi, tapi bagaimana cara nya.


" Nanti papi pikirkan dulu, yang penting kamu mau bantu papi. Nikko pun bersemangat mendengar dukungan Rissa. Sudah 2 orang yang mendukung nya.


" Iya pi, nanti papi kasih tau Rissa aja.


" Tapi jangan sampai ketauan tante Luna ya, nanti tante Luna marah sama papi.


" Beres, pi.


" Oke, sekarang kamu tidur sudah malam. Good night sweet heart.


" Good night, papi.


Jam istirahat pun tiba, Abel mengajak Rissa makan di meja belakang.


" Kamu bawa apa Rissa...


" Aku bawa nugget, kentang goreng dan burger.


" Kamu bawa apa.


" Aku bawa nasi, sup jagung dan perkedel kentang.


" Abel tukaran bekel yuk...


Mereka pun bertukar bekal makan nya. Dan memakan nya dengan lahap.


" Bel...


" Iya Rissa..


" Em... ng jadi deh.


" Emang kamu mau ngomong apa sih... Abel pun penasaran.


" Em... tapi kamu janji nya tidak boleh marah dan jangan cerita ke mama mu.


Abel pun tambah penasaran.


" Ada apa sih Rissa, kok pakai rahasia segala.


" Bel, kira-kira mama mu mau ng jadi mami baru aku.


" Pasti mau Rissa... Mama ku sayang kamu seperti mama sayang ke aku.


" Berati mama mu mau dong menikah dengan papi ku.


" Hah... Abel jadi bingung.


" Kalau mama mu menikah dengan papi ku, mama mu akan menjadi mami baru ku dan kita jadi saudara. Kamu suka ng Bel...


" Aku tidak tau mama ku mau tidak menikah dengan papi mu.


" Kita aja rayu mama mu supaya mama mu mau menikah dengan papi ku. Gimana Bel...


" Tapi aku tidak tau cara nya...


" Tenang aja, nanti papi ku yang kasih ide nya. Kita tinggal jalanin aja. Setuju kan...


Abel hanya mengangguk pelan, sejujur ia masih bingung.

__ADS_1


🌴🌴🌴🌴🌴


__ADS_2