
Akhirnya hari yang di nanti-nanti pun tiba. Alex datang ke rumah Rissa untuk menjemput Rissa dan Chris pergi ke Gelanggang Samudra.
Alex di persilahkan masuk oleh pelayan rumah Nikko karena Rissa belum selesai berdandan.
Chris berlari keluar begitu mendengar pelayan memberi tahu mommy nya bahwa Alex sudah datang.
" Hai... om. Aku Christopher Hermawan... sapa Chris ramah.
" Hai juga Chris, aku Alex. Balas Alex dengan ramah juga.
" Om, terima kasih untuk robot yang waktu itu om beli untuk Chris... kata Chris kembali.
" Sama-sama, Chris... jawab Alex.
" Terima kasih juga untuk hari ini, Chris senang banget hari ini bisa jalan-jalan. Sejak opa dan oma meninggal, kami tidak pernah jalan-jalan lagi. Mommy Rissa dan Dad Ken-ken sibuk melulu, mom Abel hanya mengajak Chris main di mal dekat sini...Cerita Chris panjang lebar.
" Sama-sama, Chris. Om, juga mau mengucapkan terima kasih untuk Chris... karena Chris sudah mau jadi teman om Alex... ucap Alex lembut.
" Hahaha... emang om Alex ng punya teman ya... kata Chris bingung. Chris di sekolah banyak teman, om. Lanjut nya.
Alex pun tersenyum.
" Om Alex belum pernah berteman sama anak seumuran Chris. Teman om Alex sudah besar semua... jelas Alex.
" Oh... Chris pikir om Alex tidak punya teman selain mommy Rissa... hahaha.. Chris tertawa sendiri. Alex pun ikut tertawa melihat tingkah lucu Chris.
Tak lama kemudian Rissa pun turun, seperti biasa ia tampil cantik di depan Alex.
" Sudah siap... tanya Alex pada Rissa.
" Sudah, ayo berangkat. Jawab Rissa santai.
" Tunggu... mom Abel dan dad Ken-ken belum datang. Teriak Chris.
" Mereka sudah jalan dan langsung menunggu kita di sana, sayang. Jawab Rissa sambil menggandeng tangan anak nya.
Mereka pun masuk ke mobil, Rissa duduk di depan bersama Alex dan Chris duduk di bangku tengah.
Sepanjang perjalanan Chris terus bercerita, hati nya sangat riang tak sabar untuk menikmati liburannya hari ini.
Sesampainya di depan pintu Ancol, mobil Ken-ken sudah menunggu nya. Dan mereka pun masuk bersama.
Begitu mereka turun dari mobil, Chris menyambut Abel dan Ken-ken dengan gembira.
__ADS_1
" Dad Ken-ken... mom Abel... teriak Chris.
" Hai... sayang. Kamu senang banget... sapa Abel.
" Iya.. hari ini Chris bisa liburan di sini. Chris bosan di rumah aja... seru Chris.
" Hahaha... maafin Dad Ken-ken, ya sayang. Akhir-akhir ini dad Ken-ken sibuk, nanti kalau sudah ng sibuk kita jalan-jalan deh. Kata Ken-ken sambil menggendong Chris.
" Janji ya, dad... kata Chris sambil mengeluarkan jari kelingking nya dan di sambut dengan jari kelingking Ken-ken.
" Iya, sayang... kata Ken-ken yang gemas dengan wajah Chris yang imut.
" Kapan kita pergi ke kampung tempat nenek dan kakek juga grand pa dan grand ma tinggal?! Tanya Chris pada Ken-ken.
" Tunggu kamu libur sekolah... Kata Ken-ken sambil mencium pipi Chris yang tembem.
" Hore... kata Chris riang.
" Hai, Pak Alex...sapa Abel pada Alex.
" Hai juga, bu Abel... balas Alex.
" Kenalin...Ini suami ku, pak! kata Abel sambil memegang lengan Ken-ken.
" Saya Alex, pak... sahut Alex. Mereka pun berjabat tangan.
" Udah-udah, ini bukan di kantor... panggil nama aja. Ribet denger nya... pak bu .. pak bu.. melulu. Ucap Rissa.
" Iya... kita kan lagi suasana santai. Jadi ng usah formal... balas Abel.
" Oke.. Bel. Jawab Alex.
" Kami tidak menggangu kalian, kan... tanya Ken-ken.
" Ganggu apa sih, Ken... jawab Rissa tersipu malu.
" Ya, kalian kan mau kencan... kami jadi obat nyamuk nya dong... hahaha... ledek Ken-ken.
" Hahaha... Abel pun ikut tertawa. Nanti kalau kalian mau berduaan, ng usah sungkan ngomong sama kami... biar Chris nanti ikut kami... Abel ikut meledek mereka. Dan mereka yang di ledek hanya tersipu malu.
Sepanjang waktu berada di sana, mereka berkeliling, berfoto ria dan saling becanda. Terlihat Ken-ken sudah akrab dengan Alex. Ken-ken dan Alex bergantian menggendong Chris jika kelelahan berjalan. Sampai menjelang sore mereka bermain di sana.
Abel dan Ken-ken membawa Chris pulang dan memberi kesempatan untuk Rissa dan Alex untuk berkencan berdua saja.
__ADS_1
Alex mengajak Rissa makan di sebuah resto dan saling mengungkapkan perasaan mereka masing-masing.
" Rissa... aku mencintai mu. Tebak Alex sambil memegang jari jemari Rissa dengan lembut.
" Apa kamu tidak keberatan dengan kondisi ku yang sudah anak?! Tanya Rissa pelan.
" Tidak... aku akan menyayangi Chris seperti anak ku sendiri... jawab Alex lantang.
" Terima kasih, Alex. Aku sangat bahagia... air mata Rissa pun menetes.
" Jangan menangis, sayang... Alex pun menghapus air mata Rissa dengan lembut.
Rissa tersenyum manis menatap Alex dan Alex pun mencium tangan Rissa.
" Tapi aku hanya seorang ank petani, apa kamu tidak keberatan?! Tanya Alex sambil menatap mata Rissa.
" Kenapa aku harus keberatan... kakek ku juga seorang petani. Sahut Rissa sambil tersenyum.
" Kakek mu?! Pak Frans??? Tanya Alex bingung.
" Opa Frans itu ayah dari papi ku, tapi aku punya kakek dari mama tiri ku... mama nya Abel... jelas Rissa.
" Hah... aku kira kamu dan Abel kakak beradik?! Ternyata kalian saudara tiri?! Alex agak terkejut.
" Iya... Abel sahabatku dari TK. Mami ku meninggal setelah melahirkan ku dan papi ku menikahi mam nya Abel waktu kami duduk di bangku SD. Jelas Rissa.
" Oh begitu... tapi kalian terlihat sangat akrab tidak seperti saudara tiri... Puji Alex.
" Ya, kami di ajari orang tua kami untuk saling mengasihi dan saling membantu satu dengan yang lain. Sering kali kami pun beda pendapat tapi itu bukan berati kami harus bermusuhan. jawab Rissa.
" Benar... mendiang Pak Nikko dan ibu sangat baik mendidik anak-anak nya, sehingga kalian sangat solid. Puji Alex kembali.
" Terima kasih atas pujian nya. Kami bersyukur mendapat orang tua seperti mereka. Sebelum mereka pergi aja masih menasehati kami untuk selalu rukun... Rissa pun menjadi sedih mengingat kembali orang tua nya.
" Maaf... kamu jadi sedih. Alex mengelus lembut pundak Rissa.
" Tidak apa, besok aku akan berziarah ke makam mereka. Karena kesibukan ku selama ini, hanya Abel dan Ken-ken yang selalu rutin mengunjungi mereka. Rissa pun tersadar ia jarang berkunjung ke makam orang tua nya.
" Apa aku boleh menemani mu?! Tanya Alex.
" Tentu saja, boleh... mungkin Abel dan Ken-ken juga mau ke sana. Biasanya mereka sekalian berziarah ke makam papa nya Abel.
🎁🎁🎁🎁🎁
__ADS_1