Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Dukungan untuk Abel


__ADS_3

Siang itu keluarga Ken-ken telah sampai di rumah sakit.


" Bagaimana Abel sekarang, Ken.


" Masih masa pemulihan, dad... hanya ia masih belum bisa menerima keadaan.


" Ya, kita harus ngerti itu. Tidak mudah baginya yang telah bersusah payah untuk hamil harus kehilangan janin nya. Kamu sebagai suaminya harus lebih peka dengan kondisi nya yang sedang sensitif.


" Iya dad... hanya Ken-ken tidak tega melihat nya seperti itu.


" Iya nak, daddy tau. Kamu juga sedang bersedih seperti Abel, hanya kamu harus lebih sabar lagi agar Abel cepat pulih.


" Iya Ken, kami turut berduka atas keguguran Abel. Kami tau kalian sangat mengharapakan kehadiran seorang baby. Maaf Lily tak bisa datang karena baby El sedang tidak sehat.


" Terima kasih kak... Tidak apa.


" Miska sedang dalam perjalanan ke tanah air. Dia sangat mencemaskan Abel.


" Iya oma, Abel hanya butuh dukungan untuk pemilihan nya.


" Apa Abel di nyatakan tidak bisa punya anak lagi?!


" Tidak begitu oma, hanya memang dokter mengatakan Abel sulit punya anak.


" Berdoa lah, pasangan yang sudah 10 tahun bahkan lebih saja bisa. Jika Tuhan mengizinkan tidak ada yang mustahil.


" Amin...


Abel mendengar suara disekitar nya, ia pun mulai membuka mata nya.


" Sayang... kamu sudah bangun.


" Ma.. Abel haus.


Luna segera memberi minum pada Abel.


" Apa kamu mau makan sayang...


" Ng ma.. Abel ng nafsu.


" Makan lah sedikit, sayang. Biar kamu ada tenaga.


" Benar kata Ken-ken, Bel... makan lah sedikit buat mengisi perut mu yang kosong.


" Apa kamu mau oma yang menyuapi kamu, sayang...


Abel hanya menggelengkan kepala nya.


" Biar Ken-ken aja yang menyuapi nya. Kita keluar makan siang dulu.


" Iya, oma juga sudah lapar. Luna, ayo kita makan siang dulu.


" Bel, kami pergi makan siang dulu. Kamu juga harus makan, biar cepat sehat. Ken, nanti kami bungkus kan makanan untuk mu.


" Iya dad...


Setelah mereka pergi tinggal lah Ken-ken dan Abel berdua.


" Bagaimana keadaan mu, sayang.


" Aku baik-baik aja, tadi aku bermimpi bertemu papa Hengky.

__ADS_1


" Oh ya.. apa yang ia katakan.


" Ia mengatakan ini semua cobaan untuk kita dan kita harus menerima nya dengan lapang dada.


" Benar itu, sayang. Tuhan sudah mengatur hidup kita sedemikian rupa, apapun cobaan dan ujian dari pada Nya harus kita terima dengan ikhlas.


" Iya... air mata Abel pun menetes.


" Jangan nangis lagi, hidup kita tidak terhenti sampai di sini aja. Ayo, kita bergandeng tangan melangkah menuju masa depan yang penuh harapan. Sekarang kamu makan dulu ya...


Abel pun menganggukkan kepalanya.


" Terima kasih kamu telah setia mendampingi ku, Ken. Berjanji lah kamu akan tetap di sisi ku apa pun yang terjadi.


" Iya sayang, aku akan berada di samping mu seumur hidup ku. Ken-ken mencium kening istri nya, Abel tersenyum bahagia.


Sore hari nya mereka semua berkumpul di kamar VVIP Abel, mereka bahagia karena Abel sudah bisa menerima keadaan.


" Kalian tak usah kuatir soal anak, jika Tuhan memang mengizinkan kalian punya anak ya pasti ada jalannya. Seandainya sampai kalian tidak punya anak, adopsi lah anak dari keluarga tidak mampu. Kami tidak akan mempermasalahkan soal anak, mau anak kandung atau bukan, kami akan menerima nya dengan senang hati.


" Terima kasih daddy.


" Maaf...besok pagi kami akan kembali ke Surabaya karena ada beberapa meeting yang harus kami hadiri.


" Tidak apa Pak Edwin, kami sangat berterima kasih kalian sudah menyempatkan diri menjenguk Abel.


" Abel menantu saya dan sudah saya anggap anak saya sendiri, Pak Nikko.


" Win, mami masih mau di sini.


" Ya tidak apa, jika Ken-ken dan keluarga Hermawan tidak keberatan...


" Iya oma, Rissa juga senang oma di sini. Apalagi nanti ada oma Miska, pasti tambah seru.


" Wah, itu sih bukan tambah seru. Tambah berisik... hahaha...


" Hahaha... tapi Abel kan memang butuh di hibur... ya kan Bel..


Abel pun tersenyum.


" Makanya cepat sembuh, Bel... nanti kita shopping ke mal.


" Oh ya... kan ada toko roti punya seorang artis yang baru buka dan viral. Oma pengen coba, kayaknya enak.


" Oh iya oma... kebetulan tuh mal nya dekat rumah Abel.


" Kok kamu tau, Rissa.


" Tau dong pi.. kan Rissa suka liat instagram nya para artis. Hehehe...


Keesokan pagi nya, Luna dan Rissa ngantar Edwin dan Han-han ke bandara sekalian menjemput oma Miska dan suami baru nya. Oma Miska dan suami bertemu di pesta pernikahan Ken-ken dan Abel, tak butuh waktu lama... mereka pun menikah dan menetap di Korea, negeri asal suami oma.


" Oma...


" Rissa sayang... Luna... kalian apa kabar. Oma pun memeluk mereka.


" Kami baik oma...


" Ini suami oma, panggil aja Mr Kim.


" Mr Kim... ucap mereka sambil agak membungkukkan badan seperti orang Korea atau Jepang.

__ADS_1


Mr Kim hanya tersenyum pada mereka karena ia tidak bisa Bahasa Indonesia. Kadang ia berkomunikasi dengan istri nya dengan memakai bahasa isyarat. Hahaha...


Sesampainya mereka di rumah sakit, oma Miska langsung memeluk Abel cucu kesayangan nya.


" Kamu sudah sehat sayang...


" Puji Tuhan sudah sehat oma, besok Abel sudah bisa pulang.


" Oh ya... Luna sangat bahagia. Nanti mama masakan sup dan tim ayam jahe ya.


" Iya... nanti aku bantu kamu memasak nya, Luna.


" Terima kasih, Bu Rika.


" Eh, kamu sudah datang Rika... kok, aku ng liat kamu ya.


" Astaga Miska... apa suami mu pelit tidak mampu membawa mu ke dokter mata... Oma Rika tampak keki pada sahabat nya.


" Hehehe... maaf Erika sayang. Tadi kan aku hanya fokus pada Abel dan tidak melihat kamu... Miska pun nyengir kuda.


" Rika itu suami ku, Mr. Kim.


" Ya aku tau...


" Apa kau tidak mau berkenalan dengan nya?!


" Tidak...


Oma Miska pun tersenyum bahagia.


" Bagus lah... memang lebih baik kau tidak dekat-dekat dengan nya. Aku kuatir kau akan jatuh cinta pada nya seperti aku.


" Hah... Miska!!!


Yang lain pun tertawa melihat tingkah kedua nenek di depan nya.


" Aku tidak ganjen seperti mu... aku tidak tertarik untuk menikah lagi.


" Bukan nya kamu ganjen, aku hanya tidak ingin Mr Kim patah hati karena mencintai ku.


" Hahaha...


" Bukan nya oma yang ngajak Mr Kim kenalan di pesta Abel dan Ken-ken?!


" St.. st.. itu rahasia kita berdua, Rissa. Oma Miska langsung memberi isyarat pada Rissa untuk diam.


" Oh... Rissa. spontan menutup mulut nya.


" Kamu kira aku tidak tau, Miska. Aku kejadian itu dengan jelas, kau sibuk bolak-balik dan mengajak Mr Kim berkenalan.


" Hehehe... kau jangan buka rahasia ku Rika, aku kan jadi malu.


" Bukannya urat malu mu sudah putus...


" Hahaha... semua menertawakan oma Miska.


" Loh, Ken... kapan kamu datang?!


???


🌺🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2