Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Jebakan


__ADS_3

Semakin hari Rissa semakin mencintai Robert, ia menginginkan Robert menjadi pendamping nya.


Hari itu Rissa merasa sedih dan kesepian. Robert semakin dekat dengan Abel, bahkan mereka merencanakan tunangan setelah wisuda nanti.


Rissa memasuki mal terbesar di Jakarta, dia ingin shopping sepuasnya untuk menghilangkan kebosanan nya. Di sebuah toko tas branded ia berebut tas mewah dengan seorang tante.


" Kamu tidak tau siapa saya... bentak tante tersebut. Saya ini Stefanie Sanjaya istri dari Wiliam Sanjaya. Apa pun yang saya mau pasti akan saya dapat, jadi kamu tidak usah coba-coba melawan saya.... nyonya Stefanie terus mengoceh. Rissa pun terkejut mendengar kata Sanjaya.


" Maaf, apa tante mommy nya Robert?


" Iya, kamu siapa...


" Saya Clarissa Hermawan, tante...


" Oh.. jadi kamu putri nya Nikko Hermawan.


" Benar tante...


" Maaf ya, tadi tante bentak-bentak kamu.


" Saya yang seharusnya minta maaf pada tante. Mbak, tas ini berikan saja pada nyonya Stefanie.


Nyonya Stefanie pun tersenyum gembira.


" Ayo, kita ngobrol di kopi shop dulu.


" Ayo, tante.


Setelah nyonya Stefanie membayar tas nya, mereka pun segera ke kopi shop terdekat.


" Jadi kamu yang anak kandung Nikko ya...


" Bener tante.


" Kenapa Robert tidak sama kamu aja ya... kamu jauh lebih cantik dari Abel.


" Terima kasih tante, tapi Robert mencintai Abel.


" Apa kamu tidak tertarik pada Robert.


" Iya sih, tante... tapi Rissa ng enak sama Abel.


" Kenapa musti ng enak, tante lebih setuju kamu dengan Robert.


Rissa tersipu malu.


" Kalau kamu serius sama Robert, tante akan bantu kamu.

__ADS_1


" Bener tante....


" Bener dong... kita tukaran no hape ya... biar kita bisa kontak-kontak dan cari ide untuk menjauhkan Abel dari Robert.


Mereka pun bertukar nomor hape.


" Sudah sore tante harus pulang, bentar lagi om akan pulang kerja.


" Iya tante, Rissa juga mau pulang.


" Ini untuk kamu... Nyonya Stefanie memberikan tas branded yang tadi ia rebut dari Rissa.


" Loh, ini kan punya tante.


" Iya, ini hadiah dari tante untuk calon mantu tante.


" Tapi kan tante sangat suka dengan tas ini.


" Minggu depan tante mau ke Paris, tante bisa borong tas di sana.


" Terima kasih tante...


Segala usaha mereka lakukan untuk menjauhkan Abel dan Robert. Tetapi hasil nya Robert dan Abel tambah lengket.


Nyonya Stefanie meminta Robert menjemput nya di sebuah mal. Rissa sengaja ke mal tersebut tanpa membawa mobil nya.


" Tapi kan lebih dekat kan antar Rissa dulu, mom...


" Pala mommy pusing banget, Bert. Kamu antar mommy dulu biar mommy bisa istirahat.


" Mommy pusing-pusing tapi bisa ke mal. Robert terus mengomeli mommy.


" Sudah kamu ng usah ngoceh... mommy tambah pusing nih.


Jalan menuju rumah Robert sangat macet apalagi sore seperti ini ditambah jam pulang kerja. Macet nya bisa berjam-jam.


" Mommy kenapa ng minta jemput Pak Maman aja sih... Robert mulai kesal dengan kemacetan.


" Jadi kamu ng rela jemput mommy... kamu lebih seneng jalan dengan Abel yang ng jelas itu.


" Apa maksud mommy, Abel ng jelas. Abel jelas kok, bukan anak haram. Kalau mommy ng percaya tanyakan aja pada Rissa, dia kan saudara tiri Abel.


" Mommy itu ng setuju kamu sama Abel, mommy lebih setuju kamu sama Rissa. Derajat kita dan Rissa sama, Bert. Rissa juga lebih cantik dan seksi dari Abel.


" Asal mommy tau ya... Robert itu cinta mati sama Abel, Robert tidak akan menduakan Abel.


" Apa sih yang kamu cari dari Abel... Jangan-jangan Abel sudah guna-guna kamu... atau kamu sudah tidur dengan dia.

__ADS_1


" Astaga mommy... kok tega-tega nya mommy ngomong begitu. Abel bukan perempuan rendahan seperti itu.


" Bukan nya kalian sering terlihat romantis... bisa jadi Abel sudah memberikan tubuh nya untuk mu.


" Mommy... Robert marah mendengar Abel di jelek-jelek kan mommy nya.


" Belum nikah aja sudah berani bentak mommy demi membela perempuan itu, apalagi kalau sudah nikah... mommy pasti kamu usir.


Akhirnya Robert mengalah dan memilih diam, Rissa pun yang duduk di belakang hanya diam mendengarkan pertengkaran ibu dan anak itu.


Beberapa bulan kemudian Abel dan Robert di sibuk kan dengan persiapan sidang skripsi.


Nyonya Stefanie dan Rissa sibuk merencanakan jebakan untuk Robert.


" Tante akan atur pertemuan mu dengan Robert di apartemen Robert. Kamu harus mempersiapkan minuman yang sudah kamu campur obat perangsang untuk Robert. Begitu Robert terangsang, kalian bisa melakukan nya dan tante akan merekam adegan syur kalian. Rekaman itu akan tante kirim ke nomor orang tua mu dan Abel. Maka Abel akan segera meninggalkan Robert dan kamu bisa menikah dengan Robert.


" Baik tante.


Hari yang di tentukan mereka pun tiba. Rissa menyiapkan jus yang sudah di campur obat perangsang. Nyonya Stefanie menelpon Robert untuk segera menjemput nya pulang dari apartemen anaknya.


" Robert, itu Rissa sudah buat jus untuk mu. Mommy dan Rissa sudah membersihkan apartemen mu dari pagi.


" Kenapa ng panggil cleaning servis aja sih mom...


" Tapi kan tetap harus di awasi, siapa tau mereka kerja nya asal atau mengambil barang-barang yang ada di sini.


" Ini jus buatan ku, Bert. Minumlah...


" Terima kasih Rissa.


Robert pun meminum nya sampai habis, kebetulan di luar udara sangat panas dan ia sudah kehausan.


Tak lama pun reaksi obat itu bekerja. Robert melihat Rissa seperti Abel. Ia pun mulai menciumi Rissa dengan ganas, Rissa membawa Robert ke kamar, nyonya Stefanie bersiap dengan kamera nya.


Setelah berhasil merekam adegan itu, nyonya Stefanie mengirim nya ke nomor hape Nikko, Luna dan Abel. Ia pun langsung bergegas pulang, pergi meninggalkan Robert dan Rissa yang masih bergumul dengan hot nya.


Abel yang sedang asyik belajar untuk menghadapi sidang skripsi minggu. Tiba-tiba hape nya berbunyi tanda ada pesan yang masuk. Ia pun segera membuka nya dan alangkah terkejutnya ia. Video syur antara Robert dan Rissa. Air mata nya pun mengalir deras, ia tak menyangka itu akan terjadi. Begitu tega nya mereka menyakiti hati nya.


Luna yang sedang menonton drakor pun mengambil hape nya untuk melihat pesan yang masuk. Ia tak kuasa menahan tangis nya melihat vidio yang dikirim seseorang kepada nya. Vidio anak tiri dan calon mantu nya sedang bergelut panas di ranjang.


Luna segera berlari ke kamar Abel dan dilihat nya Abel sedang menangis sedih.


" Mama... Robert tidur dengan Rissa.


" Iya sayang, mama juga sudah melihat nya. Yang sabar ya... mungkin dia bukan jodoh mu, nak. Luna memeluk putri nya yang malang dan mereka menangis berdua.


🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


__ADS_2