Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Pernikahan


__ADS_3

" Bel, ada tamu di depan.


" Siapa Tan...


" Tau dah, katanya orang suruhan papi mu.


" Oh... makasih ya Tanti. Abel segera turun ke bawah.


" Non Abel... bos Nikko ada di mobil menunggu Non Abel.


" Loh, papi kok ng telp ya kalau mau datang.


" Mendadak Non, urgent.


" Saya ambil hape dulu ya...


" Ng usah, Non. Cuma sebentar kok, ada yang mau di sampai kan oleh bos Nikko ke Non Abel aja.


" Oh gitu ya...


Abel pun mengikuti orang itu menuju mobil yang menunggu di depan kost.


" Mobil nya kok beda ya...


" Iya, bos Nikko takut diikuti Robert Non...


" Oh...


" Masuk Non, bos di dalam.


Ketika Abel membuka pintu mobil, sebuah senjata di todong kan pada nya.


" Segera masuk atau saya tembak kamu di sini.


Abel pun mengikuti perintah orang tersebut, sambil berdoa ia pun memasuki mobil itu dan membawa nya pergi menuju perbatasan kota.


" Siapa yang menyuruh kalian menculik saya.


" Hahaha... nanti kalau tau sendiri.


📞 Bos, kita sudah dapat target nya.


📞 Kerja bagus, bawa dia ke markas dan jangan apa-apa dia sampai saya datang.


📞 Baik bos...


Sesampainya Abel di sebuah rumah tua yang cukup rapi. Abel di masukkan ke sebuah kamar dan di kunci dari luar, Abel mencoba membuka jendela tetapi jendela tidak bisa dibuka. Karena lelah Abel pun tertidur.


Selang beberapa jam pintu di buka, Abel pun segera terbangun.

__ADS_1


" Be...


" Mau apa lagi kamu, Robert?! Untuk apa kamu menculik aku.


" Besok kita akan menikah, Be...


" Aku tidak mau, Robert. Lupa kan aku, Robert. Mulai lah hidup yang baru, kita tak mungkin menikah.


" Kamu yang harus melupakan laki-laki gembel itu, ingat besok kamu akan menjadi istri ku.


" Tidak... lepaskan aku Robert. Aku ingin pulang, lupakan rencana gila mu itu.


" Iya... aku memang sudah gila, aku gila karena Rissa telah menghancurkan hidupku. Aku ingin Rissa segera mati...


" Robert... Rissa sedang mengandung darah daging mu dan sebentar lagi ia akan melahirkan. Jangan bertindak ceroboh, kau akan menyesal nanti.


" Hahaha... aku tidak akan menyesal be... istirahat lah be, besok pagi akan ada MUA yang merias mu menjadi pengantin ku.


" Tidak... aku ingin pulang. Abel berlari keluar kamar tetapi sesampai nya di ruang tengah anak buah Robert sudah menghadang nya, Abel berusaha menerobos mereka.


" Lepaskan aku.... tolong... tolong...


Anak buah Robert segera membekap mulut Abel dan membawa nya masuk ke kamar.


" Be... diam lah. Jika kamu tidak bisa diam terpaksa aku akan mengikat mu dan melakban mulut mu. Abel terus meronta dan berteriak, akhirnya mulut Abel di ikat dengan kain, begitu juga dengan kaki dan tangan nya.


Keesokan pagi nya, Ken-ken menjemput Abel. Ia beberapa kali menghubungi Abel tetapi tidak di angkat.


" Mbak... Abel nya ada.


" Kayak nya dari semalam Abel ng pulang deh...


" Hah... ng pulang?! Memang Abel kemana, mbak.


" Semalam ada orang papi nya yang mau ketemu dia, terus Abel ikut orang itu dan belum pulang sampai sekarang.


" Apa...??? Ken-ken sangat terkejut dengan apa yang di dengar nya. Oke mbak, makasih. Saya permisi dulu.


Ken-ken kembali ke kost nya, ia segera membuka lap top nya dan melacak keberadaan Abel. Ken-ken pernah memberikan sebuah kalung pada Abel dan kalung itu ada GPS nya.


Setelah ia mendapat kan titik koordinat keberadaan Abel, Ken-ken segera menghubungi Nikko.


📞 Halo...


📞 Pagi om Nikko, saya Ken-ken.


📞 Ada apa, Ken.


📞 Om, Abel diculik semalam.

__ADS_1


📞 Apa... kok bisa.


📞 Maaf om, saya tidak tau... tapi saya sudah dapat lokasi penyekapan Abel.


📞 Bagus, kita ke sana sekarang.


Di tempat penyekapan Abel...


Abel terbangun dengan kondisi seperti semalam, badan nya demam dan kepala nya sangat pusing. Abel sangat tidak berdaya. MUA telah datang untuk mendandani nya sebagai pengantin wanita Robert.


Setelah dua jam, Abel keluar dengan gaun pengantin dengan di papah oleh MUA nya.


" Be, kamu cantik sekali. Setelah acara ini selesai, aku akan membawa mu ke dokter. Abel hanya mampu meneteskan air mata nya. Tak lama kemudian orang catatan sipil dan seorang pendeta pun datang.


" Mana keluarga dari pengantin?


" Tidak ada Pak Pendeta, hanya kami berdua. Keluarga kami sedang ada urusan.


" Apa kalian yakin?!


" Iya, Pak Pendeta. Kami sangat yakin.


" Maaf, seperti pengantin wanita sedang tidak sehat. Apa tidak sebaliknya kita undur saja?


" Tidak perlu, pak. Setelah selesai acara ini saya akan membawa istri saya ke dokter. Dia hanya demam karena semalam kurang tidur.


" Maaf seperti saya tidak bisa menikahkan kalian berdua, apalagi tanpa kehadiran pihak keluarga.


" Tidak bisa Pak Pendeta, anda harus menikahkan kami sekarang juga.


" Maaf, saya tidak bisa. Saya permisi dulu. Ketika pendata itu hendak keluar, anak buah Robert segera menodongkan pistol nya ke kepala sang Pendeta.


" Maaf, Pak Pendeta. Tolong segera nikahkan kami, jika tidak anak buah saya akan bertindak kasar pada anda.


" Pak, menikah itu tidak boleh di paksa atau terpaksa. Harus kesepakatan dari kedua belah pihak...menikah itu hanya sekali seumur hidup di hadapan Tuhan, jangan di buat main-main. Sadarlah Pak Robert...


" Kami sudah pacaran hampir 3 tahun, sekarang saat nya kami menikah. Tolong nikahkan kami, Pak Pendeta.


" Bolehkah saya bertanya pada calon mempelai wanita nya.


" Dia sedang sakit, pak. Sudah lah, jangan sampai kesabaran saya habis Pak Pendeta, karena itu akan membuat nyawa anda juga habis. Robert mulai emosi dengan Pendeta yang enggan menikahi nya dengan Abel.


" Boleh kah saya berdoa dulu sebelum menikahkan mu?


" Baiklah, waktu mu 5 menit. Setelah itu cepatlah nikahi kami dan pergi dari sini.


Setelah berdoa, Pendeta pun mulai melakukan prosesi pemberkatan nikah.


💠💠💠💠💠

__ADS_1


__ADS_2