
Kabar tentang kedekatan Rissa dan Alex pun terdengar sampai diluar. Berita itu tidak luput dari pendengaran Deasy Mahendra, putri bungsu dari Manuel Mahendra. Orang tua angkat Alex yang telah membiayai nya sampai jenjang S2 di luar negeri.
Deasy menaruh hati pada Alex sejak beberapa tahun yang lalu. Orang tua Alex pun sudah menyetujui Deasy menjadi mantu mereka, kendati Alex tidak pernah mencintai Deasy sebagai seorang wanita dewasa. Alex hanya menganggap Deasy sebagai adik perempuan nya yang kebetulan Alex tidak mempunyai adik perempuan.
" Kurang ajar si Rissa... mau coba-coba main dengan aku rupanya. Dia pikir aku ini Abel yang rela kekasihnya di rebut oleh nya... lihat aja, akan aku bikin perhitungan dengan nya... ancam Deasy geram.
Deasy pun segera menghubungi Alex.
📞 Halo... jawab Alex di sebrang sana.
📞 Halo, sayang... kamu sudah makan?! Tanya Deasy manja.
📞 Sudah... ada apa kamu menghubungi aku, Deasy... tanya Alex malas.
📞 Papi, menanyakan keadaan mu... sejak kamu bekerja pada keluarga Hermawan, kamu jarang main kemari... tengok lah papi, dia sangat merindukan mu... rayu Deasy.
📞 Baiklah... sabtu besok, aku akan ke sana... jawab Alex.
📞 Apa kamu tidak merindukan ku, sayang... tanya Deasy kembali.
📞 Deasy... sudah berapa kali aku katakan... aku tidak mencintai mu, aku hanya menganggap mu sebagai adik ku, tidak lebih. Jadi lupakan lah aku... cari pria lain yang mencintai mu... Alex pun kesal.
📞 Apa karena kamu sudah bersama Rissa?! Bukannya aku lebih cantik dari pada nya... dia sudah punya anak Alex... dan anak itu hasil hubungan nya dengan kekasih Abel. Rissa bukan wanita yang baik dan pantas untuk mu... Deasy pun mulai emosi.
📞 Maaf... itu bukan lah urusan mu. Bantah Alex.
📞 Apa kamu sudah tidur dengan nya?! Ejek Deasy.
📞 Rissa bukan wanita seperti itu, dia memang pernah khilaf tapi ia sudah memperbaiki nya dengan bertanggung jawab pada anak nya... Alex makin kesal.
📞 Wah... wah... aku makin curiga pada kalian. Kenapa kamu sampai membela wanita j****g itu... jika kamu mau, aku akan memberikan semua nya pada mu.. termasuk kesucian ku. Tantang Deasy.
📞 Cukup... Deasy. Aku tak ingin bertengkar lagi dengan mu. Tolong, jangan urusin urusan pribadi ku, aku tau aku berhutang budi pada papi mu tapi dengan cara menikahi semua nya selesai. Bentak Alex marah... dan Alex pun memutuskan sambungan telp nya sepihak.
__ADS_1
Deasy pun membanting hape nya setelah tau Alex memutuskan sambungan telp dari nya.
" Kurang ajar.... hape nya pun di lempar ke arah sembarang sehingga hancur berantakan di lantai. Tak cukup sampai di situ, semua barang yang ada di meja rias nya jadi sasarannya.
" Suara apa itu pi... tanya Katrin pada Manuel suaminya.
" Entah lah, mi... kayaknya dari kamar Deasy... sahut Manuel sambil menaruh hape nya di atas meja.
" Ada apa lagi dengan anak itu... Katrin pun heran dengan putri bungsu nya.
" Paling masalah dengan Alex lagi... papi dengar gosip, Alex lagi dekat dengan Clarissa Hermawan. Manuel pun menjelaskan pada istrinya.
" Putri almarhum Nikko Hermawan itu?! Bukannya katanya dia sudah punya anak diluar nikah ya... Katrin pun makin penasaran.
" Kata nya begitu... tapi waktu pemakaman Nikko dan Istrinya, aku lihat ada anak kecil di samping Rissa. Mungkin itu anak nya... sahut Manuel.
" Kok, Alex mau ya sama perempuan seperti itu. Sudah jelas dia wanita nakal, hamil di luar nikah... dan ayah anak nya itu, mantan pacar saudara tiri nya. Jangan-jangan Alex udah tidur bareng sama Rissa?! Kata Katrin penuh penyelidikan.
" Udah... jangan ikutan gosip. Itu urusan Alex sama Rissa, mereka sudah dewasa. Kata Manuel bijaksana.
" Ya, Alex nya aja dari dulu ng mau sama Deasy kok... kenapa sekarang jadi nyalahin Rissa. Jodoh itu sudah di atur Tuhan, jangan kita yang memaksa kehendak... nanti malah berakhir sedih. Kamu, coba nasehati Deasy, jangan terlalu mengekang kebebasan Alex... apalagi dengan alasan balas budi. Aku ng suka dengar nya... Kata Manuel sedikit kesel dengan tingkah putri nya.
" Iya... nanti mami coba nasehati Deasy. Kamu, tau sendiri... Deasy itu keras kepala. Katrin pun ikutan kesal dengan Deasy.
Keesokan pagi nya, Deasy bangun dengan mata sembab. Ia menangis semalaman karena kesal dengan sikap Alex pada nya.
Manuel dan Katrin sedang sarapan di meja makan, melihat Deasy yang agak berantakan... Manuel hanya bisa menggelengkan kepala nya.
" Deasy, sarapan... kata Katrin pada Deasy yang kusut.
" Iya... mi. Jawab Deasy tak selera.
Katrin memberikan roti yang sudah di beri nya selai coklat dan segelas susu hangat pada Deasy. Deasy dengan malas menyantap sarapan nya.
__ADS_1
" Papi berangkat dulu... Manuel pun segera bangkit dari kursi nya dan menuju mobil nya. Katrin pun mengantar suami nya sampai ke mobil.
" Jangan lupa, nasehati Deasy... jangan sampai ia berbuat hal yang nekat atau bikin malu keluarga... pesan Manuel.
" Iya... pi, nanti mami bicara ke Deasy... jawab Katrin. Setelah mencium kening istri nya, Manuel pun berangkat ke kantor.
Katrin kembali masuk dan menuju meja makan, di lihat nya Deasy masih sarapan sambil melamun.
" Kenapa kamu suntuk begitu... tanya Katrin basa basi.
" Alex mi... hiks...hiks...Deasy pun mulai menangis.
" Loh kok kamu nangis... memang ada apa dengan Alex... tanya Katrin.
" Alex pacaran sama Rissa mi...hiks...hiks...dia ngomong sama Deasy jangan ikut campur urusan pribadi nya. Deasy pun makin larut dalam kesedihannya.
" Memang benar kan kata Alex... kamu ng punya hak melarang dia pacaran sama siapa pun. Kata Katrin kembali.
" Mami kok, malah bela Alex sih... kata Deasy kesal.
" Mami ng bela Alex... mami ngomong kenyataan sayang... jawab Katrin.
" Kenyataan apa, mi... mami kan tau kalau Deasy cinta Alex dari dulu... Deasy pun membela diri.
" Iya... tapi kan dari dulu juga, Alex tidak menanggapi mu... jawab Katrin santai.
" Mami... teriak Deasy makin kesal. Mami kok ng dukung Deasy sih... Deasy ini anak mami...lanjut nya.
" Lebih baik, kamu cari pria lain yang mencintai mu... dari pada menunggu cinta yang bertepuk sebelah tangan. Nanti kamu akan sakit hati sendiri, sayang... lupakan lah Alex. Jangan paksa Alex mencintai mu dengan alasan balas budi. Tidak ada hutang budi antara papi dengan Alex. Papi tulus menyekolahkan Alex... nasehat Katrin.
Deasy yang marah pun, berdiri dan meninggalkan Katrin.
" Deasy benci mami... hiks... hiks... Deasy segera berlari menuju kamar nya.
__ADS_1
💞💞💞💞💞