Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Alex dan Rissa


__ADS_3

Setelah masalah korupsi di proyek Batam selsai, Evan pun mengundurkan diri seperti yang ia katakan pada Rissa. Frans sangat bangga pada Rissa, ia berhasil menyelesaikan masalah ini.


" Opa, bangga pada mu, sayang... kata Frans pada Rissa.


" Terima kasih opa, ini semua berkat bantuan opa. Jawab Rissa sambil memeluk opa nya.


" Ini semua berkat Tuhan, sayang. Tuhan membuka kan jalan untuk kamu bisa menyelesaikan proyek ini. Tunjukkan pada mereka, kalau kamu mampu menjadi seorang pemimpin yang handal. Frans memberi wejangan pada Rissa.


" Iya opa... kata Rissa senang.


" Papi dan mama mu juga sangat bangga pada mu, mereka telah membesarkan seorang putri yang cantik dan pintar. Mata opa berkaca-kaca.


" Opa... Rissa kembali memeluk opa nya.


" Besok opa akan kembali ke kampung bersama oma mu. Jaga diri mu dan Chris, jika ada sesuatu yang ingin kamu diskusikan dengan opa... dengan senang hati opa akan datang. Opa memeluk cucu nya.


" Terima kasih opa... Rissa terlihat bahagia.


Beberapa bulan kemudian...


Rissa kembali ke Batam, untuk meresmikan gedung yang di jadikan sebuah mal pusat kuliner.


Alex menjemput Rissa di bandara dan mengajak nya berkeliling mal tersebut.


" Wah, kalian berhasil mengerjakan nya... hanya dalam waktu beberapa bulan tempat ini menjadi sangat mewah. Puji Rissa pada Alex, Ridwan dan Sonny.


" Terima kasih, Bu Rissa. Kami bisa karena bekerjasama. Kata Ridwan bijaksana.


" Memang kita harus menjalin bekerjasama yang baik, agar bisa mencapai hasil yang baik dan sempurna. Kata Rissa bangga dengan hasil mereka capai.


" Nanti malam kita di undang developer untuk acara peresmian tempat ini, Bu...Sonny mengingatkan Rissa.


" Ya... saya akan datang, kalian juga datang kan... kalian harus bangga dengan jerih kalian. Kata Rissa kembali.


" Iya, bu. Kami juga akan hadir... kata Ridwan.


" Mari kita makan siang dulu... ajak Rissa kepada mereka bertiga.


Mereka pun beranjak dari sana dan menuju sebuah resto. Selesai makan siang, Alex mengantar Rissa ke hotel untuk beristirahat.


" Terima kasih, Pak Alex... kata Rissa begitu sampai di hotel tempat nya menginap.


" Sama-sama, bu... nanti malam saya akan menjemput ibu kembali. Jelas Alex.


" Baik lah, sampai jumpa nanti malam... Rissa pun masuk ke dalam hotel.


Sekitar pukul 7 malam, Alex dengan memakai setelan jas berwana hitam menjemput Rissa.


Rissa pun turun ke lobby dengan dress batik kombinasi brokat, dengan belahan agak rendah. Memperlihatkan tubuh nya yang putih dan seksi. Penampilan Rissa yang sangat anggun, membuat Alex tak berkedip.

__ADS_1


" Ibu Rissa, terlihat sangat cantik... puji Alex.


" Terima kasih... jawab Rissa yang tersipu malu.


Mereka pun masuk ke mobil dan menuju tempat pesta. Mereka jalan berdua, tampak seperti sepasang kekasih yang sangat serasi.


" Selamat datang bu Rissa... anda cantik sekali...Puji Ramon salah satu petinggi dari developer tempat perusahaan Rissa bekerjasama.


" Terima kasih, Pak Ramon... ucap Rissa pada Ramon.


" Loh, Pak Alex ya... Ramon agak terkejut melihat pasangan Rissa adalah Alex.


" Selamat malam, Pak Ramon... ucap Alex.


" Saya pikir tadi pasangan nya bu Rissa... jawab Ramon menghilangkan keterkejutan nya.


" Saya hanya menemani Bu Rissa, Pak... jawab Alex merendah.


" Kalian tampak seperti pasangan yang serasi... puji Ramon kembali.


" Terima kasih, pak... jawab Rissa agak tersipu.


Di pesta dansa, Alex mengajak Rissa untuk berdansa. Rissa sangat nyaman berada di sisi Alex.


Setelah acara selesai, Alex mengantar Rissa kembali ke hotel. Dan mereka janjian akan jalan-jalan berkeliling kota Batam besok.


Tak lama kemudian, Alex pun datang menjemput Rissa. Lagi-lagi Alex terpesona dengan penampilan Rissa.


" Pagi Bu Rissa... anda terlihat cantik dan segar... puji Alex.


" Terima kasih Pak Alex. Rissa pun kembali tersipu malu.


Alex pun membawa Rissa berkeliling Batam dan menikmati kuliner khas sana.


" Bu, dari sini kita bisa PP ke Singapura. Alex menjelaskan.


" Bagaimana kalau besok kita ke sana. Hari ini saya ingin menikmati kota Batam dulu... ajak Rissa.


" Boleh bu, besok pagi ke Singapura dan sore nya kita kembali ke mari. Kata Alex kembali.


" Iya... aku ingin membeli oleh-oleh untuk orang rumah. kata Rissa.


" Ayo, saya antar ke pusat oleh-oleh... ajak Alex.


Setelah puas berkeliling, Alex pun mengantar Rissa kembali ke hotel karena hari juga sudah malam.


Alex membantu Rissa membawakan barang belanjaan Rissa sampai ke kamar nya.


" Terima kasih, Pak Alex... kata Rissa.

__ADS_1


" Sama-sama, Bu..


" Silahkan duduk dulu, pak. Saya buatkan teh untuk Bapak. Tawar Rissa.


" Terima kasih Bu...


" Mungkin kalau di luar kantor, panggil saya Rissa aja, pak... Kata Rissa sambil membuatkan Alex secangkir teh hangat.


" Baiklah... Rissa. Kamu juga bisa memanggilku, Alex. Jawab Alex senang.


" Silahkan di minum, Alex... kata Rissa sambil tersenyum.


Setelah menghabiskan teh nya, Alex pun permisi pulang.


Keesokan pagi nya, Alex kemabli menjemput Rissa. Mereka pergi ke pelabuhan dan naik feri pemberangkatan pertama menuju Singapura.


Rissa membeli beberapa oleh-oleh di sana, tak lupa ia membelikan Chris mainan. Mobil dengan remote kontrol edisi terbaru.


Rissa tersenyum sendiri, membayangkan wajah Chris yang bahagia melihat hadiah ini.


Alex melihat Rissa yang sedang memilih mainan. Ia pun mendekati Rissa.


" Untuk keponakan mu, Rissa?! Tanya Alex.


" Bukan... untuk anak ku. Kata Rissa santai dan kata-kata itu mampu membuat seorang Alex terkejut.


" Kamu sudah punya anak?! Tanya Alex kembali.


" Iya.. hampir empat tahun usia nya. Rissa pun melihat jelas kalau Alex terkejut mendengar nya.


" Apa suami mu tidak satu kantor dengan kita?! Tanya Alex yang makin penasaran.


" Aku tidak punya suami... sahut Rissa sedih. Ia tidak mau menikahi ku karena ia tidak mencintai ku... lanjut nya.


" Aneh... jika ia tidak mencintai mu, kenapa ia menghamili mu?! Alex pun bingung.


" Hehehe... aku yang memaksa nya tidur dengan ku. Karena waktu itu aku sangat bodoh... sudah lah jangan di bahas lagi.. ucap nya sambil mengalihkan perhatian nya.


" Maaf, aku membuat mu sedih... Alex sangat menyesal kenapa ia harus bertanya masalah pribadi Rissa dan membuat nya sedih.


" Tak apa, itu hanya masa lalu kelam...ucap Rissa sudah bisa menguasai diri nya.


" Kalau begitu aku akan memberikan jagoan mu hadiah... kata Alex girang setelah ia melihat sebuah mainan robot yang bagus.


" Terima kasih, Alex.


Mereka berdua pun berjalan-jalan sambil ngobrol dan tertawa riang. Dan menjelang sore mereka sudah naik feri kembali ke Batam.


💌💌💌💌💌

__ADS_1


__ADS_2