Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
CCTV


__ADS_3

Luna pulang ke rumah setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit. Abel menyambutnya dengan gembira.


" Di mana Rissa, Bel...


" Rissa ada di kamar ma.. sejak mama masuk rumah sakit Rissa selalu mengurung diri di kamar nya.


" Ya sudah mama mau istirahat dulu.


Nikko pemasaran kenapa Luna bisa terjatuh dari tangga dan berakibat fatal. Ia pun segera bertanya pada para pelayan rumah nya.


" Kenapa nyonya bisa terjatuh dari tangga.


" Maaf tuan, kami tidak tau.


" Apa lantainya basah?


" Tidak tuan, lantai tidak basah tuan. Tapi setelah nyonya terjatuh saya yang membersihkan lantai, seperti ada minyak yang berceceran di atas lantai. Mungkin itu yang membuat nyonya terjatuh.


" Kenapa bisa ada minyak di sana.


" Maaf tuan kami tidak tau. Waktu nyonya terjatuh saya sedang membersihkan kolam berenang bersama Inem. Halimah mandi dan Ima memberi makan ikan. Suster sedang masuk angin dan Ririn membantu mengerok badan suster.


" Dimana Bima sekarang?


" Ada di depan tuan.


" Panggil dia kemari, minta dia mengecek kamera pengintai.


" Baik tuan...


Nikko dan Bima mengecek kamera pengintai dan betapa terkejut nya Nikko setelah mengetahui siapa pelaku nya.


" Rissa... teriak nya. Rissa turun kamu...


Rissa pun segera turun dengan muka yang pucat pasi. Luna dan Abel ikut turun karena teriakan Nikko.

__ADS_1


" Ada apa kamu teriak-teriak memanggil Rissa, pi...


" Rissa duduk....bentak nya. Apa yang sudah kamu lakukan terhadap mama mu.


Rissa tambah pucat dan gemetar, ia tau papi nya sangat marah. Ia begitu ketakutan. Luna memeluk Rissa.


" Papi, jangan bentak Rissa seperti itu. Lihat Rissa sampai ketakutan.


" Lihat Rissa, mama mu begitu menyayangi mu, kenapa kamu tega melakukan nya.


" Melakukan apa... Luna tampak bingung.


" Katakan apa yang sudah kamu lakukan, Rissa....


Rissa hanya diam membisu, air mata nya mengalir deras.


Saat bersamaan papi dan mami Nikko datang untuk menjenguk Luna.


" Ada apa ini... papi melihat ketenangan di antara mereka.


" Cepat Rissa... kamu sendiri yang akan mengatakan atau papi yang bertindak.


" Kata kan ada apa ini, Nikko. Jangan kau paksa Rissa yang ketakutan itu. Papi mulai kesal pada Nikko.


" Bima putar ulang...


" Baik tuan...


Semua yang ada di sana sangat terkejut melihat rekaman CCTV tersebut.


" Ya Tuhan... siapa yang mengajari mu seperti itu, nak... air mata Luna mengalir, dia tak menyangka anak tiri yang begitu ia sayangi tega berbuat hal uang keji terhadap diri nya. Maafin mama jika mama bersalah pada mu sayang...


" Siapa yang mengajari mu berbuat keji seperti itu, Rissa... opa nya tak habis pikir. Cucu kesayangan nya bisa bertindak kriminal.


" Maaf kan Rissa mama... Rissa tidak bermaksud jahat. Rissa hanya tidak mau punya adik. Rissa menangis tersedu-sedu. Luna memeluk erat putri tiri nya.

__ADS_1


" Tapi kenapa sayang...


" Rissa tidak mau nanti mama dan papi tidak sayang Rissa lagi...


" Itu tidak benar sayang... itu tidak benar. Luna menyesal kurang memperhatikan Rissa akhir-akhir ini, karena kehamilan nya yang menguras tenaga nya. Dia mengalami morning sick yang parah dan nafsu makan yang menurun membuat nya harus lebih banyak berbaring dari pada beraktifitas lainnya.


" Siapa yang mengajari kamu, menuang minyak di lantai.


" Rissa lihat di sinetron, pi...


" Siapa yang kasih izin kamu nonton sinetron?


" Rissa nonton bersama oma.


" Papi akan menghukum mu. Tangis Rissa makin kencang.


" Sudah lah Nikko, Rissa itu anak mu darah daging mu. Kenapa kamu tega pada nya. Apa yang kamu harapkan dari wanita kampung ini... apalagi sekarang ia sudah tidak bisa lagi melahirkan anak untuk mu. Cari lah wanita yang sepadan dan sempurna bagi mu.


" Cukup mami... bentak Nikko. Luna adalah istri Nikko dan selama nya akan menjadi istri Nikko. Terserah mami suka atau tidak, Nikko tidak peduli.


" Semakin hari kamu semakin menjadi sombong, Amelia....Kamu seperti kacang lupa kulit nya. Apa kamu lupa asal usul kamu, apa kamu lupa dimana aku menemukan mu.... Frans semakin emosi.


Kamu itu anak yatim piatu yang hidup di jalanan, sampai aku dan alm. papi ku menemukan mu dan merawat mu. Aku menikahi mu karena kau baik dan bersahaja, walaupun mami ku menentang nya. Tapi sekarang kau berubah, sejak kau bergaul dengan mereka, geng sosialita mu yang tidak beres, kau pun ikut-ikutan gila.


Mulai hari ini aku melarang mu untuk bergabung dengan mereka, jika kamu masih membangkang.....aku tidak segan-segan menarik semua fasiltas yang aku berikan pada mu. Kau dengar itu, Amelia...


Amelia hanya terdiam membisu.


Rissa di hukum papi... selama sebulan ia tidak dapat uang saku, tidak boleh main ke mal dan hape nya di sita. Abel kasian pada Rissa walaupun ia juga kesal atas perbuatan Rissa pada mama nya. Ia sering menemani Rissa bermain di kamar nya.


Mama selalu membuatkan bekal dan cemilan untuk Rissa bawa ke sekolah selama tidak dapat uang saku. Abel pun ikut membawa bekal biar ia bisa menemani Rissa makan di jam istirahat, karena papi melarang Abel membelikan makanan untuk Rissa.


Rissa menyesali perbuatan nya yang bodoh dan ceroboh, yang mengakibatkan rahim mama nya harus di angkat.


🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


__ADS_2