Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Ke kampung


__ADS_3

Malam hari nya, Alex datang ke rumah Rissa.


" Sayang... mommy pergi dulu ya. Kamu di rumah sama Sus dan yang lain dulu... mommy sebentar, ada yang harus mommy bicarakan dengan om Alex... Pesan Rissa pada Chris.


" Oke... mommy...Jawab Chris.


Rissa pun pergi bersama Alex. Mereka berhenti di sebuah restoran dan makan malam di sana.


" Rissa, aku minta maaf atas kejadian tadi pagi. Aku tidak tau jika Deasy akan datang ke kantor dan membuat kekacauan ini... kata Alex dengan penuh penyesalan.


" Aku ingin kau berkata jujur, apa hubungan kamu dengan Deasy?! Tanya Rissa tajam.


" Aku dan Deasy tidak ada hubungan apa-apa... aku berani sumpah, Rissa. Alex pun menyakinkan Rissa. Kamu bisa tanyakan hal itu pada Desta atau keluarga Mahesa lainnya. Lanjut nya.


" Baiklah Alex... aku percaya pada mu. Aku hanya tidak ingin aku mengulangi kesalahan ku lagi. Cukup sekali aku menghancurkan nama baik Hermawan, aku tau waktu itu semua kecewa dan marah pada ku termasuk Abel tetapi mereka tetap berusaha membuat ku bangkit dan terus berjalan... ucap Rissa sedih.


" Aku tidak akan mengecewakan mu, Rissa. Aku sungguh mencintai mu... Jawab Alex penuh kesungguhan.


Rissa pun tersenyum pada nya. Mereka berdua pun menikmati makan malam dan segera pulang karena tidak ingin Chris menunggu Rissa terlalu lama.


Keesokan hari nya mereka pun beraktivitas seperti biasa nya, walaupun tetap saja ada gosip yang tak sedap yang berkeliaran di sana secara sembunyi-sembunyi.


Sementara Deasy yang terbangun dengan kondisi yang tidak karuan dan apartemen seperti kapal pecah.


Deasy segera mandi dan bersiap pergi. Deasy melajukan mobil nya menuju ke sebuah kampung di daerah Jawa Tengah.


Menjelang sore, Deasy sampai di sebuah rumah yang sederhana.


" Permisi... sapa nya.


" Deasy.... panggil seseorang di sana.


" Hai... Alan. Apa kabar... sapa Deasy begitu melihat Alan yang baru pulang kerja.


" Baik... kamu sendiri?! Tanya Alan balik.


" Aku juga baik... baru pulang! Ucap Deasy.


" Iya... aku tadi dari proyek langsung pulang ke rumah, makanya cepat sampai... biasa nya aku pulang malam.


" Kamu ng mau kerja di Jakarta aja?! Tanya Deasy kembali.


" Ng... kan di sana udah ada Mas Alex. Aku di sini bangun desa... ucap nya.

__ADS_1


" Bagus lah, tapi emang desa ini sudah banyak kemajuan sih dari terakhir kali nya akau kemari... kata Deasy sambil memperhatikan sekitar nya.


" Puji Tuhan... ada infrastruktur dari pemerintah. Jadi desa ini bisa maju... jelas Alan.


Ibu Keke pun keluar begitu mendengar suara orang ngobrol di serambi nya.


" Loh... ada Deasy, toh.. ayo masuk. Kok, malah ngobrol di luar... tegur ibu Keke.


" Bu... sapa Deasy ramah sambil mencium tangan ibu Keke.


Mereka pun duduk di ruang tamu, ibu Keke segera masuk ke dapur untuk membawa kan cemilan dan minuman untuk tamu nya.


" Di minum, Deasy... maaf di sini hanya ada singkong goreng dan teh manis... kata ibu Keke.


" Tidak apa bu, terima kasih. Jawab Deasy.


" Aku masuk dulu, ya... silahkan ngobrol dengan ibu... pamit Alan adik Alex.


" Iya, silahkan... jawab Deasy.


Setelah Alan masuk, ibu Keke pun bertanya maksud kedatangan Deasy.


" Maaf, ada apa Deasy tiba-tiba datang kemari... tanya ibu Keke sopan.


" Tidak apa bu, hanya mampir. Kangen sama ibu... jawab Deasy.


" Apa Alex suka telp ibu?! Tanya Deasy hati-hati.


" Suka... kadang kami vidio call. Baru beberapa hari yang lalu, Alex telp... ada sesuatu dengan Alex?! Tanya ibu Keke penasaran.


" Apa... Alex pernah cerita dia sedang dekat dengan seseorang... tanya Deasy kembali.


" Iya... dia pernah ngomong sedang dekat dengan temen sekantor nya... jawab ibu Keke.


" Dia tidak cerita siapa wanita itu sebenarnya nya, bu... tanya Deasy penasaran.


" Ng... ada apa sebenarnya. Cerita sama ibu, ibu jadi penasaran... ibu Keke pun menatap Deasy penuh keingintahuan.


" Nama wanita itu Clarissa Hermawan, dia bukan teman kantor Alex tapi lebih tepat nya bos nya Alex. Rissa anak dari pemilik perusahaan tempat Alex bekerja, ayah dan ibu nya baru saja meninggal karena kecelakaan di luar negeri. Jelas Deasy.


" Oh... kasian sekali. Kata ibu Keke sedih mendengar cerita Deasy.


" Rissa bukan perempuan baik-baik bu... kata Deasy penuh penekanan.

__ADS_1


" Maksudnya... tanya ibu Keke bingung.


" Rissa punya anak diluar nikah, hasil hubungan nya dengan pacar saudara tiri nya... jelas Deasy.


" Apa...?! Apa Alex tidak tau kelakuan perempuan itu?! Tanya ibu Keke sedih.


" Alex tau, bu. Alex malah pernah ketemu dengan anak Rissa. Tapi Alex sudah buta oleh cinta, dia malah memarahi Deasy waktu Deasy menasehati nya... ucap Deasy sedih.


" Astaga.... ucap ibu Keke sambil menutup mulut nya. Nanti ibu akan menasehati nya... Terima kasih, Deasy sudah jauh-jauh datang hanya ingin menyampaikan hal ini... kata ibu Keke tak enak hati.


" Tak apa, bu... jawab Deasy.


" Malam ini kamu menginap di sini ya... ada kamar kosong di atas, sebelah kamar Alan. Kata Ibu Keke ramah.


" Baiklah bu... Deasy pun menurut kemauan ibu nya Alex.


Keesokan pagi nya, Alan menemani Deasy keliling kampung.


" Wah, desa ini benar-benar banyak perubahan... seru Deasy.


" Iya... mini market juga sudah banyak yang buka. Kata Alan


" Seperti nya papi bisa membuka gudang retail di daerah sini. Ucap Deasy senang.


" Bisa saja... di daerah atas, bisa di jadikan pergudangan dan pabrik... Alan menjelaskan.


" Nanti akan aku beritahu papi... siapa tau dia tertarik dengan daerah ini. Sambung Deasy.


Setelah sarapan Deasy pun pamit pada Pak Amin, Ibu Keke dan Alan kembali ke Jakarta. Hati nya sangat senang karena ibu Keke berjanji akan menasehati Alex untuk menjauhi Rissa. Ia berdoa semoga ibu Keke berhasil memisahkan mereka berdua.


Bu Keke pun bercerita maksud kedatangan Deasy ke rumah nya pada Pak Amin dan Alan.


" Ibu yakin, apa kata Deasy... tanya Alan,


" Iya, Deasy berkata seperti itu. Ibu tak habis pikir, kenapa kakak mu bisa tertarik pada wanita nakal. Jawab Ibu Keke sedih.


" Ibu yakin, Deasy tidak membesar-besarkan hal sebenarnya... tanya Alan kembali.


" Kenapa Deasy harus berbohong?! Ibu Keke balik bertanya.


" Ya, ibu kan tau... dari dulu Deasy suka sama Mas Alex tapi Mas Alex menolaknya... ucap Alan.


" Iya.. bu. Tanya Alex dulu tentang kebenarannya, jangan main larang-larang aja.... Pak Amin ikut menambahi.

__ADS_1


" Iya... nanti ibu tanya Alex dulu. Kasian Deasy, jauh-jauh datang hanya ingin mengabari hal ini... kenapa pula Alex harus menolak Deasy. Deasy kan cantik dan papi Deasy lah yang membuat Alex bisa seperti ini... ibu Keke tak habis mengerti.


🍁🍁🍁🍁🍁


__ADS_2