Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Dia oma ku


__ADS_3

📞 Halo... Luna


📞 Halo... Bu Miska, selamat pagi.


📞 Pagi juga Luna, bagaimana... apakah anak mu mau bertemu dengan ku.


📞 Iya Bu, anak saya mau bertemu dengan ibu.


📞 Puji Tuhan, aku sangat senang mendengar nya. Kapan kita bisa bertemu.


📞 Mungkin sabtu ini, apakah ibu bisa?!


📞 Bisa... aku bisa.


📞 Baik Bu, nanti saya kabari ibu lagi untuk lokasi nya.


📞 Baik Luna, aku tunggu kabar dari mu.


Jumat malam Ken-ken mengantar Abel pulang ke rumah Nikko.


" Kalian sudah makan?


" Sudah ma, tadi kami makan dulu baru ke sini.


" Ya sudah kalau begitu... oh ya Bel, bagaimana rencana kita bertemu dengan oma mu.


" Besok boleh ma, kita mau ketemu dimana.


" Mama juga kurang tau dimana tempat yang nyaman untuk bertemu.


" Bagaimana kalau di Pondok Makan di dekat Mal MM. Di sana tempat nya nyaman dan ada ruang VVIP nya. Ken-ken memberi ide nya.


" Boleh... ya sudah kamu reservasi di sana aja, Ken. Mungkin sekitar jam 5 jangan terlalu malam, kasian Baby Chris di tinggal kelamaan. Apalagi papi sedang menjenguk Rissa di Inggris.

__ADS_1


" Baik lah tante, Ken-ken akan segera reservasi di sana. Ken-ken segera menghubungi tempat itu untuk membooking nya.


Keesokan hari sekitar jam 4, mereka sudah berangkat menuju resto yang telah mereka pesan.


" Selamat datang, apa sudah reservasi kak..


" Sudah... atas nama Ibu Luna Halim.


" Ruang VVIP ya kak... silahkan di sebelah sana.


" Terima kasih.


Mereka pun segera memasuki rungan VVIP dan memesan beberapa menu makanan.


Tak lama kemudian seorang wanita datang memasuki ruang itu. Luna, Abel dan Ken-ken melihat ke arah pintu yang di buka seseorang.


" Oma Miska... Ken-ken terkejut melihat sahabat oma nya sebagai tamu yang mereka tunggu. Begitu juga Abel, ia pun terkejut. Oma Miska yang bertemu dengan nya di pernikahan Kak Han-han adalah ibu dari papa nya, siapa sangka.


" Apa kalian sudah saling kenal?! Luna bingung melihat mereka sudah mengenal satu dengan yang lain nya. Bagaimana kalian saling kenal?!


" Oma... duduk lah. Oma Miska langsung memeluk Abel dan menangis.


" Aku sangat bahagia ternyata kamu cucu kandung ku... hiks... hiks... aku tidak tau harus berkata apalagi. Tuhan begitu baik telah memberi aku seorang cucu yang cantik dan baik hati seperti mu... hiks... hiks... Dari awal aku bertemu dengan mu, aku sangat menyukai mu. Siapa sangka ternyata kamu adalah cucu ku.


" Sudah oma, jangan menangis lagi. Ma, Abel ketemu oma pertama kali di pesta pernikahan Kak Han-han kakak nya Ken-ken. Oma adalah sahabat oma nya Ken-ken.


" Oh.. syukur lah.


" Luna... Terima kasih kamu telah merawat cucuku dengan baik. Oma Miska memeluk Luna dengan hangat. Maafkan aku tidak pernah menghubungi kalian, aku bersalah pada Hengky... hiks... hiks.. aku telah menelantarkan Hengky, aku bukan ibu yang baik... hiks... hiks... maafkan aku.


" Sudahlah Bu, kita tidak bisa mengulang masa lalu... kita hanya bisa memperbaiki masa depan.


Makan telah di antar oleh pelayanan, mereka pun segera menyantap makanan itu.

__ADS_1


Luna menceritakan semua perjalanan hidup nya dengan Hengky, ia juga menceritakan bagaimana Hengky meninggal dan bagaimana ia bisa menikah dengan Nikko.


Sekitar jam 8 malam, mereka pun segera pamit. Luna takut Baby Chris menangis.


Keesokan hari nya, Abel dan oma Miska berjalan-jalan di sebuah mal besar. Oma membelikan Abel beberapa tas, sepatu dan pakaian branded. Abel menolaknya tetapi oma tetap memaksa nya, oma ingin menebus semua kesalahannya. Ia ingin memanjakan Abel dengan segala kemewahan yang ia punya.


Setelah lelah mereka pun beristirahat di sebuah kopi shop.


" Sayang, kapan kamu menikah dengan Ken-ken.


" Abel belum tau, oma. Papi mau nya Abel segera menikah dengan Ken-ken tapi Ken-ken sedang sibuk merintis karir nya.


" Nanti oma yang ngomong ke Ken-ken dan Erika oma Ken-ken, agar kalian segera menikah. Oma akan mewariskan semua harta oma ke kamu.


" Untuk apa oma... Abel punya uang sendiri, Abel sudah kerja oma... lagi pula papi selalu memberi Abel uang saku setiap bulan nya.


" Apa papi mu sayang pada mu?!


" Iya... papi sayang Abel seperti papi sayang Rissa. Papi tidak pernah membedakan kami, begitu juga dengan mama.


" Syukur lah, kamu mendapat orang tua yang sayang pada mu. Mungkin beberapa minggu ke depan pengacara oma akan menghubungi mu. Ia yang akan mengurus surat hibah warisan oma ke kamu.


" Oma...


" Jangan membantah... oma hanya memiliki cucu kamu seorang, jadi sudah sewajarnya oma wariskan semua harta oma ke kamu. Lagi pula oma sudah tua, kita tidak tau kapan ajal menjemput kita. Seperti Hengky harus meninggal di usia muda. Oma tidak di kasih kesempatan untuk membahagiakan Hengky.


Sebulan kemudian Abel sudah resign dari tempat nya bekerja. Sementara ia membantu Luna mengurus Baby Chris karena hampir tiap malam ia rewel hanya mau tidur jika Abel mengendong nya. Baby Chris sudah lengket dengan Abel.


Pak Panjaitan, pengacara oma menghubungi Abel untuk mengurus surat warisan oma Miska pada nya.


Oma Miska juga sudah menghubungi Erika sahabat nya sekaligus oma Ken-ken untuk segera melamar Abel. Mereka setuju dua bulan lagi mereka akan datang untuk melamar Abel.


🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


__ADS_2