Arabelle Dan Clarissa

Arabelle Dan Clarissa
Deasy makin menggila


__ADS_3

Sabtu pagi sesuai janji nya, Alex mendatangi kediaman Mahendra.


" Pi... sapa Alex pada Manuel yang sedang duduk santai di taman belakang.


" Hai, Lex... sini duduk. Manuel memberikan kursi untuk Alex.


" Papi apa kabar?! Tanya Alex sambil duduk di kursi yang di berikan Manuel.


" Baik... kamu sendiri gimana?! Seperti kamu happy kerja di sana. Ucap Manuel.


" Puji Tuhan, pi. Teman-teman di sana juga menerima baik kehadiran Alex... sahut Alex.


" Puji Tuhan... kamu udah sarapan?! Tanya Manuel kembali.


" Udah, pi... lanjut Alex.


Saat mereka sedang ngobrol santai, Deasy turun dari kamar nya. Ia tau Alex akan datang seperti janji nya.


" Hai, Lex... sapa Deasy manja.


" Hai juga, Des... jawab Alex singkat.


" Lex, nanti antar aku ke mal sebentar ya... aku mau cari buku untuk bahan skripsi... bohong Deasy, yang sebenarnya ingin berduaan dengan Alex.


Karena Alex tidak enak hati, maka ia menerima ajakan Deasy.


" Oke... jawab Alex.


Manuel sebenarnya juga tau, itu hanya alasan Deasy untuk berdua tapi ia tidak ingin melarang nya. Ia ingin Alex dan Deasy saling berbicara untuk menghindari permasalahan ini semakin luas.


Sekitar jam 11 siang, mereka pun pergi ke sebuah mal. Sesampainya di sana, Deasy mengajak Alex untuk makan siang terlebih dahulu.


" Alex... aku mau kamu melupakan Rissa... kata Deasy ketika mereka sedang menunggu makan siang mereka datang.


Alex menatap Deasy kasihan.


" Aku tegas kan sekali lagi... maaf, aku tidak bisa menikahi mu karena aku hanya mengganggap mu sebagai adik ku dan selama nya akan seperti itu. Saat ini, aku memang dekat dengan Rissa dan aku sangat berharap... kelak Rissa akan menjadi istri ku. Tolong, lupakan aku dan biarkan aku bahagia dengan wanita pilihan ku... kata Alex memohon.


" Tidak akan... Alex. Kamu harus menjadi suami ku, apa pun yang terjadi... kata Deasy marah.


" Kamu mau sampai kapan seperti ini, Deasy... itu akan menyakiti diri mu sendiri. Sadar lah... Alex sedikit membentak.

__ADS_1


" Aku mencintai mu Alex... dan selama akan mencintai mu. Kamu harus membalas budi papi ku yang selama ini sudah membiayai sekolah mu... kamu harus menikahi ku, harus... teriak Deasy, membuat beberapa tamu yang sedang makan di sana memperhatikan mereka.


" Kecilkan suara mu, Deasy. Lihatlah... Orang-orang itu sudah memperhatikan kita. Bentak Alex yang kesal dan malu.


" Kenapa musti malu... kamu aja pacaran dengan Rissa yang sudah punya anak di luar nikah, tidak malu... ejek Deasy.


" Kalau kamu masih mau berdebat soal Rissa, lebih baik aku pulang. Ancam Alex.


" Kenapa?! Kenapa... aku tidak boleh membicarakan kejelekan Rissa?! Karena kamu mencintai nya? Apa yang sudah Rissa kasih ke kamu, Alex... uang? kedudukan? atau tubuh nya?! Deasy emosi.


" Cukup... Deasy. Sekali lagi aku katakan pada mu... aku mencintai Rissa tulus, aku tidak peduli dengan masa lalu nya. Dia tidak seperti yang kamu bayangkan... Tolong, jangan hina Rissa lagi. Alex pun segera bangkit dan pergi meninggalkan Deasy.


" Alex... panggil Deasy lantang.


Tapi Alex tidak mempedulikan nya. Ia terus pergi menuju parkiran dan pulang ke kost nya.


Deasy pun semakin benci pada Rissa.


" Rissa, awas kamu... kalau aku tidak bisa mendapatkan Alex, aku pastikan kamu juga tidak akan bersama nya.... Deasy tersenyum licik. Deasy pun segera meninggalkan resto itu setelah membayar tagihan makanan yang belum sempat ia makan.


Sesampainya di rumah, Deasy langsung masuk ke kamar nya. Manuel dan Katrin yang sedang duduk santai di sofa pun bingung melihat nya.


" Kok Deasy tidak pulang bareng Alex ya, pi... tanya Katrin bingung.


" Belum nikah aja, udah bertengkar melulu... apalagi sudah menikah... ucap Katrin sambil menggeleng kepala nya.


" Maka nya... aku kan sudah bilang. Suruh Deasy lupakan Alex, Alex tidak akan menikahi nya... Manuel mulai kesal.


" Aku juga udah ngomong begitu sama Deasy kemarin, tapi Deasy nya tetap keukeh mempertahan kan Alex... Katrin pun sedih melihat putrinya yang patah hati.


" Ah... anak itu. Seperti tidak laku aja... sampai harus mengejar laki-laki dan melupakan harga diri. Manuel pun mulai mengoceh.


" Cinta pi... cinta itu buta. Mudah-mudahan nanti Deasy bisa bertemu dengan pria yang bisa membuat nya luluh dan melupakan Alex... doa Katrin.


Pagi itu, setelah mandi Deasy sibuk berdandan dan mengenakan pakaian agak seksi. Ia berencana akan mendatangi gedung Hermawan Group.


" Mi... papi sudah berangkat?! Tanya Deasy yang melihat mami nya sedang duduk santai di depan televisi.


" Sudah... kamu mau kemana?! Tanya Katrin bingung.


" Ada perlu sebentar... sahut Deasy sambil duduk di meja makan.

__ADS_1


" Pergi kemana?! Tanya Katrin penuh selidik.


" Mami kepo, ah... Deasy pun mulai menyantap nasi goreng nya.


" Kamu jangan berbuat aneh-aneh yang bikin malu keluarga, ya... pesan Katrin. Papi, sudah berapa kali negur mami loh... lanjut nya.


" Aneh-aneh... apa sih, mi. Mami ng jelas nih... sahut Deasy sambil berdiri. Ia telah selesai sarapan dan ingin segera pergi karena ia malas mendengar mami nya mengoceh.


" Deasy pergi ya, mi... Deasy pun berjalan keluar menuju mobilnya yang terparkir di depan.


" Ingat ya... jangan bikin malu keluarga, papi bisa ngamuk... Katrin kembali mengingatkannya.


Deasy pun segera menyalakan mobil nya, menuju kantor Alex.


" Saya mau bertemu dengan Pak Alex... kata Deasy pada resepsionis.


" Maaf... dengan ibu siapa?! Tanya Maggie resepsionis di gedung Hermawan Group.


" Saya Deasy Mahendra, calon istri Alex... sahut nya sambil tersenyum licik.


" Sebentar ya bu, saya panggil kan Pak Alex nya... jawab Maggie.


Deasy pun duduk di sofa tunggu.


Tak lama kemudian Alex pun turun.


" Deasy... Alex menghampiri Deasy.


" Halo sayang... kamu lagi sibuk?! Tanya Deasy basa basi.


" Ada apa kamu mencari ku, kenapa tidak telp aja... jawab Alex ketus.


" Kamu ini, kenapa sih sayang... harus nya kamu senang, calon istri mu datang... kata Deasy sengaja dengan suara nya keras agar semua orang yang berada di sana mendengar nya.


" Deasy... kalau tujuan kamu ke sini, hanya ingin membuat keributan... lebih baik kamu pulang aja. Bentak Alex.


" Kenapa kamu ngomong seperti itu sayang.... ucap Deasy manja sambil memeluk Alex mesra. Alex yang kaget pun segera mendorong Deasy. Tapi sayang, adegan pelukan itu di lihat Rissa yang baru sampai di kantor.


Rissa pun terkejut melihat seorang wanita sedang memeluk Alex, walaupun Alex segera mendorong nya.


" Ada apa ini.... tanya Rissa.

__ADS_1


Alex pun terkejut melihat kedatangan Rissa yang tiba-tiba, ia takut Rissa salah sangka.


🌺🌺🌺🌺🌺


__ADS_2